“ MY
BELOVED in PARADISE “
Dunia
yang kukira tidak ada , akhirnya menjadi ada
dengan keajaiban yang ada didalamnya , tempat terindah yang diciptakan
oleh Tuhan . Tapi meskipun begitu , kesedihan terbesarku ada
didalamnya . Bahkan orang yang paling jenius sekalipun tidak bisa
mengerti akan hal itu . Mari kita baca ceritanya :
Suatu hari , disebuah sekolah SMA .
Tepatnya di SMAN Gemilang , yang merupakan sekolah Elit yang mana
siapapun yang bersekolah disekolahan itu merupakan anak – anak
orang kaya . Tetapi , tidak untuk seorang anak lelaki yang bernama Handy .
Ini adalah hari pertamanya dia sekolah di sekolah itu . Tidak ada
yang tahu , siapakah dia yang sebenarnya .
“ Hallo , namaku Handy , aku asal dari
Jakarta . Aku pindah kesekolahan ini karena aku ingin belajar dan
berteman disekolah yang indah ini ! “ kata Handy sambil menunjukkan
muka gugup saat berkenalan dengan teman – teman di sana . Ketika
itu ada seseorang gadis yang melihat kearahnya , sambil tersenyum . “
Ok , silahkan duduk ! duduklah dikursi yang paling depan .
Bersebelahan dengan bangku Ayu ! “ kata Bu Iin dengan lembut
mempersilahkan Handy yang masih gugup itu duduk .
“ Hai , perkenalkan namaku Ayu ! Aku
tinggal disekitar sini . “ kata Ayu yang menunjukkan senyuman
manisnya kepada Handy yang masih terlihat gugup itu . “ Oh ,
perkenalkan namaku Handy ! " kata Handy yang mulai benar – benar
gugup ketika melihat senyuman dari Ayu . Meskipun begitu dia mencoba
untuk merasa tenang . “ Oh , salam kenal kalau begitu . Kita bisa
berteman kog ! “ kata Ayu yang merasa sedikit cemberut melihat
jawaban Handy yang hanya singkat sekali . “ Ya . . ya ! “ jawaban
Handy yang sangat singkat dikarenakan senyuman Ayu tadi . “ Ada apa
sih denganmu itu , jawabanmu selalu singkat ! “ bawel Ayu dalam
hatinya yang merasa kalau dia dicampakan . “ Senang bisa bertemu
denganmu , Handy ! “ kata Ayu seperti biasa yang selalu dibarengi
dengan senyuman yang amat manis kepada Handy . Melihat Ayu tersenyum
manis kepadanya membuat Handy mulai gugup sekali . Karena dalam
seumur hidupnya dia belum pernah melihat senyuman seorang gadis yang
semanis itu . “ Ya , sama – sama ! “ jawab Handy sambil
menyembunyikan rasa gugupnya itu kepadanya .
“ Ok , anak – anak , mari kita mulai pelajaran kita hari ini
! Pelajaran kita kali ini adalah ‘ Algoritm Logical ‘ . Tolong
pahami dengan seksama ya , kalau tidak bisa , bisa segera ditanyakan
padaku ! “ penjelasan dari Bu Iin yang cukuplah panjang itu . “
Ya , bu ! “ jawab anak – anak serempak .
85 Menit kemudian akhirnya pelajaran dari bu Iin itu ditutup
dengan doa . Kemudian para siswa dan siswi-pun beristirahat selama
kurang lebih 42 Menit . Entah mengapa Handy menganggap istirahat ini
adalah jam istirahat yang paling buruk buatnya .
“ Hai kau ! “ suara seseorang yang memanggil Handy dengan
nada geram . Kemudian Handy mendatangi tempat asal suara itu dan
akhirnya dia menemukan tiga anak nakal . “ Siapa kau ini ? “
Tanya Handy . “ Sudah jangan banyak tanya ! Dimana pajakmu hari ini
?! “ kata salah satu anak nakal itu yang mencoba memeras Handy . “
APA !! Untuk apa ?! “ Tanya Handy sambil terlihat terkejut dengan
permintaan dari salah satu anak nakal itu . “ Kau ini adalah orang
yang paling bodoh yang pernah kutemui ! “ kata ketua dari anak
nakal itu . “ Aku bukan anak bodoh seperti yang kau katakan ! “
bentak Handy yang merasa kalau dia bukan anak bodoh seperti yang
dikatakan anak nakal itu . Mendengar bentakan Handy tadi , membuat
ketua anak nakal itu geram dan akhirnya mereka menyuruh anak buahnya
untuk menangkap Handy . “ Terserahlah ! sekarang berikan uangmu itu
padaku sebagai pajak hari ini ! “ kata ketua anak nakal itu . “
Aku tidak akan menyerahkan bahkan dengan sekeping uang yang kupunya !
“ bentak Handy yang dengan berani menolak keinginan anak – anak
nakal itu . Mendengar jawaban Handy yang berani menolak keinginannya
, anak – anak nakal itupun langsung menghajar Handy habis –
habisan .
Syukurnya pada saat anak – anak nakal itu hampir menghajar
Handy , datanglah Ayu yang langsung melerai perkelahian mereka . “
Hai kalian , hentikan ! “ suruh Ayu sambil berlari kearah dimana Handy
sedang dihajar habis – habisan . “ Bos , bukankah dia itu gadis ,
pacarnya si Richard ?! “ Tanya salah satu anak nakal itu yang
kelihatannya sedikit ketakutan . “ Kalau sampai Richard tahu kalau
kita ada masalah dengan pacarnya , bisa gawat kita nanti ! “ tambah
anak nakal yang satunya yang juga ketakutan melihat gadis itu . “
Lari ! “ . Akhirnya ketiga anak nakal itupun lari ketakutan setelah
melihat gadis itu . Sebenarnya Ayu adalah pacar dari Richard yang
merupakan salah satu anggota dari Senior gangstars organisasi , dan
tentu saja Ayu juga , walaupun dia sudah mengundurkan diri ketika
Junior , pemimpin utama Senior gangstars itu meninggal .
“ Hey Handy , apa kau baik – baik saja ? “ Tanya Ayu yang
terlihat sangat khawatir kepada Handy setelah insiden kecil itu .
Melihat tatapan Ayu yang terlihat amat khawatir padanya itu membuat
Handy merasa kasihan . Dia tidak ingin kalau Ayu itupun ikut khawatir
hanya deminya . “ Oh , aku baik – baik saja og ! “ jawab Handy
yang sebetulnya dia benar – benar kesakitan setelah dihajar habis –
habisan oleh anak – anak nakal itu . “ Apa kau yakin ? “ Tanya
Ayu . “ Ya , terima kasih kau telah menolongku tadi . Kalau saja
kau tidak datang tadi , mungkin aku sudah luka parah ! “ jawab
Handy sambil berterima kasih kepada Ayu yang sudah menyelamatkan
Handy dari hajaran anak – anak nakal itu . “ Tidak luka parah
apanya ? kau ini sudah bonyok – bonyok begini masih bilang tidak
luka apa – apa ! “ Jawab Ayu sedikit jengkel . “ Mengapa kau
tadi tidak membalas apa yang dilakukan anak – anak nakal itu padamu
? “ Tanya Ayu . “ Aku itu gak suka berkelahi . Selain itu , aku
juga nggak bisa bertarung dengan tangan diikat seperti tadi ! “
jawab Handy yang mulai sebel mendengar pertanyaan Ayu tadi . “
Hehehe . . rupanya kau itu orang yang lucu juga ya ! “ kata Ayu
yang mulai terlihat tertarik dengannya . “ Apa maksutmu itu ? “
Tanya Handy yang mulai sedikit tenang . “ Oh , nggak apa – apa og
. Bukan hal yang penting ! “ jawab Ayu yang mulai berdiri dan
akhirnya meninggalkan Handy seorang diri . “ Apa yang dimaksutkan
dari katanya tadi eya ? “ Tanya Handy dalam hati yang mulai
bertanya – tanya tentang perkataan Ayu tadi .
Sementara itu Ayu yang meninggalkan Handy tadi merasakan penyakit
hati ( liver ) nya kambuh . Tapi ketika dia hendak meminum obatnya ,
dia tak tahu kalau obatnya itu tertinggal dirumah . “ Uhuk . . uhuk
! “ suara batuk Ayu yang kian hari kian parah bahkan sudah
mengeluarkan darah . “ Darah . . Uhuk . . uhuk ! obat – obatku
dimana ya ? “ kata Ayu sambil mencari – cari obatnya itu didalam
tas . “ hah , kog gak ada . Sial ! pasti obatku ketinggalan dirumah
ketika aku hendak mandi tadi ! “ kata Ayu dalam hati yang mulai
khawatir kalau nanti dia pingsan dalam kelas ketika jamnya Pak Bus ,
guru yang paling dia favoritkan . “ Uhuk . . uhuk . Aku nggak b . .
boleh menyerah kepada penyakitku . Aku nggak ingin teman – teman
dan orang tuaku khawatir padaku , termasuk H . . Handy ! “ semangat
Ayu yang menahan rasa sakit dari penyakitnya itu dan segera menuju
kekelas .
Sebenarnya semua teman – temannya , orangtuanya , guru –
gurunya , kakaknya itu sudah tahu tentang penyakit yang diderita oleh
Ayu selama ini . Meskipun begitu , Ayu belum tahu kalau mereka semua
tahu akan penyakit livernya itu .
Akhirnya bel masukpun berbunyi . Semua siswapun kembali
kekelasnya masing – masing . Di kelasnya Ayu , Dewi yang merupakan
salah satu teman Ayu merasa mulai curiga kepada Ayu yang tidak
bersemangat hari ini . Ketika Pak Bus belum datang kekelas , Dewi
mencoba menanyakan keadaannya . Dewi mengantikan Susi , Astrid , dan
Ratna menjaga Ayu ketika mereka bertiga sedang absen . “ Ayu , apa
kau baik – baik saja ?! “ Tanya Dewi yang terlihat amat khawatir
dengan penyakit Ayu yang coba dia sembunyikan itu . Sebenarnya Ayu
bukanlah penyembunyi rahasia yang hebat . Itu terlihat dari mukanya
yang mulai membiru , dikarenakan dia terlalu memaksakan untuk
menyembunyikan penyakitnya itu . “ Oh , Dewi . Aku baik – baik
saja og ! “ balas Ayu yang tidak terlalu yakin dengan apa yang
dikatakannya tadi . “ Apa kau yakin ? jika kau butuh bantuan ,
ngomong saja kepadaku atau kepada guru ! “ kata Dewi yang masih
terlihat curiga terhadap keadaan Ayu yang mulai batuk – batuk dan
berkeringat . “ Mendengar Dewi dan Ayu berbincang – bincang
membuat Handy curiga , dia mulai bertanya – Tanya pada dirinya
tentang apa yang dibicarakan mereka berdua . Tapi Handy tidak mau
terus – terusan mencampuri urusan orang lain . “ Ya , sudah kalau
begitu . Aku mau kembali ketempat dudukku dulu sebelum Pak Bus itu
datang ! “ kata Dewi sambil beranjak dari tempat duduk Ayu .
Akhirnya 5 menit kemudian , Pak Bus datang kekelasnya Handy . Dan
tentu saja dia akan memperkenalkan dirinya kepada Handy .
“ Assalamualaikum wr.wb ! “ salam pembuka dari Pak Bus . “
Waalaikumsalam wr.wb ! “ jawab siswa – siswi . Pak Bus mulai
melihat – lihat siswa – siswinya . Dan ternyata ada murid baru ,
yang duduk ditempat duduknya Junior . “ Kelihatannya kita
kedatangan murid baru , nih ! “ kata Pak Bus yang menoleh kearah
Handy . Sekali melihat kalau guru itu melihat kearahnya diapun tentu
saja kalau dia gugup . “ Siapa namamu , nak ?! “ Tanya Pak Bus .
“ Namaku Handy , pak ! “ jawab Handy sambil terlihat gugup . “
Asal kamu darimana , nak ?! “ Tanya Pak Bus lagi . “ A . . Aku
pindahan dari SMAN di Jakarta , pak ! “ kata Handy yang terlihat
semakin gugup . “ Oh , begitu ! Perkenalkan namaku Bustanul Arifin
, sering dipanggil Pak Bus . Aku disini mengajar pelajaran Geografi .
Selain itu , aku adalah waka kesiswaan yang mengurusi tentang hukum
dan peraturan sekolah ! “ kata Pak Bus . “ Senang bertemu
denganmu , pak ! “ jawab Handy yang terlihat gugup . “ Ok , mari
kita mulai pelajaran kita hari ini ! Pelajaran kita hari ini akan
membahas tentang ‘ Struktur Permukaan Bumi ‘ seperti yang
kuajarkan kepada kalian saat kelas X ! “ kata Pak Bus yang mulai
membuka buku pelajaran dan mencari – cari halaman topik
pembelajaran yang sekarang ini dia ajarkan itu .
Ketika itu datanglah Pak Mujab yang mengatakan kalau ada tugas
mendadak dari kantor . “ Hallo , pak Bus . Aku disuruh oleh Abah
Najib untuk menyuruhmu kesana sekarang juga ! “ kata Pak Mujab yang
ngobrol sebentar dengan Pak Bus dikelas . “ Memangnya ada apa ? “
Tanya Pak Bus . “ Aku juga nggak tahu . Aku cuma disuruh olehnya
untuk menyampaikannya kepadamu ! “ kata Pak Mujab yang mulai
beranjak dari tempat Pak Bus . “ Baik anak – anak ! karena aku
dipanggil oleh Abah Nadjib jadi aku akan memberikan kalian sedikit
tugas . Kerjakan halaman 4 sampai 6 ya ! “ perintah Pak Bus . “
Ya , pak ! “ jawab para siswa yang dibarengi dengan keluarnya Pak
Bus dan Pak Mujab dari kelas dan segera menuju keruang kepala sekolah
.
“ Waduh ! sulit sekali ya ?! Coba kutanyakan kepada Ayu ,
mungkin dia bisa ! “ kata Handy dalam hatinya yang terlihat bingung
ketika mengerjakan tugas yang diberikan oleh Pak Bus . “ Hey Ayu ,
apa kau bisa menolongku untuk mengerjakan tugas ini ? “ pinta Handy
yang mulai beranjak dari kursinya menuju kursi Ayu . “ Ketika Ayu
menoleh kearah Handy , dia hanya tersenyum tapi sebaliknya Handy
melihat Ayu seperti orang pucat . “ Ada apa Ayu , apa kau baik –
baik saja ?! “ Tanya Handy yang terlihat khawatir melihat Ayu yang
terlihat pucat . “ . . . . “ hanya senyuman yang muncul dari
bibir Ayu . Sebelum akhirnya dia pingsan .
“ Ayu . . Ayu ! Ada apa denganmu ? Ayu . . Ayu ! “ panggil
Handy yang terlihat khawatir ketika melihat Ayu jatuh pingsan . “
Ada apa , Handy ?! “ Tanya teman – temannya . “ Aku juga tidak
tahu . Ketika aku hendak bertanya kepadanya tentang tugas ini tiba –
tiba dia hanya tersenyum dan akhirnya pingsan ! “ jelas Handy yang
masih terlihat shok akan peristiwa yang menimpa Ayu . “ Sial . Ini
pasti karena Ayu tidak meminum obatnya ! “ tambah Dewi . “ Obat ?
obat untuk apa ?! “ Tanya Handy lagi yang masih terlihat khawatir
pada Ayu . “ Tidak ada waktu . Lebih baik kau laporkan hal ini
kepada Pak Bus sekarang juga ! “ perintah Dewi yang masih cemas
akan keadaan Ayu . “ Hmp , bodoh ! “ pental Lisa . “ Apa katamu
?! “ Tanya Handy yang terlihat marah akan ucapan yang dilontarkan
Lisa tadi kepada Ayu . “ Sudah jangan hiraukan Lisa , cepat panggil
Pak Bus sekarang juga ! “ perintah Ayunin , Lia , dan Minuril . “
B . . Baik ! “ jawab Handy yang langsung segera menuju ruang guru .
Sementara itu didalam kelas terjadi perdebatan yang cukup
menegangkan antara Dewi dan teman – temannya dengan Lisa .
“ Ayu itu memang benar – benar bodoh ! Sudah tahu kalau dia
itu punya penyakit seperti itu , kenapa dia nggak membawa obatnya ?!
“ Ejek Lisa yang tentu saja dengan muka sangat benci kepada Ayu . “
Lisa . Jangan pernah kau hina Ayu didepanku dan didepan teman –
temannya ! “ ancam Dewi . “ Memangnya kenapa ? Masalah buat lu ?!
“ balas Lisa yang terlihat mulai semakin jengkel dengan Ayu dan
teman – temannya . “ Kau . . ! “ Kata Dewi sambil menghampiri
tempat duduk Lisa dan berniat untuk menghajar Lisa . Untung ada Lia
yang menghentikannya . “ Hentikan , Dewi ! nggak ada gunanya
meladeni orang yang tidak punya perasaan ini ! “ timpal Lia sambil
menghentikan langkah Dewi yang sudah terlihat geram sekali kepada
perkataan Lisa . “ Oh , gini rupanya kalian itu ? kalian hanya
berani padaku ketika teman terbaikku , Elen sedang absen , iyakan ?!
“ Tanya Lisa bersamaan dengan kata yang dilunturkan Lisa yang benar
– benar tidak enak untuk didengar .
Sementara itu Handy yang mencoba mencari – cari ruang guru
kebingungan . Untung saja ketika melihat Handy ada diluar kantor guru
, Pak Bus segera menghampirinya . “ Ada apa Handy ? mengapa kau
keluar kelas , apa tugas yang kuberikan tadi sudah selesai ?! “
Tanya Pak Bus yang terlihat curiga karena Handy seperti sedang
bingung bercampur cemas . “ Ayu . . Ayu , pak ! “ kata Handy yang
terbata – bata dikarenakan kecemasannya terhadap Ayu . “ Ayu ?
Memangnya kenapa dengan Ayu ?! “ Tanya Pak Bus yang mulai khawatir
. “ Ayu . . Ayu pingsan dikelas , pak ! “ jawab Handy sambil
terbata – bata . “ Hah , ini pasti dikarenakan Ayu tidak meminum
obatnya ! “ kata Pak Bus yang terlihat shok . “ Obat ? obat apa
?! “ Tanya Handy . “ Nggak ada waktu lagi . Ayo kita bawa Ayu
kerumah sakit sekarang juga ! “ suruh Pak Bus . “ Baik , pak ! “
jawab Handy dan kemudian dia langsung bergegas kembali kekelas . “
Pak Mujab bisakah kau ikut denganku sekarang ? “ pinta Pak Bus . “
Ada apa , pak Bus ?! “ Tanya Pak Mujab sambil keluar dari kantor
guru dan menghampiri pak Bus . “ Ayu , dia jatuh pingsan ! “
jelas Pak Bus . “ Apa !! “ jawab Pak Mujab yang terlihat
sangatlah kaget . “ Pak Bus , jadi penyakitnya sudah semakin parah
ya ? “ Tanya Pak Mujab yang terlihat cemas sekali . “ Ya , kukira
juga begitu . Semoga saja Tuhan melindungi dia ! “ harap Pak Bus .
“ Ayo , kita segera membawanya kerumah sakit terdekat ! “ suruh
Pak Bus sambil berlari menuju kekelasnya Ayu . “ Ayo ! “ jawab
Pak Mujab sambil mengambil sepeda motor yang biasa dia pakirkan di
tempat parkir sekolah .
Ketika Pak Bus sampai disana , dia langsung membawa Ayu kerumah
sakit dengan menggunakan motor yang dikendarai oleh Pak Mujab .
Keesokan harinya , tepat hari minggu . Tanpa menunda – nunda lagi ,
Handy langsung pergi kerumah sakit yang dimaksut untuk menjenguk Ayu
yang sedang terbaring lemas . Sesampainya disana , dia bertemu dengan
Pak Bus dan Pak Mujab yang sedang menunggu kabar dari dokter dan
menunggu orang tuanya . Ternyata kedua guru itu sangatlah baik ,
mereka dengan rela membagi waktunya demi anak didik yang tercinta itu
.
“ Ha , Pak Bus dan Pak Mujab ? Kenapa bapak masih disini ?
nggak pulang dari kemaren ya , pak ?! “ Tanya Handy sambil sedikit
ditambahi lelucon . “ Iya , kita dari kemaren siang menemani Ayu
disini sambil menunggu orang tuanya datang kemari ! “ jawab Pak
Mujab . “ Memangnya sedari kemaren orang tuanya belum ada yang
menjenguknya ya , pak ?! “ Tanya Handy . “ Ya , seperti biasa .
orang tua Ayu itu sibuknya minta ampun ! sejak kemaren kami
meneleponnya tetapi baru pagi tadi direspon ! “ kata Pak Bus . “
Kasihan sekali dia itu ! Disaat dia perlu orangtuanya , malah orang
tuanya nggak hadir disisinya ! “ kata Handy yang merasa iba akan
kondisi Ayu . “ Oh ya , pak ! sebenarnya penyakit yang diderita Ayu
itu penyakit apa ya ?! “ Tanya Handy . “ Sebenarnya Ayu itu
mengidap liver stadium 3 ! “ jelas Pak Bus yang terlihat iba
terhadapnya . “ APA !! Kenapa dia terlihat baik – baik saja
ketika dia berada disekolahan dan nggak pernah cerita tentang
penyakitnya itu ?! “ Tanya Handy yang terlihat prihatin dengan
kondisi Ayu yang ternyata mengidap penyakit liver stadium 3 . “
Meskipun dia terlihat baik – baik saja , dia selalu menahan rasa
sakitnya itu sendiri . Sebenarnya dia ingin menyembunyikan
penyakitnya itu keorang – orang , tetapi dia bukanlah pembohong
yang handal , sehingga banyak orang yang tahu akan rahasia
penyakitnya itu . Kami mencoba merahasiakan hal ini kepada semua
orang , tetapi percuma saja . Rahasianya tetap terbongkar juga ! “
kata Pak Bus yang sedikit meneteskan air matanya . “ Ayu itu
meskipun dia bukan anak kandung kami , tapi kami seluruh guru –
guru sekolah telah menganggap kalau Ayu adalah anak kami sendiri .
Dan kami menyayangi Ayu seperti kami menyayangi anak kami sendiri ! “
tambah Pak Mujab yang juga meneteskan air matanya . “ Tapi kenapa
dia juga menyembunyikan rahasia penyakitnya itu padaku ?! “ Tanya
Handy yang terlihat sebel tentang rahasia Ayu yang dia sembunyikan
kepadanya . “ Dua hari yang lalu Ayu pernah ngobrol tentangmu ! “
kata Pak Bus sambil mengusap air matanya .
Didalam cerita itu Pak Bus menjelaskan secara terperinci tentang
Ayu kepada Handy .
“ Pak Bus , bisakah aku ngobrol sebentar dengan bapak ?! “
Tanya Ayu yang datang keruang guru disaat Pak Bus termenung . “ Oh
Ayu . Tentu saja ! Silahkan duduk dulu ! “ suruh Pak Bus yang
terbangun dari lamunannya itu . “ Ada apa Ayu ? “ Tanya Pak Bus .
Pak Bus adalah pendengar yang terbaik . Dan selain itu dia sering
dapat job curhatan disekolah , termasuk sekolah – sekolah lain . “
Sebenarnya gini pak ! Richard kemaren telah membuatku sakit ! “
kata Ayu sambil ketakutan dan malu menjelaskan hal itu pada Pak Bus .
“ Sakit kenapa ?! “ Tanya Pak Bus . “ Begini , kemaren Richard
telah merobek buku khusus pemberian almarhum Junior yang diberikan
padaku ! “ kata Ayu gugup . “ Ya , terus ? “ Tanya Pak Bus . “
Kemudian aku memutuskannya ! Bagaimana menurutmu , pak ? apa yang
kulakukan ini benar atau salah ?! “ Tambah Ayu menjelaskan
kronologi kejadiannya . “ hahaha Ayu , Ayu ! ternyata kau masih
sama seperti dulu ! Dulu ketika Junior mendekatimu kau selalu
menanyakan apa kau boleh menerimanya atau kau tolak ! Sekarang
masalah ini . Kalau menurutku , benar atau salah itu tergantung atas
dirimu sendiri ! Tapi kalau pendapatku , kau itu melakukan hal yang
tepat , karena buku itu hadiah spesial untukmu yang mana tidak boleh
diinjak – injak maupun dirobek ! “ jelas Pak Bus yang sedikit
tertawa mendengar penjelasan Ayu tadi .
“ Ada lagi , Ayu ?! “ Tanya Pak Bus .
“ Sebenarnya ada sich . Tapi aku malu mengatakannya ! “ jawab
Ayu yang terlihat malu bahkan mukanya pun memerah .
“ Sudahlah Ayu , katakan saja ! Aku ini bukan pertama kali
mendengar curhatanmu itu ! “ suruh Pak Bus .
“ Begini , tadi disekolah ada siswa baru ! “ kata Ayu yang
terlihat malu . “ Terus ?! “ Tanya Pak Bus . “ Ya , dia . . dia
itu tampan dan lucu ! “ jawab Ayu yang terlihat sangat malu ketika
mengatakan akan hal itu . “ Jadi kau sudah jatuh cinta padanya ?
cepat sekali dia berhasil meluluhkan hatimu , Ayu ! Bahkan Junior dan
Umam saja belum berhasil meluluhkan hatimu itu ! “ puji Pak Bus
dengan senyuman akan jawaban Ayu tadi . “ Oh ya , ketika kamu putus
sama Richard kemaren , penyakitmu nggak kambuh lagi , kan ?! “
Tanya Pak Bus . Sebenarnya dia tahu Ayu . Jikalau ada yang melukai
hatinya , biasanya penyakitnya akan kambuh lagi . “ Eh . . Enggak ,
pak ! Aku baik – baik saja kog ! “ jawab Ayu yang bertanya –
Tanya darimana dia tahu tentang penyakitnya itu . “ Bapak darimana
kog bisa tahu akan penyakitku ini ? “ Tanya Ayu yang mulai merasa
sedikit curiga ada yang membongkar rahasianya . “ Oh , maaf
sebelumnya ya ! aku beberapa bulan yang lalu menemukan diarymu
dilorong meja ! “ jelas Pak Bus yang sambil meminta maaf karena dia
dengan tidak sengaja membaca buku diarynya Ayu . “ Oh , nggak
kenapa – kenapa kog ! Maaf saya telah menyembunyikan hal ini dari
bapak ! “ kata Ayu sambil meminta maaf . “ Kalau boleh , bolehkan
aku ambil buku diariku dari bapak ?! “ Tanya Ayu sambil memohon
supaya buku diarinya itu dikembalikan . “ Oh , silahkan ! “ jawab
Pak Bus dan akhirnya diapun mengambil buku diari milik Ayu dan
mengembalikannya . “ Tolong ya pak . Rahasiakan tentang penyakitku
ini pada Handy ! “ pinta Ayu . “ Oh jadi siswa baru itu namanya
Handy ya ?! Ok ! “ jawab Pak Bus .
Akhirnya Pak Bus selesai menceritakan kronologinya kepada Handy .
Mendengar cerita dari Pak Bus , Handy langsung menangis .
“ Kau tahu , Handy ? kalau Ayu itu ketika bertemu denganmu dia
mulai berubah ! “ kata Pak Bus . “ Berubah gimana ? “ Tanya
Handy yang mulai bertanya – Tanya tentang apa yang dikatakan Pak
Bus . “ Dulu Ayu itu orangnya pendiam dan cengeng , tetapi setelah
bertemu dia berusaha berubah sepertimu ! “ jelas Pak Bus dibarengi
dengan senyuman yang menyejukkan dari mulut Pak Bus dan Pak Mujab . “
Apa yang anda maksutkan ?! “ Tanya Handy yang terlihat kebingungan
dengan perkataan Pak Bus yang terlihat senyum – senyum . “ Ayu
itu menyukaimu , Handy ! “ jawab Pak Mujab yang tersenyum . “ Apa
? Suka ?! Bapak jangan bohong , ah ! Masa gadis secantik Ayu suka
dengan orang biasa sepertiku ini ?! “ kata Handy yang sungguh tidak
percaya kalau Ayu menyukainya , yang dipikir itu hanya gurauan guru –
guru itu .
Tiba – tiba , Richard yang merupakan pacarnya Ayu datang
kerumah sakit tempat Ayu dirawat inap . “ Hi , kau . Apa kau anak
yang bernama Handy ?! “ Tanya Richard yang melihat kearah Handy
dengan tatapan ingin membunuh . “ I . . Iya , memangnya kenapa ?! “
jawab Handy yang terlihat sudah ketakutan itu . “ Jadi kau ya ,
yang membuat Ayu jadi dirawat dirumah sakit lagi ?! “ Tanya Richard
yang mulai mencekek leher Handy . “ B . . Bukan og ! Swear ! “
jawab Handy yang mulai berkeringat dingin karena saking ketakutannya
akan dihajar si Richard . “ Hentikan , Richard ! “ suruh Pak
Mujab . “ Tapi , pak ?! “ keluh Richard atas perintah Pak Mujab
tadi yang menyuruhnya untuk menghentikan perilakunya kepada Handy . “
Seharusnya kau itu berterima kasih pada Handy , kalau saja bukan
karena Handy , mungkin Ayu sekarang ini sudah tidak tertolong lagi !
“ jelas Pak Bus yang mulai geram dengan ulah Richard . “ B . .
baik ! “ jawab Richard yang melepaskan cekekannya pada Handy . “
Oh ya , Richard . Kata Ayu kamu telah merobek buku pemberiannya
Junior ya ?! “ Tanya Pak Bus yang baru keinget tentang masalah itu
dan langsung menanyakannya kepada Richard . “ I . . Iya , pak !
Habis yang dipikirkan Ayu hanya buku dan buku itu terus og ! Bahkan
ketika kita pergi berkencan , dia selalu membawa buku itu . Aku kan
jadinya sebel ! “ jelas Richard yang terlihat sebel kepada Ayu akan
masalah itu . “ Oh , pantes ! Kau sudah tahu kalau buku itu
pemberiaannya Junior , kenapa kau tega merobeknya ?! Buku itu
merupakan salah satu benda yang paling beharga yang dimiliki Ayu yang
merupakan pemberian dari almarhum Junior ! “ jelas Pak Bus yang
terlihat sangat sebel dengan ulah Richard yang tega – tega merobek
buku pemberian Junior . “ Kau tahukan ? jikalau Ayu sejak dulu
selalu mengidolakan pahlawannya , ya termasuk Junior . Dulu ketika
Junior wafat , dia nggak berhenti – berhenti menangis . Bahkan
ditempat rahasianya pun dia nggak berhenti menangis . Tapi Umam ,
temannya Junior setelah memberikan buku khusus yang sebenarnya mau
dikasihkan kepada Ayu oleh Juniorlah yang membuat Ayu berhenti
menangis . Dan sekarang malah kau robek ! Kau nggak tahu perasaan Ayu
? Dia merasa benar – benar sakit akan hatinya ! “ jelas Pak Bus
yang terlihat geram kepada Richard .
Tidak lama kemudian , salah satu teman baik Ayu datang , namanya
adalah Susi . Susi dan Ayu sudah berteman sejak lama .
“ Hey , guys ! “ panggil Susi yang segera menuju ruang dimana
Ayu dirawat inap .
“ Siapa kau ?! “ Tanya Handy .
“ Perkenalkan namaku Susi , aku salah satu teman terbaik yang
Ayu miliki ! “ kata Susi yang memperkenalkan dirinya kepada Handy .
“ Oh , namaku Handy ! aku adalah murid baru di SMAN Gemilang ! “
kata Handy yang juga memperkenalkan dirinya kepada Susi . “ Handy
ini adalah salah satu siswa kita yang berbakat , Susi ! “ puji Pak
Bus dan Pak Mujab . “ Waow , jadi kau ini berbakat ya ? Apa kau
jauh lebih pintar dari Ayu ?! “ Tanya Susi yang mulai memancing
emosi Handy . “ Eh , Ayu ? Tentu saja aku jauh lebih pintar darinya
! hehe “ jawab Handy yang sangat bangga dengan kejeniusannya . “
Tidak . Kau masih jauh dari prestasi yang dimiliki Ayu ! “ jelas
Pak Bus . “ Apa maksutnya , pak ? prestasiku jauh dari milik Ayu ?!
“ Tanya Handy yang tidak percaya kalau nilai prestasinya kalah jauh
dengan Ayu . “ Jika dibandingkan , prestasimu dengan prestasi Ayu
bagaikan 0 dengan 500 ! “ jelas Pak Bus . “ Hahaha . . ternyata
prestasimu masih nol ! “ tawa Susi mengejek Handy yang nilai
prestasinya nol . “ Kalau dengan Susi , apakah nilai prestasiku
apakah jauh lebih tinggi ?! “ Tanya Handy . “ Tidak , nilai
prestasimu 50 banding 150 ! “ jelas Pak Bus . “ APA ?!! “ kata
Handy yang tidak percaya kalau nilai prestasinya bisa kalah jauh
dengan Susi . “ hahaha ! “ tawa Susi .
“ Oh ya , keadaan Ayu sekarang bagaimana , pak ?! “ Tanya
Susi . “ Masih sama . Dia masih tidak sadarkan diri ! Kita harap
semoga dia cepat sadar dan sembuh ! “ harap Pak Bus yang dengan
tulus mendoakan supaya Ayu cepat sembuh . “ Oh begitu . Sebenarnya
siapa yang membuatnya jadi seperti ini ?! “ Tanya Susi yang
terlihat khawatir dengan keadaan Ayu . Tiba – tiba tangan Richard
menunjuk kearah Handy . “ Dia itu yang menyebabkannya ! “ jawab
Richard yang dengan sengaja menuduh Handy tanpa bukti yang kuat . “
Dia ? maksutmu Handy ?! “ Tanya Susi . “ Ya ! “ jawab Richard .
“ Apa !! Hey kau jangan menuduhku tanpa adanya bukti ! “ kata
Handy yang tidak terima dia dipersalahkan tanpa adanya bukti yang
kuat . “ Sudah hentikan ! Perdebatan kalian ini mengganggu Ayu yang
sedang beristirahat ! “ suruh Pak Mujab yang sedikit jengkel karena
mereka saling menyalahkan satu sama lain . “ Daripada kalian
bertiga saling berdebat , lebih baik jikalau kalian mendoakan
kesembuhan kepada Ayu ! “ tambah Pak Bus . “ Baik , Pak ! “
jawab Handy , Richard , dan Susi yang mulai menyadari kelakuan mereka
.
“ Huft . Lama sekali orang tuanya datang sih ! “ keluh Pak
Mujab . “ Memangnya kenapa , pak ?! “ Tanya Handy . “ Handy ,
kami ini selain mengurusi Ayu juga kami masih punya keluarga yang
harus diurusi ! Kalau begini terus , maka keluarga kita akan jadi
marah ! “ jawab Pak Mujab yang mulai terlihat keluh kesah . “
Kalau begitu kenapa bapak tidak pulang saja ? “ Tanya Susi . “
Tidak bisa seperti itu . Kami baru boleh pulang ketika wali si pasien
itu datang kemari ! “ jawab Pak Bus yang juga terlihat keluh kesah
. “ Biarkan kami saja yang menjadi walinya , pak ! “ kata Handy
sambil menghela nafas yang cukup dalam . “ Ya , nggak boleh !
Walinya itu harus orangtuanya , saudaranya , gurunya ! “ jelas Pak
Bus yang juga ikut menghela nafas dikarenakan permintaan Handy tadi .
Beberapa menit kemudian datanglah si rivalnya si Ayu yang bernama
Lisa . Seperti yang kita tahu kalau Lisa adalah gadis yang benar –
benar menyebalkan dan sering buat ulah disekolah . “ Lisa , apa
yang kau lakukan disini ? jangan katakan kalau kau juga empati dengan
keadaan Ayu ! “ kata Susi yang mulai mencurigai dan menyindir
kehadiran Lisa yang benar – benar mengejutkan . “ Heh ! kalau
ngomong itu dijaga ya ! Memangnya siapa sih yang mau mengunjungi
cewek pembunuh kaya dia ini ! “ Kata Lisa yang sangat marah dengan
sindiran dari Susi tadi . “ Lisa , jaga ya omonganmu itu ! “
suruh Pak Bus dan Pak Mujab yang menasehati kalau kata – kata Lisa
tadi sudah keterlaluan . “ Kenapa sich bapak selalu membela Ayu .
Padahal juga Ayu itu bukan anak kandung kalian ?! “ Tanya Lisa
sambil membentak – bentak kepada kedua guru itu . “ Lisa .
Hentikan ! Mereka berdua ini adalah guru kita . Bukankah kita harus
menghormati mereka ! “ tambah Handy yang mulai nggak terima sama
omongan Lisa yang dilontarkannya kepada guru – guru itu . “ Hallo
, Handy ! memangnya kau pikir kau ini siapa ?! Anak baru aja sok –
sok berani membentakku ! “ ejek Lisa yang mengarahkan kekesalannya
kepada Handy . “ Handy , Susi , Lisa , dan Richard . bapak mau menuju halaman dulu , mau
merefresh pikiran ! “ kata Pak Bus dan Pak Mujab yang kemudian
pergi meninggalkan mereka berempat .
“ Lisa , untuk apa kau kemari ?! “ Tanya Richard yang curiga
akan kedatangan Lisa . “ Aku baru dikabari kalau nenekku dirawat
disini juga . And of course , aku dipaksa untuk datang kemari ! “
Kata Lisa yang terlihat sebal karena dia dipaksa oleh orang tuanya
untuk ikut menjenguk neneknya . “ Memangnya dia sakit apa ?! “
Tanya Handy . “ Sakit apa , he ?! Dulu dia sakit jantung , kemudian sakit ginjal , dan
sekarang kena penyakit bodoh lagi ! Aku lelah kalau begini terus .
Aku harap dia segera mati , supaya dia tidak lagi menimbulkan masalah
terus – terusan padaku ! “ Kata Lisa yang benar – benar jengkel
kepada neneknya yang sering terkena penyakit . Maklumlah neneknya
Lisa itu sudah berusia kurang lebih 89 tahun . “ Hey , Lisa !
janganlah pernah kau katakana kepada nenekmu seperti itu . Nenekmu
itu adalah ibu dari orangtuamu . Jadi kau harus menghormatinya juga !
“ suruh Handy yang nggak terima kalau neneknya Lisa dihina oleh
cucunya sendiri . “ Hallo ! Apa urusannya denganmu , sich ?! “
Tanya Lisa yang mulai memunculkan muka kesalnya kepada Handy . “
Sudah . . sudah ! kalian ini mengganggu Ayu yang sedang beristirahat
! “ kata Susi yang melerai adu mulut mereka berdua . “ Diam , kau
Susi ! anak ini perlu dihajar dulu supaya dia tahu siapa yang sedang
dia ajak bicara ! “ kata Lisa yang tidak mau berdamai dengan Handy
. “ Oh , supaya kau bisa jadi pahlawan disini ya , Handy ?! “
Tanya Lisa yang terlihat jengkel karena selalu mencampuri urusannya .
” Sudah hentikan , Lisa ! kehadiranmu disini hanya membuat situasi
disini semakin buruk ! “ kata Richard yang mulai geram dengan
omongan Lisa yang benar – benar membuat kepala copot . “ Kau ?!
Kau berani mengatakan hal itu padaku ?!! “ Pintal Lisa yang
terlihat sangat marah . Saking marahnya dia hamper tidak bisa
mengontrol dirinya sendiri . “ Lisa , lebih baik kau segera pergi
dari sini ! “ suruh Richard yang mencoba dengan keras mengusir Lisa
. “ APA !! Kau sudah berani mengusirku , Richard ?! Emangnya lu itu
siapa !! “ jawab Lisa yang sangat marah kepada Richard . Entah
kenapa Lisa setelah melihat hal itu , dia mulai tenang kembali dan
akhirnya diapun pergi .
Tak beberapa lama kemudian , orangtuanya Ayu yang bernama Pak
Idris dan Bu Nur yang merupakan kedua pengusaha paling sukses
se-provinsi itu akhirnya datang untuk menjenguk Ayu , anak
kesayangannya .
“
Richard , bagaimana keadaan Ayu ?! “ Tanya Pak Idris yang
terlihat sangat khawatir dengan keadaan anaknya . “ Dia masih belum
sadarkan diri , pak ! “ jawab Richard . “ Memangnya kenapa sampai
penyakitnya itu kambuh ?! “ Tanya Bu Nur yang juga terlihat
khawatir dengan kondisi Ayu . Sebenarnya kedua orangtua Ayu merupakan
kedua pengusaha sukses yang berwirausaha dalam bidang teknologi
jaringan dan computer . Sebenarnya keduanya nggak bisa datang hari
ini karena banyak masalah yang menyangkut perusahaan . Tetapi demi
anaknya yang tercinta , mereka rela datang jauh – jauh ke rumah
sakit yang dimaksut . Ya walaupun mereka terlambat selama sehari . “
Ini semua akibatnya ! “ jawab Richard yang menunjuk Handy sebagai
pemicu dari penyakit Ayu kambuh lagi . “ APA !! Kau menuduhku lagi
?! “ Tanya Handy yang kaget karena dia merasa dipersalahkan dalam
masalah ini . “ Hey Richard . Jangan tudah – tuduh dulu sebelum
ada bukti yang kuat ! “ kata Susi yang bermaksut untuk mengingatkan
Richard untuk jangan terburu – buru untuk menuduh tanpa ada bukti .
“ Bagaimana kronologinya , nak ?! “ Tanya Bu Nur yang mengarahkan
pandangannya kearah Handy dengan suara yang lembut . Kedua orangtua
Ayu merupakan orang yang ramah , hal itu bisa dilihat dari caranya
berbicara . “ Begini , dua hari lalu ketika aku sedang dipalak
disekolah , Ayu tiba – tiba datang menolongku . Kurasa dia tidak
berkelahi untuk mengusir para anak nakal itu , dia Cuma berteriak dan
seketika anak nakal itu kabur ! “ jelas Handy . Ketika Handy menjelaskan
kronologi kejadiannya itu pada Bu Nur dan Pak Idris , membuat mereka
berdua tersenyum . " Kenapa kalian tersenyum ?! " tanya Handy yang
sedikit bingung kepada mereka berdua . " Hm , ternyata Ayu itu
menyukaimu rupanya ! " kata Pak Idris yang menunjukkan senyuman itu
kepada Handy sebagai ucapan selamat kepada Handy yang sudah berhasil
meluluhkan hatinya Ayu . " WHAT !! " teriak Richard yang benar - benar
terkejut mendengar perkataan Pak Idris kalau Ayu itu menyukai Handy . "
Memangnya kenapa , Richard ? Setahuku kau dengannya kan sudah nggak ada
hubungan . Jadi boleh donk kalau Ayu menyukai Handy yang tampan ini ! "
Kata Susi yang bermaksut mengejek Richard . " Benarkah itu , pak ?! "
tanya Handy yang masih bertanya - tanya tentang masalah itu .
Tepat beberapa menit kemudian , Pak Bus dan Pak Mujab kembali keruang dimana Ayu dirawat inap . " Oh , Pak Idris dan Bu Nur rupanya ! " sambut Pak Bus sambil berjalan ketempat Ayu dirawat inap . " Oh , Pak Bus dan Pak Mujab rupanya ! Senang bisa ketemu anda disini ! " puji Pak Idris yang menyambut kedatangan mereka berdua . Pak Idris dengan Pak Bus dan Pak Mujab adalah teman lama , mereka pernah menjadi sekawanan dulu ketika SMP hingga SMA , tetapi ketika mau ke Universitas mereka berpisah dikarenakan mereka mengambil jurusan dan universitas yang berbeda - beda . " Lama tidak jumpa , bro ! " ujar Pak Mujab yang sangat senang sekali atas kedatangan Pak Idris yang merupakan kawan lamanya . " Iya , bro ! bagaimana keadaan SMAN Gemilang ? " tanya Pak Idris yang ingin sekali mengetahui keadaan sekolahnya dulu . " Biasa - biasa aja , bro ! Cuma beberapa bulan lalu kita ditinggal oleh Junior ! " jawab Pak Mujab yang terlihat amat sedih ketika mengatakannya . " Memangnya dia kenapa ?! " tanya Pak Idris . " Dia . . dia sudah meninggal empat bulan lalu ! " jawab Pak Bus yang juga turut sedih ketika mengatakannya . " Astaga . Innalillahi wa innalillahi roji'un ! Maaf telah menanyakan tentang hal itu , juga kami turut berduka cita ! " jawab Pak Idris dan Bu Nur yang turut berduka cita atas meninggalnya Junior . " Tidak hanya itu , Dua bulan lalu . Umam , Dita , Mela , Vivi , Danang dan teman - temannya pun memutuskan untuk berhenti dari sekolah itu . " tambah Pak Bus . " Memangnya kenapa ?! " tanya Pak Idris . " Alasannya banyak banget , bro ! " kata Pak Bus ." Katakan saja , aku punya waktu og ! " suruh Pak Idris yang mulai penasaran tentang alasan mereka keluar dari sekolah . " Kalau Umam , setelah meninggalnya Dear Nabilah Azalia tiga bulan lalu , dia memutuskan untuk merantau . Kalau Mela , dia ingin berobat ke Eropa , kalau Dita , dia ingin tetap menemani Mela . Tapi entahlah dengan Danang , Vivi , dan teman - temannya itu . Aku gak tau persis ! " jelas Pak Bus yang mulai jengkel dengan alasan mereka keluar dari sekolah . " Hm , jadi begitu ya ! Sekarang bagaimana keadaan anakku ?! " tanya Pak Idris yang keinget akan keadaan anaknya yang sempat lupa karena asik mengobrol . " Ayu . . Ayu , penyakitnya semakin parah ! " jawab Pak Mujab yang sebenarnya nggak tega mengatakan hal ini kepada orangtuanya . " Memangnya k . . kenapa ?! " tanya Bu Nur yang hampir nggak kuat mendengar penjelasan dari Pak Mujab itu . " Kemaren , ketika kami hendak membawa Ayu kerumah sakit karena pingsan , kami menemukan kantung plastik yang berisikan darah segar . Tidak salah lagi kalau itu darah milik Ayu yang keluar dari mulutnya ! " jelas Pak Bus . " A . . Ayu , a . . anakku ! " kata Bu Nur yang benar - benar shock mendengar berita itu dan akhirnya diapun pingsan .
" Bu Nur . . Bu Nur ! " panggil Pak Bus dan Pak Mujab beserta Handy dan teman - temannya yang benar - benar kaget melihat Bu Nur jatuh pingsan . Akhirnya Bu Nur dibawa masuk kedalam ruang dimana Ayu dirawat dan dibaringkan disana . " Maaf , Pak Idris ! Seharusnya aku tidak mengatakan tentang darah itu kepada Bu Nur ! " kata Pak Mujab yang merasa bersalah setelah menceritakan tentang Darah kepada Bu Nur . " Sudahlah , kau nggak perlu merasa bersalah . Ini sudah ketiga kalinya dia pingsan kaya gini ketika mendengar tentang kabar Ayu ! " kata Pak Idris yang menyuruh Pak Mujab untuk tidak merasa bersalah .
Empat Puluh menit kemudian , datanglah dokter yang mengatakan tentang kondisi Ayu . Tapi beberapa menit sebelumnya , Ayu dan Bu Nur mulai sadar . " Ah . . ! " ucap Ayu yang baru saja sadar itu . " Ayu . . kau sudah sadar rupanya ! " kata Handy dan yang lainnya yang ada diruang itu . " Pak . . Pak Bus dan Pak Mujab . Mengapa kalian ada disini ?! " tanya Ayu yang baru saja sadar itu . " Tentu saja kami ada disini , Ayu ! Karena kami berdualah yang membawamu kesini ! " jawab Pak Bus sambil tersenyum melihat kalau Ayu sudah sadarkan diri ." Memangnya aku ada dimana ?! " tanya Ayu yang terlihat masih kebingungan setelah sadarkan diri itu . " Kau , ada dirumah sakit sekarang ini , Ayu ! " kata Pak Idris sambil menghampiri anak kesayangannya itu . " Ayah ? Ayah kemari , sama siapa ?! " tanya Ayu yang kaget ketika melihat orangtuanya menjenguknya . " Ayah kemari bersama ibu , nak ! " jawab Bu Nur yang menghampiri anak kesayangannya itu dan memeluknya . " Kalian ternyata datang menjengukku ya ?! " tanya Ayu . " Tentu saja , putriku ! Tiada seorang orangtuapun yang mampu mencampakkan anaknya sendiri ! " jawab Pak Idris sambil tersenyum . " Hai , Ayu ! Bagaimana kabarmu kali ini ?! " tanya Susi sambil tersenyum guna menghibur Ayu . " Aku baik - baik saja og , teman baikku ! " jawab Ayu yang tentu saja dibarengi dengan senyuman yang amat manis . " Hm , semoga Tuhan tetap menjagamu , Ayu ! " doa Pak Bus dan Pak Mujab . " Aamiien ! " sahut semua orang yang ada disana . " Jika Ayu sudah sadarkan diri , kami mohon pamit ! " kata Pak Bus dan Pak Mujab yang minta izin pulang . " Kog buru - buru ?! " tanya Ayu . " Bapak sudah menemanimu dari kemaren , Ayu . Jadi kami ingin segera pulang untuk siap - siap buat mengajar besok pagi ! " kata Pak Bus dan kemudian mereka berdua pulang . " Hai , Ayu ! " kata Richard sambil menghampiri Ayu . " Huft . Jadi kau masih berani menunjukkan mukamu disini , Richard ?! " Bentak Ayu . " . . . " tidak ada sepatah katapun yang muncul dari bibir Richard . " Tapi aku hargai kog keberanianmu itu , Richard ! " kata Ayu yang dibarengi dengan senyumannya kepada Richard . " Oh , ya dimana Handy ?! " tanya Ayu yang sangat ingin bertemu dengannya . " Kenapa kau malah memikirkannya , Ayu ?! " tanya Richard yang terlihat cemburu dengan Handy . " Memangnya kenapa , Richard ? Kitakan dah ngga ada hubungan lagi ! " balas Ayu . " Ayu , aku masih belum bisa melupakanmu . Aku ingin kita balikan lagi ! " pinta Richard yang dibarengi dengan rasa menyesalnya atas peristiwa beberapa hari lalu . " Maaf , aku tidak bisa ! " balas Ayu yang merasa sedikit iba kepadanya karena telah menolak cintanya . Dan oleh karena itu , Richard langsung keluar dari ruangan Ayu dan pergi . " Dimana Handy sekarang , Susi ?! " tanya Ayu yang sudah tidak tahan ingin ketemu sama dirinya . " I don't know ! Tadi dia hanya minta izin kesuatu tempat , tapi hingga sekarang dia belum kembali juga ! " jawab Susi . Tiba - tiba Handy masuk kedalam ruangan dimana Ayu dirawat dan memberikan sesuatu yang amat special baginya . " Ayu , bagaimana keadaanmu ?! " tanya Handy yang tiba - tiba datang menghampiri Ayu . " Oh , My Prince ! Aku baik - baik saja og ! " balas Ayu yang terlihat sangat bahagia bisa bertemu dengannya . " Aku bawakan sesuatu yang special buatmu kali ini , Ayu . Aku harap kau menerimanya ! " kata Handy sambil memberikan sebuah buku padanya . " H . . Ha ! Inikan buku yang pernah diberikan Junior padaku ! Bagaimana kau bisa tahu tentang judul buku ini ?! " tanya Ayu yang amat kaget setelah melihat pemberiaannya Handy yang sama persis dengan apa yang diterimanya dulu dari Junior . " Kukira aku beruntung . Karena buku ini sangat laku dipasaran . Buku ini berjudul ' Kukenang Engkau Disurga ' ! Jadi ya aku belikan buku ini untukmu ! " jawab Handy . " Tunggu . . Tunggu dulu ! Buku ini setahuku sangatlah mahal , harganya berkisar lebih dari lima juta ! Kenapa kau bisa membelinya , padahal kau ini golongan orang yang tak mampu , Handy . Jawab sekarang ! " suruh Susi yang merasa sedikit curiga dengan Handy . " Memangnya Tuhan itu jika memberi kita rezeki pilih - pilih ya ?! Enggak , kan ! " balas Handy . " Sudahlah kalian berdua . Yang penting aku bisa mendapatkan buku ini lagi itu sudah cukup og ! " kata Ayu yang merasa amatlah senang ketika diberi buku itu oleh Handy .
Tak Beberapa lama kemudian , seorang dokter yang bernama Dokter Sutrisno itu datang keruangannya Ayu . " Halo , Apakah anda orangtuanya Ayu ?! " tanya Dokter Sutrisno ramah . " Iya , benar . Kenapa ya ?! " tanya Pak Idris . " Bisakah anda ikut denganku sebentar ! " suruh Dokter Sutrisno itu sambil keluar dari ruangan Ayu dan Pak Idrispun mengikutinya . Sesampainya diluar Dokter Sutrisno mengatakan sesuatu yang mengejutkan tentang kondisi penyakit Ayu . " Pak , Anak anda yang bernama Ayu itu mengidap penyakit liver stadium 3 ! " kata Dokter Sutrisno . " Iya aku sudah tahu ! Tadi Pak Bus dan Pak Mujab sudah mengatakan hal yang sama pula ! " kata Pak Idris yang terlihat down . " Oh , begitu ! " jawab Dokter Sutrisno lembut . " Sekarang apa yang harus kami lakukan , dok ?! " tanya Pak Idris . " Sebenarnya nggak ada cara lain selain operasi . Tapi kami belum ada orang yang golongan darahnya sama dengan milik Ayu ! " jelas Dokter Sutrisno . " Jadi gini aja deh , pak ! Lebih baik anda jaga baik - baik dia . Jangan sampai dia merasa sendirian atau tersakiti , karena itu akan berbahaya untuk penyakitnya ! " anjuran Dokter Sutrisno . " B . . baik , dokter Sutrisno ! " jawab Pak Idris . " Oh ya , pak ! satu hal lagi , jika penyakitnya kambuh lagi atau terjadi apa - apa dengan dirinya , segera bawa Ayu kesini secepatnya ya ! " suruh Dokter Sutrisno . " Baik , dok ! " jawab Pak Idris sambil kembali keruangan Ayu . " Semoga Tuhan melindungi anak gadis yang malang itu ! " doa Dokter Sutrisno . Dokter Sutrisno adalah dokter yang sedari dulu mengurusi pasien yang bernama Ayu itu . Di hadapan Ayu , Dokter Sutrisno itu pernah berhutang besar padanya karena dulu Ayu pernah mendonorkan darahnya untuk anaknya Dokter Sutrisno .
Keesokan harinya akhirnya Ayu diperbolehkan untuk pulang . Seperti biasa , Ayah dan Ibunya langsung pamit untuk pergi bekerja . "Ayah dan Ibu mau pergi bekerja dulu ya , Ayu . Jaga dirimu baik - baik ya ! Ayah sudah tugaskan Mak Ijah dan Pak Salim untuk menemani dan mengurusimu ! " kata Pak Idris . " Jadi Ayah dan Ibu mau meninggalkanku sendirian lagi ?! " tanya Ayu sebel . " Bukan begitu , nak ! Tapi kita masih punya tanggungan untuk bekerja , supaya kamu dan kak Novitha bisa makan dan sekolah ! " kata Bu Nur . Akhirnya orangtua Ayupun pergi untuk bekerja . " Kenapa sih , yang mereka berdua pikirkan hanya pekerjaan dan pekerjaan terus ! Bahkan ngga ada waktu untukku , anaknya sendiri ?! " bawel Ayu dalam hati .
Sementara itu disekolah , pukul 06:22 Pagi , Handy beserta teman - temannya menanti kedatangan Ayu yang baru pulang dari rumah sakit . Ayu merupakan anak yang amatlah disiplin , sepanjang sejarahnya dia nggak pernah kena hukuman dari siapapun , ya termasuk guru - gurunya . " Hai Handy , bagaimana keadaan Ayu kemaren ?! " tanya Dewi dan teman - temannya . " Oh , dia sudah boleh pulang og . Mungkin nanti dia akan masuk sekolah ! " jawab Handy sambil tersenyum . " Oh , syukurlah ! " kata Dewi dan teman - temannya yang merasa turut lega dengan keadaan Ayu yang sudah sembuh . Sementara itu , dihalaman sekolah terjadi perdebatan antara Ayu dengan Lisa . " Oh , kamu dah sembuh ya , Ayu ?! " tanya Lisa yang menunjukkan muka bencinya pada Ayu . " Sudah , og . Memangnya kenapa , Lisa ?! " tanya Ayu yang dibarengi dengan senyumannya kepada Lisa . " Kenapa kamu tidak mati saja , sich Ayu ?! Biar impas ! " ejek Lisa yang masih mempersalahkan Ayu atas meninggalnya Junior empat bulan lalu .Tak beberapa lama kemudian , Susi , Astrid , dan Ratna datang kesekolah setelah selama seminggu mereka absen karena orangtua mereka menyuruhnya untuk pulang ke Kalimantan . " Hey , Ayu ! Apa kabar ?! " sambut Astrid dan Ratna yang menghampiri Ayu sambil memeluknya . " Hey , kalian . Apa yang kalian lakukan ?! " tanya Ayu . " Kami bertiga kangen padamu , Ayu ! " jawab Astrid . " Lisa , apa yang kau lakukan disini ?! " tanya Susi yang terlihat curiga kepadanya . " Lisa . . . ? " kata Astrid dan Ratna sambil menoleh kearah Lisa . " Oh , aku hanya ingin menyambut Ayu ! Supaya dia cepat mati , biar dosanya kepada Junior cepat dilebur sama Tuhan ! " kata Lisa yang terlihat marah kepada Ayu itu dan dibarengi dengan kata - kata yang tidak enak untuk didengar . " LISA !! Jaga ya mulutmu itu ! Junior meninggal dikarenakan serangan penyakit bukan karena Ayu ! Jadi kami harap kau bisa mengerti tentang hal itu juga !!! " Bentak Susi , Astrid , dan Ratna yang terlihat sudah bosan dengan kejengkelan omongan Lisa tadi . " Memangnya masalah buat lu ?! Mulut - mulut gua , kenapa kalian sok ikut campur begitu ! " Bentak Lisa . " Kau . . . !! " kata Susi sambil mulai mencekik Lisa dikarenakan dia sudah tak tahan dengan perkataan Lisa . " Ayo lakukan . . Ayo ! " suruh Lisa . " Ok , baiklah kalau begitu ! " tambah Susi yang terlihat sudah bersiap untuk memukul Lisa . " Hentikan ! " suruh Ayu . " Tapi , Ayu . . ?! " kata Susi . " Nggak ada gunanya meladeni nenek sihir ini ! " tambah Astrid dan Ratna . Akhirnya Susi pun melepaskan cekekkannya kepada Lisa . " Kalian . . kalian berempat ! Pasti kalian akan kubalas ! Aku akan balas dendam kepada kalian , terlebih kepada Ayu ! " kata Lisa yang berniat membalas dendam kepada mereka berempat , dan kemudian diapun kembali kekelas .
Kembali keruang kelas , ketika Handy sedang menunggu kedatangan Ayu . " Huft , lama sekali dia itu ! " keluh Handy yang menunggu kedatangan Ayu . " Handy , ada apa ?! " tanya Diah yang tiba - tiba datang kebangku Handy . " Oh , Diah ! Nggak ada apa - apa og . Aku cuma menunggu kedatangan Ayu ! " jawab Handy . " Kenapa kemaren Sabtu kau tidak masuk , yah ?! " tanya Handy . " Oh kemaren Sabtu , Pak Parni Hadi dan Abah Nadjib menyuruhku ikut lomba MIPA di Yokyakarta . Aku kesana bersama Bu Dwi , dan Anis , juga beberapa siswa yang lainnya ! " jelas Diah ! " Siapa aja , siswa - siswa itu ? " tanya Handy yang terlihat penasaran . " Mereka itu adalah Amidanal Hikmah , Intan , Maftukhan , Manfaat , dan Azizah ! Oh ya aku lupa , sama Pak Komarruddin dan Pak Mahali ! " jelas Diah . " O . . begitu ! " kata Handy . " Oh ya , Handy . . Memangnya kenapa Ayu kemaren nggak bisa ikut lomba MIPA ?! " tanya Diah yang terlihat curiga karena Ayu yang biasanya selalu ikut lomba - lomba seperti itu kog malah nggak datang . " Jadi , Ayu kemaren Jum'at nggak ikut ya ?! " tanya Handy yang terlihat sedikit terkejut mendengar hal itu . " Oh , mungkin Ayu kemaren Jum'at nggak terpilih menjadi kandidat siswa yang bisa mengikuti lomba itu ! " jawab Handy yang mencoba merahasiakan penyakit Ayu kepada Diah . " Omong kosong . Ayu itu setiap ada lomba pasti 100 % terpilih sebagai kandidat ! " kata Diah yang terlihat sebel atas perkataan Handy yang mencoba merahasiakan sesuatu kepadanya . " Sebenarnya kenapa Handy ? kenapa dia nggak bisa ikut dalam lomba MIPA Jum'at kemaren ?! " tanya Diah yang terlihat mulai khawatir . " Maaf , Diah ! Aku nggak bisa memberitahumu ! " jawab Handy . " Apa ini soal penyakit Livernya itu ?! " tanya Diah pelan . " B . . bagaimana kau bisa tahu akan hal ini ?! " tanya Handy . " Oh , come on . Handy ! Siapa juga yang nggak tahu soal penyakitnya itu ! " kata Diah . " Iya , kau benar . Dia kemaren Jum'at nggak bisa ikut karena Sabtu esoknya dia dirawat dirumah sakit akibat penyakitnya itu ! " jawab Handy pelan dan merasa sedikit iba kepada kondisi Ayu beberapa hari lalu . " Astaga . Sekarang apa Ayu sudah sembuh ?! " tanya Diah yang terlihat amatlah terkejut setelah mendengar tentang hal itu . " Kalau kupikir - pikir sich dia masih belum sembuh , tapi kata dokter dia sudah boleh pulang ! " Jelas Handy . " Hm , semoga aja dia segera sembuh benar , biar dia bisa menerangi hari - hari teman disekelilingnya ! " doa Diah . " Aamiien ! " panjat Handy . " Ya udah kalau gitu , aku tinggal ya ! " kata Diah sambil berdiri dan beranjak pergi . " Kau mau kemana , Yah ?! " tanya Handy . " Oh , aku mau kekantor karena hari ini aku ada keperluan dengan Bu Iin dan Bu Dwi ! " kata Diah dan diapun segera meninggalkan Handy dikelas .
Sementara itu , Handy yang sedang termenung itu setelah Diah pergi itu langsung dikejutkan dengan datangnya Lisa yang terlihat benar - benar sedih . " Hi , Lisa ! " kata Handy yang menyambut kedatangan Lisa . " Apa ? Kau mau apa dariku ?! " tanya Lisa yang dibarengi muka sedih bercampur marah itu . " Eh . . nggak ada og . Aku cuma menyambut kedatanganmu kekelas aja og ! " jawab Handy sambil terlihat sedikit ketakutan melihat ekspresi Lisa padanya . " Omong kosong !! Kau mau menggangguku juga kan , sama seperti keempat gadis dihalaman sekolah itukan ?! " tanya Lisa yang masih terlihat marah itu . " Siapa yang kau maksut ?! " tanya Handy . " Ya , tentu saja Ayu , Susi , Ratna , dan Astrid ! Memangnya siapa lagi orang yang selalu menggangguku !! " bentak Lisa yang semakin marah dikarenakan pertanyaan Handy tadi . " Jadi , Ayu dan teman - temannya udah datang ya ?! " tanya Handy yang terlihat sangatlah bahagia itu , dan dia langsung keluar dari kelas dan menuju kehalaman sekolah yang dimaksut oleh Lisa guna menyambut kedatangan Ayu . Handy terlihat seperti itu karena hari ini adalah hari pertamanya dia menyambut kedatangan Ayu , pacarnya .
Sementara itu , Lisa yang berada dikelas sendirian , dia terus - terus menangis , sampai - sampai dia ketiduran dan membayangkan peristiwa masa lalunya bersama dengan Junior . " Hi , Junior ! " sapa Lisa . " Eh , Lisa . . Ada apa ? " tanya Junior yang sedikit kaget akan kedatangan Lisa yang secara tiba - tiba . " Bagaimana sich ? Tentu saja aku mau mengajakmu kencan hari ini ! " bawel Lisa . " Ok . Nanti aku jemput kamu jam 7 malam ya ! " kata Junior sambil tersenyum kearahnya . " Yai . . terima kasih cyankku ! " balas Lisa sambil memeluk Junior . Perlu diketahui kalau Junior dulu sebelum mengenal Ayu , dia pernah pacaran sama Lisa . Ya dulu Lisa itu orangnya periang dan baik hati , nggak kaya sekarang yang seperti nenek sihir . Akhirnya jam yang dinanti - nantikan oleh Lisapun tiba . Mereka pergi berkencan disebuah taman yang nian dan indah . " Ada apa cyank , og kamu terlihat murung hari ini ?! " tanya Lisa yang terlihat sedikit khawatir padanya . " Nggak . . nggak ada apa - apa og ! " jawab Junior yang terlihat murung akan sesuatu itu . " Apa ini dikarenakan ayahmu yang meninggal lima bulan lalu ?! " tanya Lisa pelan . " Bukan itu . Aku cuman kepikiran sama Tiara , adikku itu ! " jawab Junior yang terlihat murung . " Memangnya kenapa ?! " tanya Lisa pelan . " Setelah ayah meninggal , kelihatannya dia mulai membenciku ! Jarak diantara kami seperti langit dan bumi dah ! " jawab Junior pelan . " Hm , OMG !! Seharusnya ini kan hari spesialku bersamanya , kenapa dia malah mengacaukannya !!! " bawel Lisa dalam hati . " Hm , kalau menurutku kalian berdua pasti berbaikan lagi og suatu hari nanti ! " kata Lisa yang memberikan nasehat kepada Junior yang terlihat murung itu . " Hm , terima kasih atas nasehatnya ya ! " kata Junior sambil tersenyum kepada Lisa itu . " Enggak apa - apa og ! " sahut Lisa .
Akhirnya Lisa sadar akan lamunannya itu ketika datanglah Manfaat sama Maftukhan . " Hey , Lisa . Ada apa kau ini , kenapa kau menangis ? " tanya Manfaat yang terkejut melihat Lisa yang menangis itu . " Apa ada masalah , Lisa ?! " tambah Maftukhan . " Diam kalian berdua !! Ini nggak ada hubungannya dengan kalian !! " jawab Lisa yang terlihat marah itu . " Eh , jangan marah - marah gitu donk ! Ditanya aja marah ! " pental Manfaat dan Maftukhan . " Sudah pergi sana kalian !! " bentak Lisa . " Ok . . Ok , kami akan pergi ! " jawab Manfaat dan Maftukhan sambil keluar dari ruang kelas .
Sementara itu dihalaman kelas , Handy segera menghampiri Ayu . Tapi entah kenapa Handy waktu itu terkejut ketika melihat Astrid . " Hi , Ayu . . ! " panggil Handy sambil menuju ketempat Ayu berada . " Ha , itukan Handy ! " jawab Ayu dan Susi . " Handy . . ?! " tanya Astrid dalam hati . Akhirnya Handy sampai ditempat Ayu dan teman - temannya berada . " Ayu , bagaimana keadaanmu ? " tanya Handy . " Hm , aku sudah sembuh og , pangeranku ! " jawab Ayu sambil bergurau . " Ah , jangan panggil aku dengan pangeran . Aku kan jadi malu ! hehe " jawab Handy yang mulai menggaruk - garuk belakang kepalanya dikarenakan pujian Ayu tadi . " Kau ini Handy , kan ?! " tanya Astrid yang bertanya - tanya pada dirinya karena sepertinya dia mengenal seseorang yang bernama Handy . " Hm , iya . Kau ini seperti kukenal . Apa kau ini Astrid ?! " tanya Handy juga yang sepertinya dia juga mengenal Astrid . " Iya ! Lama nggak jumpa ya , sayang ! " jawab Astrid tersenyum dan kemudian memeluk Handy . " K . . kalian sudah lama kenal ya ?! " tanya Ayu yang terlihat sedikit terkejut dan cemburu melihat Astrid memeluk Handy . " Ya , iyalah . Handy adalah pacarku dulu ! " jawab Astrid . " P . . pacar ?! " tanya Susi . " Iya . . Handy dulu pernah satu kota denganku ! and of course kalau kita ini pernah pacaran ! " jawab Astrid . Setelah mendengar jawaban Astrid tadi , Ayu langsung pergi meninggalkan mereka berlima . dan tentu saja kalau Handy mengejarnya .
" Hei , Astrid ! tega - teganya ya kau mengatakan hal itu pada Ayu ! " kata Susi yang terlihat marah ketika Astrid mengatakan hal itu tadi . " Memangnya kenapa ? " tanya Astrid . " Iya memangnya kenapa sich , Susi ?! " tambah Ratna . " Hm , Ayu sekarang adalah pacar dari Handy . Ya jadi tentu saja kalau dia sedih melihat pacarnya berpelukan dengan wanita lain ! " jelas Susi .
Sementara itu , Handy yang mengejar Ayu tadi sampai disebuah taman yang benar - benar indah . Yang lokasinya tidak jauh dari sekolah . " Ha , tempat macam apa ini ?! " tanya Handy yang terlihat takjub dengan pemandangan taman yang dilihatnya . Pandangan Handy teralih ketika dia melihat Ayu sedang duduk ditepi danau kecil ditengah - tengah taman itu sambil menangis . " Ayu . . ! " kata Handy pelan . " . . . " tangis Ayu . " Ayu , mengapa kau menangis ?! " tanya Handy yang turut sedih ketika melihat seseorang yang disayanginya itu menangis . " Nggak . . enggak ada apa - apa og ! " jawab Ayu sambil mengusap air matanya . Sementara itu dilain pihak . " Ayo , Ratna kita tinggalkan Astrid untuk sekarang ! " suruh Susi . " Tapi . . ? " sahut Ratna . " Pergilah ! Tinggalkan aku sendiri untuk sekarang ini ! " suruh Astrid . " B . . baik ! " jawab Ratna dan kemudian dia akhirnya pergi meninggalkan Astrid , bersama Susi. Ketika itu , Lisa melihatnya dari dalam kelas dan kemudian dia segera menghampiri Astrid untuk menghasutnya dengan Ayu dan teman - temannya . " Hai , Astrid ! " sahut Lisa sambil menghampiri Astrid . " Lisa , ada apa ?! " tanya Astrid yang sedikit terkejut ketika melihat Lisa menghampirinya . " Kenapa kau terlihat murung hari ini , Astrid ?! " tanya Lisa . " Ha , ngga ada apa - apa og ! " jawab Astrid . " Oh , benarkah ? Kulihat tadi kau lagi berantem ya sama Ayu dan teman - temannya ! " sahut Lisa yang mencoba untuk menghasut Astrid dengan Ayu dan teman - temannya . " Ah , jangan ikut campur ! itu urusanku ! " jawab Astrid yang sedikit sebel dengan kata yang diluntarkan Lisa kepadanya . " Oh , ya ? Kukira Ayu itu telah merebut pacarmu ! " hasut Lisa . " Sudah kukatakan itu bukan urusanmu !! " jawab Astrid yang mulai kesal kepada Lisa . " Apa kau rela melepaskan cowok setampan Handy kepada Ayu , he ?! " tanya Lisa . " Itu sudah bukan masalah buatku ! " bentak Astrid . " WHAT !! Kau rela melepaskan cowok yang setampan Handy itu hanya untuk Ayu ! Kau benar - benar bodoh rupanya , Astrid !! " Hasut Lisa . " Lebih baik kau diam , Lisa ! Aku nggak akan kemakan sama hasutanmu itu ! " jawab Astrid yang terlihat dingin . " OMG !! Siapa juga yang mau menghasutmu ! Aku cuman memberi saran padamu doang . Kalau kau mau menurutinya atau tidak itu bukan urusan gue ! " bentak Lisa . " Hm , apa saranmu ? saran untuk bisa merebut Handy lagi dari Ayu ?! " tanya Astrid yang terlihat sudah kemakan sama hasutan Lisa padanya . Perlu diketahui kalau Lisa adalah penghasut dan pembohong yang handal . Banyak siswa dan guru yang nggak tau persis kepribadiannya . " Mudah saja og ! Kau cuma perlu menyisihkan diri dari Ayu ! " jawab Lisa . " Ah , enggak ! Ayu itu adalah temanku dari dulu ! " tolak Astrid . " Astrid . . Astrid ! Kenapa kau sangat lugu begitu sich ! Pantes aja kalau Ayu selalu menindasmu ! " kata Lisa . " Kau harus menjadi menyingkirkan Ayu , kalau tidak Handy pasti akan semakin jauh dari genggamanmu ! " suruh Lisa yang sedikit menghasut Astrid untuk semakin membenci Ayu . " . . . . " Tiada ucapan yang keluar dari mulut Astrid , dan kemudian diapun pergi . " Hahaha . . . ! Ayu sekarang teman baikmu sendirilah yang akan menghancurkanmu ! " tawa Lisa yang merasa sudah berhasil untuk menghasut Astrid dengan Ayu . Kembali ketaman dimana Ayu dan Handy sedang berduaan . " Apa kau merasa cemburu pada Astrid , Ayu ?! " tanya Handy pelan . " Ya tentu saja ! Kau itukan pacarku . Mana ada sich seseorang yang rela melihat pacarnya berpelukan dengan wanita lain ! " bentak Ayu . " Hehehe . . iya maaf . . maaf ! " jawab Handy . " Oh ya , Ayu . Sebenarnya tempat macam apa ini , og indah banget ?! " tanya Handy . " Oh , ini adalah tempat rahasiaku . Taman ini diberikan oleh sekolah hanya untukku ! " jawab Ayu . " APA !! Taman seluas dan seindah ini diberikan sekolah hanya untukmu ??! " Tanya Handy kaget setelah mendengar hal itu . Sebenarnya taman itu adalah taman kenangan dimana Ayu dan Junior sering refresing ketempat itu . " Hehehe . . Ngga og ! taman ini dibuat oleh sekolah atas permintaan ayahku . Setiap kali aku merasa kesepian aku disuruh untuk datang ketempat ini ! " jelas Ayu sambil tertawa . " Hm , Ayu ! " panggil Handy . " Ya ? " tanya Ayu . " Siapakah Junior itu ?! " tanya Handy pelan . " Hm . . maaf Handy aku ngga bisa memberitahumu ! " jawab Ayu sedikit sedih . " Memangnya kenapa og kamu tanya tentang dia ?! " tanya Ayu balik . " Eh . . enggak ada apa - apa og ! cuma ingin tau aja ! " jawab Handy . Tiba - tiba penyakit Ayu itu kambuh lagi . " Uhuk . . uhuk ! " suara batuk Ayu yang menandakan penyakitnya mulai kambuh lagi . " Ada apa Ayu ?! Apa penyakitmu kambuh lagi ? " tanya Handy yang kaget mendengar suara batuk Ayu itu . " O . . obat . . ambilkan obatku didalam tas ! " suruh Ayu yang masih batuk - batuk itu . " B . . baik ! " kata Handy yang segera mengambil obat milik Ayu yang ada didalam tas dan segera meminumkannya kepada Ayu . Ketika itu , Astrid yang melihatnya dari kejauhan merasa benci dan cemburu kepada Ayu . " Sial ! Lihat saja nanti Ayu ! akan kubalas kau . " kata Astrid marah dan kemudian pergi .
Akhirnya jam masukpun berbunyi , dan tentu saja kalau siswa - siswi masuk kekelasnya masing - masing . Sementara itu ditoilet Astrid meratapi dirinya sendiri sambil mengomel . " Handy . . kenapa kau lebih memilih Ayu ketimbang diriku ini ! " bawel Astrid yang sedikit meneteskan air mata itu . " Ayu . . aku benci padamu . . AKU BENCI !!! " omel Astrid sambil berteriak - teriak . Setelah mendengar bel berbunyi , Astrid pun memutuskan untuk kembali kekelasnya . Tapi tak disangka , Pak Mujab sudah ada dikelas . " Darimana saja kau ini , Astrid ? " tanya Pak Mujab . " Eh , Pak Mujab . Aku baru saja kembali dari toilet ! " jawab Astrid . " Oh begitu rupanya . Ok ! kau bisa duduk sekarang ! " suruh Pak Mujab . " Baik , Pak ! " jawab Astrid dan kemudian dia segera kembali ketempat duduknya . " Hai , Astrid ! " sapa Ayu sambil tersenyum . " Hufh ! " omongan Astrid sambil membuang muka kepada Ayu . " Astrid , apa yang terjadi padamu ?! " tanya Ayu dalam hatinya ." Ok , aku akan memberikan kalian sebuah tugas tentang ' Perpajakan ' , siapa diantara kalian yang mau maju kedepan kelas ?! " tanya Pak Mujab .
" Saya , Pak ! " jawab Astrid sambil mengacungkan tangannya keatas
" Saya , Pak ! " jawab Ayu yang juga sambil mengacungkan tangannya keatas .
" Ok , Ayu . Kau bisa maju kedepan ! " suruh Pak Mujab .
" Baik , Pak ! " jawab Ayu yang segera maju kedepan kelas itu .
" Lihatlah , Astrid . Semuanya benar - benar hanya mementingkan Ayukan , bukan dirimu ! Buktinya seharusnya kamu tadi yang maju kedepan , tapi malah Ayu ! " ujar Lisa yang terlihat menghasut Astrid dengan Ayu . " Diamlah , kau Lisa ! " bentak Astrid pelan . Ketika itu , Susi yang melihat keduanya saling berbisik - bisik merasa curiga kalau Lisa mencoba menghasut Astrid dengan Ayu . " Lisa , itu fuck bitch ! Beraninya dia menghasut Astrid dengan Ayu . Lihat saja nanti ! " kata Susi dalam hati yang terlihat geram dengan ulah Lisa itu .
" Hm , Hebat kau Ayu . Kau mampu menyelesaikan tugas ini dengan gemilang , sama seperti biasanya ! " Puji Pak Mujab . " Terima kasih , pak ! " sahut Ayu setelah dipuji oleh Pak Mujab itu dan kemudian dia kembali ketempat duduknya . " Astrid , maaf ya ! aku sudah mencuri kesempatanmu lagi ! " Kata Ayu sambil meminta maaf kepada Astrid . " Hmp , Bukankah kau selalu merebut kesempatanku , Ayu ! " bawel Astrid . " Ada apa denganmu , Astrid . Kenapa kau jadi berubah seperti ini ? " tanya Ayu dalam hati .
Akhirnya tepat pukul 13:00 , ketika bel pulang berbunyi . " Hey , Lisa ! " panggil Susi yang segera menghampiri Lisa . " Ada apa lagi , he ? Apa kau mau menghajarku lagi ! " omel Lisa . " Lisa , katakan ! Apakah kamu yang menghasut Astrid dengan Ayu , jawab ! " Ha ? apa gunanya aku menghasut mereka berdua !! " pental Lisa sambil mengejek . " Kau sudah tahukan jikalau Astrid dengan Ayu merupakan teman dekat . Jadi kau merencanakan untuk menghasutnya tadi ketika Astrid dengan Ayu lagi bertengkar soal Handy , kan ?! " kata Susi menjelaskan . " Ternyata kau memang benar - benar pintar , Susi . Aku akui hal itu ! " jawab Lisa . " Mengapa kau ini Lisa ?!! Hanya karena Junior kamu telah menghancurkan persahabatan kita semua . " Kata Susi sambil sedikit meneteskan air mata . " Hmp . Biar dia merasakan betapa sakitnya ditinggal oleh seseorang yang amat berharga baginya ! " Kata Lisa yang dibarengi dengan muka yang begitu menyeramkan . " Kau . . ! " ujar Susi sambil gigit jari .
Pada saat itu datanglah Handy yang memergoki mereka berdua sedang berantem didalam kelas . Hey kalian ! hentikan !! " suruh Handy yang segera menghampiri mereka berdua . " Oh , Handy . Bagus sekali , kau datang tepat pada waktunya ! " ejek Lisa . " Handy . . ! " kata Susi pelan . " Apa yang kalian berdua lakukan disini ? jawab ! " suruh Handy yang mulai terlihat curiga itu . " Oh , Aku baru saja mengatakan ke Susi tentang sebuah rencana ! " kata Lisa yang memunculkan muka yang menyebalkan itu . " Rencana ? rencana apa ?! " tanya Handy pelan . " Kau akan mendapatkan sebuah masalah besar antara dua orang yang menyukaimu ! " sahut Lisa . " Dua orang ? Apa maksutmu itu ?! " tanya Handy yang terlihat bingung . " Lebih baik kau tanyakan saja pada Susi . Aku yakin dia bisa memberitahumu tentang hal itu , anak bodoh ! " ejek Lisa lagi . " Bye . . ! " kata Lisa sambil mengucapkan salam perpisahan kepada mereka berdua dan kemudian diapun pulang .
" Susi , katakan ! Masalah apa yang akan menimpaku ?! " tanya Handy . " Kau akan mendapat masalah dari dua cewek yang sama - sama menyukaimu ! " jelas Susi pelan . " Dua cewek ?! " sahut Handy . " Iya , Ayu dan Astrid ! " jelas Susi pelan . " Hm , apa masalahnya ?! " tanya balik Handy . " Lisa , dia sudah benar - benar berhasil menghasut Astrid dengan Ayu untuk membenci satu sama lain ! " jelas Susi . " Hahaha . . mana mungkin ? mereka kan selalu loyal satu sama lain ! " kata Handy yang tidak percaya dengan penjelasan Susi tadi . " Unfortunately , Lisa dah berhasil 100 % ! " jawab Susi yang sedikit murung . " What !! Kalau gitu kita harus segera menyuruh Lisa untuk menarik omongannya itu !! " jawab Handy kesal . " Mustakhil . Kebencian yang dialami Lisa kepada Ayu itu jauh lebih besar daripada kebencian yang dialami Astrid kepada Ayu meskipun dia telah dihasut oleh Lisa ! " kata Susi pelan . " Sebenarnya apa yang terjadi sih , Susi ?! " tanya Handy penasaran . " Dulu Ayu dan Lisa itu pernah berteman . The best friends malah ! " jelas Susi . " Tapi kenapa og sekarang mereka bermusuhan ?! " tanya Handy lagi . " Ini soal Junior ! " Kata Susi . " Tolong jelaskan kronologinya ! " pinta Handy . " Tapi ini adalah cerita yang amat panjang ! " tolak Susi . " Sudahlah katakan saja ! aku punya waktu og ! " suruh Handy . " Baik . Ini ceritanya ! "
Didalam cerita itu , Susi menceritakan segala ceritanya itu kepada Handy . Dalam cerita itu ;
" Hm , Anak - anak kita kedatangan murid baru , namanya Ayu ! Silahkan perkenalkan dirimu , Ayu ! " Suruh Pak Bus ramah . " B . . baik ! perkenalkan namaku Ayu ! Aku anak dari Pak Idris . " kata Ayu sambil tersipu malu . " APA !! Jadi kau ini anak dari pengusaha paling sukses se-provinsi itu ! " sahut siswa - siswi serempak . " I . . iya ! " balas Ayu . " Ok , kau boleh duduk sekarang ! " suruh Pak Bus . " B . . baik ! " jawab Ayu .
Ketika Ayu duduk dibangkunya , ada beberapa teman yang ingin berkenalan dengannya . " Hi , kenalkan namaku Umam ! Aku sekolah disini bersama adikku Danang dan teman - temannya ! " ujar Umam . " Hi , kenalkan namaku Nabilah . lengkapnya Dear Nabilah Ayu Azalia ! Senang bisa bertemu denganmu Ayu ! " kata Nabilah sambil tersenyum . " Gadis ini . . Cantik sekali ! " puji Ayu dalam hati . " Hey Ayu , perkenalkan namaku Mela ! dan sebelah ini adalah kawan baikku namanya Dita ! " kata Mela . " Hai ! " sahut Dita .
Kembali kepada Handy dan Susi yang lagi menceritakan cerita masa lalu mereka . " Hey tunggu dulu . Akukan maunya kau menceritakan masalah antara Junior , Ayu , dan Lisa . Og kamu ceritakan masa ketika dia awal masuk kesekolahan ini sich ! " bawel Handy . " Sudahlah , diam saja kau ini ! " bentak Susi . dan akhirnya diapun meneruskan ceritanya itu .
" Hi , Ayu . Perkenalkan namaku Melody ! Aku juga senang bisa mengenalmu disini . " kata Melody sambil tersenyum . " Eh , ya ! sama - sama og ! " balas Ayu . " Perkenalkan namaku Lisa , lengkapnya Elisabeth ! Kita bisa berteman og ! " kata Lisa sambil tersenyum . Akhirnya 32 menit kemudian waktu istirahat datang , ditempat rahasianya Ayu . " Hm , aku masih penasaran dengan ketiga gadis tadi . Nabilah , Melody , dan Elisabeth . Mereka cantik - cantik semua . Tiba - tiba tak disangka Junior yang melihat ada gadis yang duduk sendirian ditaman . " Hai ! " sapa Junior kepada Ayu yang terlihat murung sendirian itu . " Ha . . maaf . Aku tidak tahu kalau ada orang disini . " jawab Ayu yang sedikit terkejut itu . " Siapa kau ini ?! " tanya balik Ayu . " Apa , kau tidak mengenalku . Aku , Richard , dan Lisa lah yang membawamu kerumah sakit empat hari lalu . " ujar Junior . " Tidak ! " balas Ayu . " Oh well ! Kita kan belum sempat kenalan . Perkenalkan , namaku Junior . Aku adalah ketua dari OSIS dan salah satu gangstars disini , so watch out ! " kata Junior bangga . " Hm , ketua ya ! Namaku Ayu . Kenapa kau kesini ? " tanya Ayu balik . " Eh , aku tadi cuma berkeliling didanau ini . Tapi tak disangka , aku bertemu denganmu disini ! " kata Junior . Tak lama kemudian jam istirahatpun berakhir . " Hm , gawat . Jam rapat OSIS sebentar lagi . Oh ya Ayu , apakah kau mau ikut denganku ? " ajak Junior . " Kemana ?! " tanya Ayu . " Sudahlah , ikut saja ! " paksa Junior . " Baik ! " balas Ayu . " Akhirnya mereka berdua pergi keruang OSIS , tapi ketika hendak masuk ruang OSIS , Ayu kebelet ingin pergi kekamar mandi . " Aduh , Maaf Junior . Aku mau ketoilet dulu ! " kata Ayu yang lagi kebelet itu . " Ya udah . Pergi aja ! " suruh Junior . " B . . baik ! " jawab Ayu dan kemudian dia langsung pergi menuju toilet .
Lima menit kemudian Ayupun keluar dari toilet . Tak disangka disana dia bertemu dengan Susi . " Hai , kamu siswi baru ya ?! " tanya Susi kaget . Susi pada waktu itu sedikit melamun karena nilai ujiannya hanya mendapat nilai 73 . " I . . iya . Kamu siapa ?! " tanya Ayu balik sambil mencoba menyembunyikan sifat pemalunya itu . " Namaku Susi . Siapa kau ini ?! " kata Susi sedikit dengan nada kasar . " Eh . . e . . namaku Ayu . Aku baru pindah kemaren ! " jawab Ayu yang sedikit ketakutan itu . " Hm , kau cantik sekali . . ! " puji Susi . " Ah , enggak og ! " jawab Ayu yang merasa malu setelah dipuji oleh Susi .
Kembali kepada Handy . " Tolong donk Sus , ceritakan ketika dia awal bermusuhan dengan Lisa . ! " suruh Handy memelas . " Okelah kalau begitu . Begini ceritanya ;
" Empat bulan lalu , 15 hari sebelum Junior wafat . "
" Uhuk . . uhuk ! " batuk Ayu .
" Ayu , penyakitmu itu ! " ucap Junior .
" Sudahlah jangan hiraukan aku . Aku nggak mau memutus hubunganmu dengan Lisa ! " kata Ayu yang menahan batuknya itu . " Ayu , kenapa kamu masih dingin seperti itu padaku ! " keluh Junior . Akhirnya Ayu itupun meminum obatnya . " Bukan begitu . Kau tahukan kalau Lisa itu sangat mencintaimu . Aku nggak mau merusak ikatan persahabatan hanya demi cinta . " Kata Ayu pelan . " Ayu , aku itu mencintaimu bukan mencintainya ! " ujar Junior . " Maaf , Junior . Aku tidak menyukaimu . Selain itu akupun sudah punya pacar ! " jelas Ayu pelan . " Siapa ?! " tanya Junior sedih . " Dia adalah Richard ! " kata Ayu pelan dan kemudian diapun pergi . " Ayu . . ! " keluh Junior sedih .
Sementara itu , dari kejauhan Lisa melihat hal itu dan diapun akhirnya marah besar . Keesokan harinya , tepat 24 menit sebelum bel masuk berbunyi . " Susi , dimana Ayu ?! " tanya Lisa yang melihat kearah Susi dengan mood marah besar . " Hm , ngga tau . Mungkin dia terlambat masuk kelas ! " jelas Susi . " Coba tanyakan sama Nabilah dan Melody sana . Biasanya kan mereka selalu berangkat bareng ! " suruh Susi . Akhirnya Lisa segera mencari Nabilah dan Melody yang ternyata mereka berada tepat digerbang sekolah lagi ngobrol dengan Anggoro .
" Pagi , Mas ! " sapa Nabilah dan Melody kepada Anggoro .
" Pagi , non ! Seperti biasa kalian berdua tambah cantik aja ! " puji Anggoro .
" Ah , Mas Anggoro ini menggombal ! Suka sekali ngegombalin cewek - cewek aja ! " ejek Nabilah . Tiba - tiba Lisa datang dengan muka geram . " Nabil , katakan dimana Ayu ?! " tanya Lisa yang terlihat marah besar itu . " Lisa , ada apa denganmu , kau terlihat marah hari ini ? No , It doesn't look like that . But it's true ! " ejek Melody . " Diam kau !! " bentak Lisa . " Hm , Ayu hari ini tidak masuk . Kata Kak Novitha dia sedang demam hari ini ! " jelas Nabilah . " Hmp . Pengecut . Dia benar - benar pengecut !! " omel Lisa yang terlihat benar - benar jengkel dan marah kepada Ayu .
Tiba - tiba terdengar suara dari dalam kelas . " Tolong . . Tolong !! " kata Dewi , Lia , dan Ayunin yang terdengar meminta - minta tolong . " Ada . . ada apa ?! " tanya Pak Bus dan seluruh guru itu yang juga terlihat was - was . " Ju . . Junior , pak ! dia pingsan dalam kelas ! " jelas Dewi khawatir . " Astaga ! Ayo kita semua segera kesana ! " suruh Abah Najib dan Pak Parni Hadi itu . " Baik ! " jawab mereka serempak .
" Astaga ! J . . Junior ! " Ucap Lisa yang langsung pergi meninggalkan Nabilah , Melody , dan Mas Anggoro itu . " Ayo , Melody . Kita kesana juga ! " suruh Nabilah . " Okelah ! " sahut Melody .
Sementara itu dirumahnya Ayu . Ayu merasakan perasaan yang benar - benar nggak enak . Perasaan yang seperti akan kehilangan sesuatu yang amat berharga . " Hah , perasaan apa ini ?! Aku merasakan hal yang buruk akan terjadi ! " kata Ayu yang merasa khawatir tentang perasaannya itu .
Kembali keruang kelas , dimana Junior ditemukan pingsan . " Junior . . Junior , bangun . . bangun ! " suruh Abah Nadjib dan para guru lainnya . " Ayo , kita segera membawanya kerumah sakit ! " suruh Abah Nadjib . " Baik , Pak . Biar aku dan Pak Mahali yang membawanya ! " aju Pak Bus yang terlihat gelisah itu . Kemudian Junior digendong oleh Pak Mahali . Sesampainya diluar ruang kelas . " Junior . . !! Junior !! Bangun . . bangun !! Tolong bangunlah ! " harap Lisa yang menghawatirkan kondisi Junior yang pingsan itu . " Bangun Junior . . bangun !! " kata Lisa sambil menangis . " Sudahlah , Lisa . Lebih baik kau segera menyingkir supaya kami bisa membawanya kerumah sakit segera ! " suruh Pak Bus terburu - buru itu . " B . . baik ! " jawab Lisa sambil melepaskan tangan Junior yang sedang pingsan itu . " J . . Junior , ada apa denganmu ?! " tanya Melody cemas . " J . . Junior ! " kata Nabilah pelan .
Akhirnya Juniorpun dibawa kerumah sakit . Keesokan harinya , Nabilah yang menemani Junior itu segera menelepon Ayu . Meskipun dia tahu kalau Ayu sekarang masih belum sembuh . " Ayu . . Hallo . . Ayu ! " telepon Nabilah yang terlihat cemas itu . " Hallo , siapa ya ?! " tanya Ayu pelan . " Ayu , ini aku Nabilah . Aku meneleponmu karena ada masalah besar ! " jawab Nabilah diteleponnya . " Masalah ? masalah apa ?! " tanya Ayu sedikit khawatir . " J . . . Junior . Dia . . dia ! " jawab Nabilah dari teleponnya yang terdengar sedang benar - benar khawatir itu . " Dia . . dia kenapa , Nabil ?! " tanya Ayu yang mulai benar - benar khawatir . " Junior . . junior , dia masuk rumah sakit kemaren ! " jawab Nabilah yang kemudian menangis .
Tepat beberapa menit kemudian , Pak Bus dan Pak Mujab kembali keruang dimana Ayu dirawat inap . " Oh , Pak Idris dan Bu Nur rupanya ! " sambut Pak Bus sambil berjalan ketempat Ayu dirawat inap . " Oh , Pak Bus dan Pak Mujab rupanya ! Senang bisa ketemu anda disini ! " puji Pak Idris yang menyambut kedatangan mereka berdua . Pak Idris dengan Pak Bus dan Pak Mujab adalah teman lama , mereka pernah menjadi sekawanan dulu ketika SMP hingga SMA , tetapi ketika mau ke Universitas mereka berpisah dikarenakan mereka mengambil jurusan dan universitas yang berbeda - beda . " Lama tidak jumpa , bro ! " ujar Pak Mujab yang sangat senang sekali atas kedatangan Pak Idris yang merupakan kawan lamanya . " Iya , bro ! bagaimana keadaan SMAN Gemilang ? " tanya Pak Idris yang ingin sekali mengetahui keadaan sekolahnya dulu . " Biasa - biasa aja , bro ! Cuma beberapa bulan lalu kita ditinggal oleh Junior ! " jawab Pak Mujab yang terlihat amat sedih ketika mengatakannya . " Memangnya dia kenapa ?! " tanya Pak Idris . " Dia . . dia sudah meninggal empat bulan lalu ! " jawab Pak Bus yang juga turut sedih ketika mengatakannya . " Astaga . Innalillahi wa innalillahi roji'un ! Maaf telah menanyakan tentang hal itu , juga kami turut berduka cita ! " jawab Pak Idris dan Bu Nur yang turut berduka cita atas meninggalnya Junior . " Tidak hanya itu , Dua bulan lalu . Umam , Dita , Mela , Vivi , Danang dan teman - temannya pun memutuskan untuk berhenti dari sekolah itu . " tambah Pak Bus . " Memangnya kenapa ?! " tanya Pak Idris . " Alasannya banyak banget , bro ! " kata Pak Bus ." Katakan saja , aku punya waktu og ! " suruh Pak Idris yang mulai penasaran tentang alasan mereka keluar dari sekolah . " Kalau Umam , setelah meninggalnya Dear Nabilah Azalia tiga bulan lalu , dia memutuskan untuk merantau . Kalau Mela , dia ingin berobat ke Eropa , kalau Dita , dia ingin tetap menemani Mela . Tapi entahlah dengan Danang , Vivi , dan teman - temannya itu . Aku gak tau persis ! " jelas Pak Bus yang mulai jengkel dengan alasan mereka keluar dari sekolah . " Hm , jadi begitu ya ! Sekarang bagaimana keadaan anakku ?! " tanya Pak Idris yang keinget akan keadaan anaknya yang sempat lupa karena asik mengobrol . " Ayu . . Ayu , penyakitnya semakin parah ! " jawab Pak Mujab yang sebenarnya nggak tega mengatakan hal ini kepada orangtuanya . " Memangnya k . . kenapa ?! " tanya Bu Nur yang hampir nggak kuat mendengar penjelasan dari Pak Mujab itu . " Kemaren , ketika kami hendak membawa Ayu kerumah sakit karena pingsan , kami menemukan kantung plastik yang berisikan darah segar . Tidak salah lagi kalau itu darah milik Ayu yang keluar dari mulutnya ! " jelas Pak Bus . " A . . Ayu , a . . anakku ! " kata Bu Nur yang benar - benar shock mendengar berita itu dan akhirnya diapun pingsan .
" Bu Nur . . Bu Nur ! " panggil Pak Bus dan Pak Mujab beserta Handy dan teman - temannya yang benar - benar kaget melihat Bu Nur jatuh pingsan . Akhirnya Bu Nur dibawa masuk kedalam ruang dimana Ayu dirawat dan dibaringkan disana . " Maaf , Pak Idris ! Seharusnya aku tidak mengatakan tentang darah itu kepada Bu Nur ! " kata Pak Mujab yang merasa bersalah setelah menceritakan tentang Darah kepada Bu Nur . " Sudahlah , kau nggak perlu merasa bersalah . Ini sudah ketiga kalinya dia pingsan kaya gini ketika mendengar tentang kabar Ayu ! " kata Pak Idris yang menyuruh Pak Mujab untuk tidak merasa bersalah .
Empat Puluh menit kemudian , datanglah dokter yang mengatakan tentang kondisi Ayu . Tapi beberapa menit sebelumnya , Ayu dan Bu Nur mulai sadar . " Ah . . ! " ucap Ayu yang baru saja sadar itu . " Ayu . . kau sudah sadar rupanya ! " kata Handy dan yang lainnya yang ada diruang itu . " Pak . . Pak Bus dan Pak Mujab . Mengapa kalian ada disini ?! " tanya Ayu yang baru saja sadar itu . " Tentu saja kami ada disini , Ayu ! Karena kami berdualah yang membawamu kesini ! " jawab Pak Bus sambil tersenyum melihat kalau Ayu sudah sadarkan diri ." Memangnya aku ada dimana ?! " tanya Ayu yang terlihat masih kebingungan setelah sadarkan diri itu . " Kau , ada dirumah sakit sekarang ini , Ayu ! " kata Pak Idris sambil menghampiri anak kesayangannya itu . " Ayah ? Ayah kemari , sama siapa ?! " tanya Ayu yang kaget ketika melihat orangtuanya menjenguknya . " Ayah kemari bersama ibu , nak ! " jawab Bu Nur yang menghampiri anak kesayangannya itu dan memeluknya . " Kalian ternyata datang menjengukku ya ?! " tanya Ayu . " Tentu saja , putriku ! Tiada seorang orangtuapun yang mampu mencampakkan anaknya sendiri ! " jawab Pak Idris sambil tersenyum . " Hai , Ayu ! Bagaimana kabarmu kali ini ?! " tanya Susi sambil tersenyum guna menghibur Ayu . " Aku baik - baik saja og , teman baikku ! " jawab Ayu yang tentu saja dibarengi dengan senyuman yang amat manis . " Hm , semoga Tuhan tetap menjagamu , Ayu ! " doa Pak Bus dan Pak Mujab . " Aamiien ! " sahut semua orang yang ada disana . " Jika Ayu sudah sadarkan diri , kami mohon pamit ! " kata Pak Bus dan Pak Mujab yang minta izin pulang . " Kog buru - buru ?! " tanya Ayu . " Bapak sudah menemanimu dari kemaren , Ayu . Jadi kami ingin segera pulang untuk siap - siap buat mengajar besok pagi ! " kata Pak Bus dan kemudian mereka berdua pulang . " Hai , Ayu ! " kata Richard sambil menghampiri Ayu . " Huft . Jadi kau masih berani menunjukkan mukamu disini , Richard ?! " Bentak Ayu . " . . . " tidak ada sepatah katapun yang muncul dari bibir Richard . " Tapi aku hargai kog keberanianmu itu , Richard ! " kata Ayu yang dibarengi dengan senyumannya kepada Richard . " Oh , ya dimana Handy ?! " tanya Ayu yang sangat ingin bertemu dengannya . " Kenapa kau malah memikirkannya , Ayu ?! " tanya Richard yang terlihat cemburu dengan Handy . " Memangnya kenapa , Richard ? Kitakan dah ngga ada hubungan lagi ! " balas Ayu . " Ayu , aku masih belum bisa melupakanmu . Aku ingin kita balikan lagi ! " pinta Richard yang dibarengi dengan rasa menyesalnya atas peristiwa beberapa hari lalu . " Maaf , aku tidak bisa ! " balas Ayu yang merasa sedikit iba kepadanya karena telah menolak cintanya . Dan oleh karena itu , Richard langsung keluar dari ruangan Ayu dan pergi . " Dimana Handy sekarang , Susi ?! " tanya Ayu yang sudah tidak tahan ingin ketemu sama dirinya . " I don't know ! Tadi dia hanya minta izin kesuatu tempat , tapi hingga sekarang dia belum kembali juga ! " jawab Susi . Tiba - tiba Handy masuk kedalam ruangan dimana Ayu dirawat dan memberikan sesuatu yang amat special baginya . " Ayu , bagaimana keadaanmu ?! " tanya Handy yang tiba - tiba datang menghampiri Ayu . " Oh , My Prince ! Aku baik - baik saja og ! " balas Ayu yang terlihat sangat bahagia bisa bertemu dengannya . " Aku bawakan sesuatu yang special buatmu kali ini , Ayu . Aku harap kau menerimanya ! " kata Handy sambil memberikan sebuah buku padanya . " H . . Ha ! Inikan buku yang pernah diberikan Junior padaku ! Bagaimana kau bisa tahu tentang judul buku ini ?! " tanya Ayu yang amat kaget setelah melihat pemberiaannya Handy yang sama persis dengan apa yang diterimanya dulu dari Junior . " Kukira aku beruntung . Karena buku ini sangat laku dipasaran . Buku ini berjudul ' Kukenang Engkau Disurga ' ! Jadi ya aku belikan buku ini untukmu ! " jawab Handy . " Tunggu . . Tunggu dulu ! Buku ini setahuku sangatlah mahal , harganya berkisar lebih dari lima juta ! Kenapa kau bisa membelinya , padahal kau ini golongan orang yang tak mampu , Handy . Jawab sekarang ! " suruh Susi yang merasa sedikit curiga dengan Handy . " Memangnya Tuhan itu jika memberi kita rezeki pilih - pilih ya ?! Enggak , kan ! " balas Handy . " Sudahlah kalian berdua . Yang penting aku bisa mendapatkan buku ini lagi itu sudah cukup og ! " kata Ayu yang merasa amatlah senang ketika diberi buku itu oleh Handy .
Tak Beberapa lama kemudian , seorang dokter yang bernama Dokter Sutrisno itu datang keruangannya Ayu . " Halo , Apakah anda orangtuanya Ayu ?! " tanya Dokter Sutrisno ramah . " Iya , benar . Kenapa ya ?! " tanya Pak Idris . " Bisakah anda ikut denganku sebentar ! " suruh Dokter Sutrisno itu sambil keluar dari ruangan Ayu dan Pak Idrispun mengikutinya . Sesampainya diluar Dokter Sutrisno mengatakan sesuatu yang mengejutkan tentang kondisi penyakit Ayu . " Pak , Anak anda yang bernama Ayu itu mengidap penyakit liver stadium 3 ! " kata Dokter Sutrisno . " Iya aku sudah tahu ! Tadi Pak Bus dan Pak Mujab sudah mengatakan hal yang sama pula ! " kata Pak Idris yang terlihat down . " Oh , begitu ! " jawab Dokter Sutrisno lembut . " Sekarang apa yang harus kami lakukan , dok ?! " tanya Pak Idris . " Sebenarnya nggak ada cara lain selain operasi . Tapi kami belum ada orang yang golongan darahnya sama dengan milik Ayu ! " jelas Dokter Sutrisno . " Jadi gini aja deh , pak ! Lebih baik anda jaga baik - baik dia . Jangan sampai dia merasa sendirian atau tersakiti , karena itu akan berbahaya untuk penyakitnya ! " anjuran Dokter Sutrisno . " B . . baik , dokter Sutrisno ! " jawab Pak Idris . " Oh ya , pak ! satu hal lagi , jika penyakitnya kambuh lagi atau terjadi apa - apa dengan dirinya , segera bawa Ayu kesini secepatnya ya ! " suruh Dokter Sutrisno . " Baik , dok ! " jawab Pak Idris sambil kembali keruangan Ayu . " Semoga Tuhan melindungi anak gadis yang malang itu ! " doa Dokter Sutrisno . Dokter Sutrisno adalah dokter yang sedari dulu mengurusi pasien yang bernama Ayu itu . Di hadapan Ayu , Dokter Sutrisno itu pernah berhutang besar padanya karena dulu Ayu pernah mendonorkan darahnya untuk anaknya Dokter Sutrisno .
Keesokan harinya akhirnya Ayu diperbolehkan untuk pulang . Seperti biasa , Ayah dan Ibunya langsung pamit untuk pergi bekerja . "Ayah dan Ibu mau pergi bekerja dulu ya , Ayu . Jaga dirimu baik - baik ya ! Ayah sudah tugaskan Mak Ijah dan Pak Salim untuk menemani dan mengurusimu ! " kata Pak Idris . " Jadi Ayah dan Ibu mau meninggalkanku sendirian lagi ?! " tanya Ayu sebel . " Bukan begitu , nak ! Tapi kita masih punya tanggungan untuk bekerja , supaya kamu dan kak Novitha bisa makan dan sekolah ! " kata Bu Nur . Akhirnya orangtua Ayupun pergi untuk bekerja . " Kenapa sih , yang mereka berdua pikirkan hanya pekerjaan dan pekerjaan terus ! Bahkan ngga ada waktu untukku , anaknya sendiri ?! " bawel Ayu dalam hati .
Sementara itu disekolah , pukul 06:22 Pagi , Handy beserta teman - temannya menanti kedatangan Ayu yang baru pulang dari rumah sakit . Ayu merupakan anak yang amatlah disiplin , sepanjang sejarahnya dia nggak pernah kena hukuman dari siapapun , ya termasuk guru - gurunya . " Hai Handy , bagaimana keadaan Ayu kemaren ?! " tanya Dewi dan teman - temannya . " Oh , dia sudah boleh pulang og . Mungkin nanti dia akan masuk sekolah ! " jawab Handy sambil tersenyum . " Oh , syukurlah ! " kata Dewi dan teman - temannya yang merasa turut lega dengan keadaan Ayu yang sudah sembuh . Sementara itu , dihalaman sekolah terjadi perdebatan antara Ayu dengan Lisa . " Oh , kamu dah sembuh ya , Ayu ?! " tanya Lisa yang menunjukkan muka bencinya pada Ayu . " Sudah , og . Memangnya kenapa , Lisa ?! " tanya Ayu yang dibarengi dengan senyumannya kepada Lisa . " Kenapa kamu tidak mati saja , sich Ayu ?! Biar impas ! " ejek Lisa yang masih mempersalahkan Ayu atas meninggalnya Junior empat bulan lalu .Tak beberapa lama kemudian , Susi , Astrid , dan Ratna datang kesekolah setelah selama seminggu mereka absen karena orangtua mereka menyuruhnya untuk pulang ke Kalimantan . " Hey , Ayu ! Apa kabar ?! " sambut Astrid dan Ratna yang menghampiri Ayu sambil memeluknya . " Hey , kalian . Apa yang kalian lakukan ?! " tanya Ayu . " Kami bertiga kangen padamu , Ayu ! " jawab Astrid . " Lisa , apa yang kau lakukan disini ?! " tanya Susi yang terlihat curiga kepadanya . " Lisa . . . ? " kata Astrid dan Ratna sambil menoleh kearah Lisa . " Oh , aku hanya ingin menyambut Ayu ! Supaya dia cepat mati , biar dosanya kepada Junior cepat dilebur sama Tuhan ! " kata Lisa yang terlihat marah kepada Ayu itu dan dibarengi dengan kata - kata yang tidak enak untuk didengar . " LISA !! Jaga ya mulutmu itu ! Junior meninggal dikarenakan serangan penyakit bukan karena Ayu ! Jadi kami harap kau bisa mengerti tentang hal itu juga !!! " Bentak Susi , Astrid , dan Ratna yang terlihat sudah bosan dengan kejengkelan omongan Lisa tadi . " Memangnya masalah buat lu ?! Mulut - mulut gua , kenapa kalian sok ikut campur begitu ! " Bentak Lisa . " Kau . . . !! " kata Susi sambil mulai mencekik Lisa dikarenakan dia sudah tak tahan dengan perkataan Lisa . " Ayo lakukan . . Ayo ! " suruh Lisa . " Ok , baiklah kalau begitu ! " tambah Susi yang terlihat sudah bersiap untuk memukul Lisa . " Hentikan ! " suruh Ayu . " Tapi , Ayu . . ?! " kata Susi . " Nggak ada gunanya meladeni nenek sihir ini ! " tambah Astrid dan Ratna . Akhirnya Susi pun melepaskan cekekkannya kepada Lisa . " Kalian . . kalian berempat ! Pasti kalian akan kubalas ! Aku akan balas dendam kepada kalian , terlebih kepada Ayu ! " kata Lisa yang berniat membalas dendam kepada mereka berempat , dan kemudian diapun kembali kekelas .
Kembali keruang kelas , ketika Handy sedang menunggu kedatangan Ayu . " Huft , lama sekali dia itu ! " keluh Handy yang menunggu kedatangan Ayu . " Handy , ada apa ?! " tanya Diah yang tiba - tiba datang kebangku Handy . " Oh , Diah ! Nggak ada apa - apa og . Aku cuma menunggu kedatangan Ayu ! " jawab Handy . " Kenapa kemaren Sabtu kau tidak masuk , yah ?! " tanya Handy . " Oh kemaren Sabtu , Pak Parni Hadi dan Abah Nadjib menyuruhku ikut lomba MIPA di Yokyakarta . Aku kesana bersama Bu Dwi , dan Anis , juga beberapa siswa yang lainnya ! " jelas Diah ! " Siapa aja , siswa - siswa itu ? " tanya Handy yang terlihat penasaran . " Mereka itu adalah Amidanal Hikmah , Intan , Maftukhan , Manfaat , dan Azizah ! Oh ya aku lupa , sama Pak Komarruddin dan Pak Mahali ! " jelas Diah . " O . . begitu ! " kata Handy . " Oh ya , Handy . . Memangnya kenapa Ayu kemaren nggak bisa ikut lomba MIPA ?! " tanya Diah yang terlihat curiga karena Ayu yang biasanya selalu ikut lomba - lomba seperti itu kog malah nggak datang . " Jadi , Ayu kemaren Jum'at nggak ikut ya ?! " tanya Handy yang terlihat sedikit terkejut mendengar hal itu . " Oh , mungkin Ayu kemaren Jum'at nggak terpilih menjadi kandidat siswa yang bisa mengikuti lomba itu ! " jawab Handy yang mencoba merahasiakan penyakit Ayu kepada Diah . " Omong kosong . Ayu itu setiap ada lomba pasti 100 % terpilih sebagai kandidat ! " kata Diah yang terlihat sebel atas perkataan Handy yang mencoba merahasiakan sesuatu kepadanya . " Sebenarnya kenapa Handy ? kenapa dia nggak bisa ikut dalam lomba MIPA Jum'at kemaren ?! " tanya Diah yang terlihat mulai khawatir . " Maaf , Diah ! Aku nggak bisa memberitahumu ! " jawab Handy . " Apa ini soal penyakit Livernya itu ?! " tanya Diah pelan . " B . . bagaimana kau bisa tahu akan hal ini ?! " tanya Handy . " Oh , come on . Handy ! Siapa juga yang nggak tahu soal penyakitnya itu ! " kata Diah . " Iya , kau benar . Dia kemaren Jum'at nggak bisa ikut karena Sabtu esoknya dia dirawat dirumah sakit akibat penyakitnya itu ! " jawab Handy pelan dan merasa sedikit iba kepada kondisi Ayu beberapa hari lalu . " Astaga . Sekarang apa Ayu sudah sembuh ?! " tanya Diah yang terlihat amatlah terkejut setelah mendengar tentang hal itu . " Kalau kupikir - pikir sich dia masih belum sembuh , tapi kata dokter dia sudah boleh pulang ! " Jelas Handy . " Hm , semoga aja dia segera sembuh benar , biar dia bisa menerangi hari - hari teman disekelilingnya ! " doa Diah . " Aamiien ! " panjat Handy . " Ya udah kalau gitu , aku tinggal ya ! " kata Diah sambil berdiri dan beranjak pergi . " Kau mau kemana , Yah ?! " tanya Handy . " Oh , aku mau kekantor karena hari ini aku ada keperluan dengan Bu Iin dan Bu Dwi ! " kata Diah dan diapun segera meninggalkan Handy dikelas .
Sementara itu , Handy yang sedang termenung itu setelah Diah pergi itu langsung dikejutkan dengan datangnya Lisa yang terlihat benar - benar sedih . " Hi , Lisa ! " kata Handy yang menyambut kedatangan Lisa . " Apa ? Kau mau apa dariku ?! " tanya Lisa yang dibarengi muka sedih bercampur marah itu . " Eh . . nggak ada og . Aku cuma menyambut kedatanganmu kekelas aja og ! " jawab Handy sambil terlihat sedikit ketakutan melihat ekspresi Lisa padanya . " Omong kosong !! Kau mau menggangguku juga kan , sama seperti keempat gadis dihalaman sekolah itukan ?! " tanya Lisa yang masih terlihat marah itu . " Siapa yang kau maksut ?! " tanya Handy . " Ya , tentu saja Ayu , Susi , Ratna , dan Astrid ! Memangnya siapa lagi orang yang selalu menggangguku !! " bentak Lisa yang semakin marah dikarenakan pertanyaan Handy tadi . " Jadi , Ayu dan teman - temannya udah datang ya ?! " tanya Handy yang terlihat sangatlah bahagia itu , dan dia langsung keluar dari kelas dan menuju kehalaman sekolah yang dimaksut oleh Lisa guna menyambut kedatangan Ayu . Handy terlihat seperti itu karena hari ini adalah hari pertamanya dia menyambut kedatangan Ayu , pacarnya .
Sementara itu , Lisa yang berada dikelas sendirian , dia terus - terus menangis , sampai - sampai dia ketiduran dan membayangkan peristiwa masa lalunya bersama dengan Junior . " Hi , Junior ! " sapa Lisa . " Eh , Lisa . . Ada apa ? " tanya Junior yang sedikit kaget akan kedatangan Lisa yang secara tiba - tiba . " Bagaimana sich ? Tentu saja aku mau mengajakmu kencan hari ini ! " bawel Lisa . " Ok . Nanti aku jemput kamu jam 7 malam ya ! " kata Junior sambil tersenyum kearahnya . " Yai . . terima kasih cyankku ! " balas Lisa sambil memeluk Junior . Perlu diketahui kalau Junior dulu sebelum mengenal Ayu , dia pernah pacaran sama Lisa . Ya dulu Lisa itu orangnya periang dan baik hati , nggak kaya sekarang yang seperti nenek sihir . Akhirnya jam yang dinanti - nantikan oleh Lisapun tiba . Mereka pergi berkencan disebuah taman yang nian dan indah . " Ada apa cyank , og kamu terlihat murung hari ini ?! " tanya Lisa yang terlihat sedikit khawatir padanya . " Nggak . . nggak ada apa - apa og ! " jawab Junior yang terlihat murung akan sesuatu itu . " Apa ini dikarenakan ayahmu yang meninggal lima bulan lalu ?! " tanya Lisa pelan . " Bukan itu . Aku cuman kepikiran sama Tiara , adikku itu ! " jawab Junior yang terlihat murung . " Memangnya kenapa ?! " tanya Lisa pelan . " Setelah ayah meninggal , kelihatannya dia mulai membenciku ! Jarak diantara kami seperti langit dan bumi dah ! " jawab Junior pelan . " Hm , OMG !! Seharusnya ini kan hari spesialku bersamanya , kenapa dia malah mengacaukannya !!! " bawel Lisa dalam hati . " Hm , kalau menurutku kalian berdua pasti berbaikan lagi og suatu hari nanti ! " kata Lisa yang memberikan nasehat kepada Junior yang terlihat murung itu . " Hm , terima kasih atas nasehatnya ya ! " kata Junior sambil tersenyum kepada Lisa itu . " Enggak apa - apa og ! " sahut Lisa .
Akhirnya Lisa sadar akan lamunannya itu ketika datanglah Manfaat sama Maftukhan . " Hey , Lisa . Ada apa kau ini , kenapa kau menangis ? " tanya Manfaat yang terkejut melihat Lisa yang menangis itu . " Apa ada masalah , Lisa ?! " tambah Maftukhan . " Diam kalian berdua !! Ini nggak ada hubungannya dengan kalian !! " jawab Lisa yang terlihat marah itu . " Eh , jangan marah - marah gitu donk ! Ditanya aja marah ! " pental Manfaat dan Maftukhan . " Sudah pergi sana kalian !! " bentak Lisa . " Ok . . Ok , kami akan pergi ! " jawab Manfaat dan Maftukhan sambil keluar dari ruang kelas .
Sementara itu dihalaman kelas , Handy segera menghampiri Ayu . Tapi entah kenapa Handy waktu itu terkejut ketika melihat Astrid . " Hi , Ayu . . ! " panggil Handy sambil menuju ketempat Ayu berada . " Ha , itukan Handy ! " jawab Ayu dan Susi . " Handy . . ?! " tanya Astrid dalam hati . Akhirnya Handy sampai ditempat Ayu dan teman - temannya berada . " Ayu , bagaimana keadaanmu ? " tanya Handy . " Hm , aku sudah sembuh og , pangeranku ! " jawab Ayu sambil bergurau . " Ah , jangan panggil aku dengan pangeran . Aku kan jadi malu ! hehe " jawab Handy yang mulai menggaruk - garuk belakang kepalanya dikarenakan pujian Ayu tadi . " Kau ini Handy , kan ?! " tanya Astrid yang bertanya - tanya pada dirinya karena sepertinya dia mengenal seseorang yang bernama Handy . " Hm , iya . Kau ini seperti kukenal . Apa kau ini Astrid ?! " tanya Handy juga yang sepertinya dia juga mengenal Astrid . " Iya ! Lama nggak jumpa ya , sayang ! " jawab Astrid tersenyum dan kemudian memeluk Handy . " K . . kalian sudah lama kenal ya ?! " tanya Ayu yang terlihat sedikit terkejut dan cemburu melihat Astrid memeluk Handy . " Ya , iyalah . Handy adalah pacarku dulu ! " jawab Astrid . " P . . pacar ?! " tanya Susi . " Iya . . Handy dulu pernah satu kota denganku ! and of course kalau kita ini pernah pacaran ! " jawab Astrid . Setelah mendengar jawaban Astrid tadi , Ayu langsung pergi meninggalkan mereka berlima . dan tentu saja kalau Handy mengejarnya .
" Hei , Astrid ! tega - teganya ya kau mengatakan hal itu pada Ayu ! " kata Susi yang terlihat marah ketika Astrid mengatakan hal itu tadi . " Memangnya kenapa ? " tanya Astrid . " Iya memangnya kenapa sich , Susi ?! " tambah Ratna . " Hm , Ayu sekarang adalah pacar dari Handy . Ya jadi tentu saja kalau dia sedih melihat pacarnya berpelukan dengan wanita lain ! " jelas Susi .
Sementara itu , Handy yang mengejar Ayu tadi sampai disebuah taman yang benar - benar indah . Yang lokasinya tidak jauh dari sekolah . " Ha , tempat macam apa ini ?! " tanya Handy yang terlihat takjub dengan pemandangan taman yang dilihatnya . Pandangan Handy teralih ketika dia melihat Ayu sedang duduk ditepi danau kecil ditengah - tengah taman itu sambil menangis . " Ayu . . ! " kata Handy pelan . " . . . " tangis Ayu . " Ayu , mengapa kau menangis ?! " tanya Handy yang turut sedih ketika melihat seseorang yang disayanginya itu menangis . " Nggak . . enggak ada apa - apa og ! " jawab Ayu sambil mengusap air matanya . Sementara itu dilain pihak . " Ayo , Ratna kita tinggalkan Astrid untuk sekarang ! " suruh Susi . " Tapi . . ? " sahut Ratna . " Pergilah ! Tinggalkan aku sendiri untuk sekarang ini ! " suruh Astrid . " B . . baik ! " jawab Ratna dan kemudian dia akhirnya pergi meninggalkan Astrid , bersama Susi. Ketika itu , Lisa melihatnya dari dalam kelas dan kemudian dia segera menghampiri Astrid untuk menghasutnya dengan Ayu dan teman - temannya . " Hai , Astrid ! " sahut Lisa sambil menghampiri Astrid . " Lisa , ada apa ?! " tanya Astrid yang sedikit terkejut ketika melihat Lisa menghampirinya . " Kenapa kau terlihat murung hari ini , Astrid ?! " tanya Lisa . " Ha , ngga ada apa - apa og ! " jawab Astrid . " Oh , benarkah ? Kulihat tadi kau lagi berantem ya sama Ayu dan teman - temannya ! " sahut Lisa yang mencoba untuk menghasut Astrid dengan Ayu dan teman - temannya . " Ah , jangan ikut campur ! itu urusanku ! " jawab Astrid yang sedikit sebel dengan kata yang diluntarkan Lisa kepadanya . " Oh , ya ? Kukira Ayu itu telah merebut pacarmu ! " hasut Lisa . " Sudah kukatakan itu bukan urusanmu !! " jawab Astrid yang mulai kesal kepada Lisa . " Apa kau rela melepaskan cowok setampan Handy kepada Ayu , he ?! " tanya Lisa . " Itu sudah bukan masalah buatku ! " bentak Astrid . " WHAT !! Kau rela melepaskan cowok yang setampan Handy itu hanya untuk Ayu ! Kau benar - benar bodoh rupanya , Astrid !! " Hasut Lisa . " Lebih baik kau diam , Lisa ! Aku nggak akan kemakan sama hasutanmu itu ! " jawab Astrid yang terlihat dingin . " OMG !! Siapa juga yang mau menghasutmu ! Aku cuman memberi saran padamu doang . Kalau kau mau menurutinya atau tidak itu bukan urusan gue ! " bentak Lisa . " Hm , apa saranmu ? saran untuk bisa merebut Handy lagi dari Ayu ?! " tanya Astrid yang terlihat sudah kemakan sama hasutan Lisa padanya . Perlu diketahui kalau Lisa adalah penghasut dan pembohong yang handal . Banyak siswa dan guru yang nggak tau persis kepribadiannya . " Mudah saja og ! Kau cuma perlu menyisihkan diri dari Ayu ! " jawab Lisa . " Ah , enggak ! Ayu itu adalah temanku dari dulu ! " tolak Astrid . " Astrid . . Astrid ! Kenapa kau sangat lugu begitu sich ! Pantes aja kalau Ayu selalu menindasmu ! " kata Lisa . " Kau harus menjadi menyingkirkan Ayu , kalau tidak Handy pasti akan semakin jauh dari genggamanmu ! " suruh Lisa yang sedikit menghasut Astrid untuk semakin membenci Ayu . " . . . . " Tiada ucapan yang keluar dari mulut Astrid , dan kemudian diapun pergi . " Hahaha . . . ! Ayu sekarang teman baikmu sendirilah yang akan menghancurkanmu ! " tawa Lisa yang merasa sudah berhasil untuk menghasut Astrid dengan Ayu . Kembali ketaman dimana Ayu dan Handy sedang berduaan . " Apa kau merasa cemburu pada Astrid , Ayu ?! " tanya Handy pelan . " Ya tentu saja ! Kau itukan pacarku . Mana ada sich seseorang yang rela melihat pacarnya berpelukan dengan wanita lain ! " bentak Ayu . " Hehehe . . iya maaf . . maaf ! " jawab Handy . " Oh ya , Ayu . Sebenarnya tempat macam apa ini , og indah banget ?! " tanya Handy . " Oh , ini adalah tempat rahasiaku . Taman ini diberikan oleh sekolah hanya untukku ! " jawab Ayu . " APA !! Taman seluas dan seindah ini diberikan sekolah hanya untukmu ??! " Tanya Handy kaget setelah mendengar hal itu . Sebenarnya taman itu adalah taman kenangan dimana Ayu dan Junior sering refresing ketempat itu . " Hehehe . . Ngga og ! taman ini dibuat oleh sekolah atas permintaan ayahku . Setiap kali aku merasa kesepian aku disuruh untuk datang ketempat ini ! " jelas Ayu sambil tertawa . " Hm , Ayu ! " panggil Handy . " Ya ? " tanya Ayu . " Siapakah Junior itu ?! " tanya Handy pelan . " Hm . . maaf Handy aku ngga bisa memberitahumu ! " jawab Ayu sedikit sedih . " Memangnya kenapa og kamu tanya tentang dia ?! " tanya Ayu balik . " Eh . . enggak ada apa - apa og ! cuma ingin tau aja ! " jawab Handy . Tiba - tiba penyakit Ayu itu kambuh lagi . " Uhuk . . uhuk ! " suara batuk Ayu yang menandakan penyakitnya mulai kambuh lagi . " Ada apa Ayu ?! Apa penyakitmu kambuh lagi ? " tanya Handy yang kaget mendengar suara batuk Ayu itu . " O . . obat . . ambilkan obatku didalam tas ! " suruh Ayu yang masih batuk - batuk itu . " B . . baik ! " kata Handy yang segera mengambil obat milik Ayu yang ada didalam tas dan segera meminumkannya kepada Ayu . Ketika itu , Astrid yang melihatnya dari kejauhan merasa benci dan cemburu kepada Ayu . " Sial ! Lihat saja nanti Ayu ! akan kubalas kau . " kata Astrid marah dan kemudian pergi .
Akhirnya jam masukpun berbunyi , dan tentu saja kalau siswa - siswi masuk kekelasnya masing - masing . Sementara itu ditoilet Astrid meratapi dirinya sendiri sambil mengomel . " Handy . . kenapa kau lebih memilih Ayu ketimbang diriku ini ! " bawel Astrid yang sedikit meneteskan air mata itu . " Ayu . . aku benci padamu . . AKU BENCI !!! " omel Astrid sambil berteriak - teriak . Setelah mendengar bel berbunyi , Astrid pun memutuskan untuk kembali kekelasnya . Tapi tak disangka , Pak Mujab sudah ada dikelas . " Darimana saja kau ini , Astrid ? " tanya Pak Mujab . " Eh , Pak Mujab . Aku baru saja kembali dari toilet ! " jawab Astrid . " Oh begitu rupanya . Ok ! kau bisa duduk sekarang ! " suruh Pak Mujab . " Baik , Pak ! " jawab Astrid dan kemudian dia segera kembali ketempat duduknya . " Hai , Astrid ! " sapa Ayu sambil tersenyum . " Hufh ! " omongan Astrid sambil membuang muka kepada Ayu . " Astrid , apa yang terjadi padamu ?! " tanya Ayu dalam hatinya ." Ok , aku akan memberikan kalian sebuah tugas tentang ' Perpajakan ' , siapa diantara kalian yang mau maju kedepan kelas ?! " tanya Pak Mujab .
" Saya , Pak ! " jawab Astrid sambil mengacungkan tangannya keatas
" Saya , Pak ! " jawab Ayu yang juga sambil mengacungkan tangannya keatas .
" Ok , Ayu . Kau bisa maju kedepan ! " suruh Pak Mujab .
" Baik , Pak ! " jawab Ayu yang segera maju kedepan kelas itu .
" Lihatlah , Astrid . Semuanya benar - benar hanya mementingkan Ayukan , bukan dirimu ! Buktinya seharusnya kamu tadi yang maju kedepan , tapi malah Ayu ! " ujar Lisa yang terlihat menghasut Astrid dengan Ayu . " Diamlah , kau Lisa ! " bentak Astrid pelan . Ketika itu , Susi yang melihat keduanya saling berbisik - bisik merasa curiga kalau Lisa mencoba menghasut Astrid dengan Ayu . " Lisa , itu fuck bitch ! Beraninya dia menghasut Astrid dengan Ayu . Lihat saja nanti ! " kata Susi dalam hati yang terlihat geram dengan ulah Lisa itu .
" Hm , Hebat kau Ayu . Kau mampu menyelesaikan tugas ini dengan gemilang , sama seperti biasanya ! " Puji Pak Mujab . " Terima kasih , pak ! " sahut Ayu setelah dipuji oleh Pak Mujab itu dan kemudian dia kembali ketempat duduknya . " Astrid , maaf ya ! aku sudah mencuri kesempatanmu lagi ! " Kata Ayu sambil meminta maaf kepada Astrid . " Hmp , Bukankah kau selalu merebut kesempatanku , Ayu ! " bawel Astrid . " Ada apa denganmu , Astrid . Kenapa kau jadi berubah seperti ini ? " tanya Ayu dalam hati .
Akhirnya tepat pukul 13:00 , ketika bel pulang berbunyi . " Hey , Lisa ! " panggil Susi yang segera menghampiri Lisa . " Ada apa lagi , he ? Apa kau mau menghajarku lagi ! " omel Lisa . " Lisa , katakan ! Apakah kamu yang menghasut Astrid dengan Ayu , jawab ! " Ha ? apa gunanya aku menghasut mereka berdua !! " pental Lisa sambil mengejek . " Kau sudah tahukan jikalau Astrid dengan Ayu merupakan teman dekat . Jadi kau merencanakan untuk menghasutnya tadi ketika Astrid dengan Ayu lagi bertengkar soal Handy , kan ?! " kata Susi menjelaskan . " Ternyata kau memang benar - benar pintar , Susi . Aku akui hal itu ! " jawab Lisa . " Mengapa kau ini Lisa ?!! Hanya karena Junior kamu telah menghancurkan persahabatan kita semua . " Kata Susi sambil sedikit meneteskan air mata . " Hmp . Biar dia merasakan betapa sakitnya ditinggal oleh seseorang yang amat berharga baginya ! " Kata Lisa yang dibarengi dengan muka yang begitu menyeramkan . " Kau . . ! " ujar Susi sambil gigit jari .
Pada saat itu datanglah Handy yang memergoki mereka berdua sedang berantem didalam kelas . Hey kalian ! hentikan !! " suruh Handy yang segera menghampiri mereka berdua . " Oh , Handy . Bagus sekali , kau datang tepat pada waktunya ! " ejek Lisa . " Handy . . ! " kata Susi pelan . " Apa yang kalian berdua lakukan disini ? jawab ! " suruh Handy yang mulai terlihat curiga itu . " Oh , Aku baru saja mengatakan ke Susi tentang sebuah rencana ! " kata Lisa yang memunculkan muka yang menyebalkan itu . " Rencana ? rencana apa ?! " tanya Handy pelan . " Kau akan mendapatkan sebuah masalah besar antara dua orang yang menyukaimu ! " sahut Lisa . " Dua orang ? Apa maksutmu itu ?! " tanya Handy yang terlihat bingung . " Lebih baik kau tanyakan saja pada Susi . Aku yakin dia bisa memberitahumu tentang hal itu , anak bodoh ! " ejek Lisa lagi . " Bye . . ! " kata Lisa sambil mengucapkan salam perpisahan kepada mereka berdua dan kemudian diapun pulang .
" Susi , katakan ! Masalah apa yang akan menimpaku ?! " tanya Handy . " Kau akan mendapat masalah dari dua cewek yang sama - sama menyukaimu ! " jelas Susi pelan . " Dua cewek ?! " sahut Handy . " Iya , Ayu dan Astrid ! " jelas Susi pelan . " Hm , apa masalahnya ?! " tanya balik Handy . " Lisa , dia sudah benar - benar berhasil menghasut Astrid dengan Ayu untuk membenci satu sama lain ! " jelas Susi . " Hahaha . . mana mungkin ? mereka kan selalu loyal satu sama lain ! " kata Handy yang tidak percaya dengan penjelasan Susi tadi . " Unfortunately , Lisa dah berhasil 100 % ! " jawab Susi yang sedikit murung . " What !! Kalau gitu kita harus segera menyuruh Lisa untuk menarik omongannya itu !! " jawab Handy kesal . " Mustakhil . Kebencian yang dialami Lisa kepada Ayu itu jauh lebih besar daripada kebencian yang dialami Astrid kepada Ayu meskipun dia telah dihasut oleh Lisa ! " kata Susi pelan . " Sebenarnya apa yang terjadi sih , Susi ?! " tanya Handy penasaran . " Dulu Ayu dan Lisa itu pernah berteman . The best friends malah ! " jelas Susi . " Tapi kenapa og sekarang mereka bermusuhan ?! " tanya Handy lagi . " Ini soal Junior ! " Kata Susi . " Tolong jelaskan kronologinya ! " pinta Handy . " Tapi ini adalah cerita yang amat panjang ! " tolak Susi . " Sudahlah katakan saja ! aku punya waktu og ! " suruh Handy . " Baik . Ini ceritanya ! "
Didalam cerita itu , Susi menceritakan segala ceritanya itu kepada Handy . Dalam cerita itu ;
" Hm , Anak - anak kita kedatangan murid baru , namanya Ayu ! Silahkan perkenalkan dirimu , Ayu ! " Suruh Pak Bus ramah . " B . . baik ! perkenalkan namaku Ayu ! Aku anak dari Pak Idris . " kata Ayu sambil tersipu malu . " APA !! Jadi kau ini anak dari pengusaha paling sukses se-provinsi itu ! " sahut siswa - siswi serempak . " I . . iya ! " balas Ayu . " Ok , kau boleh duduk sekarang ! " suruh Pak Bus . " B . . baik ! " jawab Ayu .
Ketika Ayu duduk dibangkunya , ada beberapa teman yang ingin berkenalan dengannya . " Hi , kenalkan namaku Umam ! Aku sekolah disini bersama adikku Danang dan teman - temannya ! " ujar Umam . " Hi , kenalkan namaku Nabilah . lengkapnya Dear Nabilah Ayu Azalia ! Senang bisa bertemu denganmu Ayu ! " kata Nabilah sambil tersenyum . " Gadis ini . . Cantik sekali ! " puji Ayu dalam hati . " Hey Ayu , perkenalkan namaku Mela ! dan sebelah ini adalah kawan baikku namanya Dita ! " kata Mela . " Hai ! " sahut Dita .
Kembali kepada Handy dan Susi yang lagi menceritakan cerita masa lalu mereka . " Hey tunggu dulu . Akukan maunya kau menceritakan masalah antara Junior , Ayu , dan Lisa . Og kamu ceritakan masa ketika dia awal masuk kesekolahan ini sich ! " bawel Handy . " Sudahlah , diam saja kau ini ! " bentak Susi . dan akhirnya diapun meneruskan ceritanya itu .
" Hi , Ayu . Perkenalkan namaku Melody ! Aku juga senang bisa mengenalmu disini . " kata Melody sambil tersenyum . " Eh , ya ! sama - sama og ! " balas Ayu . " Perkenalkan namaku Lisa , lengkapnya Elisabeth ! Kita bisa berteman og ! " kata Lisa sambil tersenyum . Akhirnya 32 menit kemudian waktu istirahat datang , ditempat rahasianya Ayu . " Hm , aku masih penasaran dengan ketiga gadis tadi . Nabilah , Melody , dan Elisabeth . Mereka cantik - cantik semua . Tiba - tiba tak disangka Junior yang melihat ada gadis yang duduk sendirian ditaman . " Hai ! " sapa Junior kepada Ayu yang terlihat murung sendirian itu . " Ha . . maaf . Aku tidak tahu kalau ada orang disini . " jawab Ayu yang sedikit terkejut itu . " Siapa kau ini ?! " tanya balik Ayu . " Apa , kau tidak mengenalku . Aku , Richard , dan Lisa lah yang membawamu kerumah sakit empat hari lalu . " ujar Junior . " Tidak ! " balas Ayu . " Oh well ! Kita kan belum sempat kenalan . Perkenalkan , namaku Junior . Aku adalah ketua dari OSIS dan salah satu gangstars disini , so watch out ! " kata Junior bangga . " Hm , ketua ya ! Namaku Ayu . Kenapa kau kesini ? " tanya Ayu balik . " Eh , aku tadi cuma berkeliling didanau ini . Tapi tak disangka , aku bertemu denganmu disini ! " kata Junior . Tak lama kemudian jam istirahatpun berakhir . " Hm , gawat . Jam rapat OSIS sebentar lagi . Oh ya Ayu , apakah kau mau ikut denganku ? " ajak Junior . " Kemana ?! " tanya Ayu . " Sudahlah , ikut saja ! " paksa Junior . " Baik ! " balas Ayu . " Akhirnya mereka berdua pergi keruang OSIS , tapi ketika hendak masuk ruang OSIS , Ayu kebelet ingin pergi kekamar mandi . " Aduh , Maaf Junior . Aku mau ketoilet dulu ! " kata Ayu yang lagi kebelet itu . " Ya udah . Pergi aja ! " suruh Junior . " B . . baik ! " jawab Ayu dan kemudian dia langsung pergi menuju toilet .
Lima menit kemudian Ayupun keluar dari toilet . Tak disangka disana dia bertemu dengan Susi . " Hai , kamu siswi baru ya ?! " tanya Susi kaget . Susi pada waktu itu sedikit melamun karena nilai ujiannya hanya mendapat nilai 73 . " I . . iya . Kamu siapa ?! " tanya Ayu balik sambil mencoba menyembunyikan sifat pemalunya itu . " Namaku Susi . Siapa kau ini ?! " kata Susi sedikit dengan nada kasar . " Eh . . e . . namaku Ayu . Aku baru pindah kemaren ! " jawab Ayu yang sedikit ketakutan itu . " Hm , kau cantik sekali . . ! " puji Susi . " Ah , enggak og ! " jawab Ayu yang merasa malu setelah dipuji oleh Susi .
Kembali kepada Handy . " Tolong donk Sus , ceritakan ketika dia awal bermusuhan dengan Lisa . ! " suruh Handy memelas . " Okelah kalau begitu . Begini ceritanya ;
" Empat bulan lalu , 15 hari sebelum Junior wafat . "
" Uhuk . . uhuk ! " batuk Ayu .
" Ayu , penyakitmu itu ! " ucap Junior .
" Sudahlah jangan hiraukan aku . Aku nggak mau memutus hubunganmu dengan Lisa ! " kata Ayu yang menahan batuknya itu . " Ayu , kenapa kamu masih dingin seperti itu padaku ! " keluh Junior . Akhirnya Ayu itupun meminum obatnya . " Bukan begitu . Kau tahukan kalau Lisa itu sangat mencintaimu . Aku nggak mau merusak ikatan persahabatan hanya demi cinta . " Kata Ayu pelan . " Ayu , aku itu mencintaimu bukan mencintainya ! " ujar Junior . " Maaf , Junior . Aku tidak menyukaimu . Selain itu akupun sudah punya pacar ! " jelas Ayu pelan . " Siapa ?! " tanya Junior sedih . " Dia adalah Richard ! " kata Ayu pelan dan kemudian diapun pergi . " Ayu . . ! " keluh Junior sedih .
Sementara itu , dari kejauhan Lisa melihat hal itu dan diapun akhirnya marah besar . Keesokan harinya , tepat 24 menit sebelum bel masuk berbunyi . " Susi , dimana Ayu ?! " tanya Lisa yang melihat kearah Susi dengan mood marah besar . " Hm , ngga tau . Mungkin dia terlambat masuk kelas ! " jelas Susi . " Coba tanyakan sama Nabilah dan Melody sana . Biasanya kan mereka selalu berangkat bareng ! " suruh Susi . Akhirnya Lisa segera mencari Nabilah dan Melody yang ternyata mereka berada tepat digerbang sekolah lagi ngobrol dengan Anggoro .
" Pagi , Mas ! " sapa Nabilah dan Melody kepada Anggoro .
" Pagi , non ! Seperti biasa kalian berdua tambah cantik aja ! " puji Anggoro .
" Ah , Mas Anggoro ini menggombal ! Suka sekali ngegombalin cewek - cewek aja ! " ejek Nabilah . Tiba - tiba Lisa datang dengan muka geram . " Nabil , katakan dimana Ayu ?! " tanya Lisa yang terlihat marah besar itu . " Lisa , ada apa denganmu , kau terlihat marah hari ini ? No , It doesn't look like that . But it's true ! " ejek Melody . " Diam kau !! " bentak Lisa . " Hm , Ayu hari ini tidak masuk . Kata Kak Novitha dia sedang demam hari ini ! " jelas Nabilah . " Hmp . Pengecut . Dia benar - benar pengecut !! " omel Lisa yang terlihat benar - benar jengkel dan marah kepada Ayu .
Tiba - tiba terdengar suara dari dalam kelas . " Tolong . . Tolong !! " kata Dewi , Lia , dan Ayunin yang terdengar meminta - minta tolong . " Ada . . ada apa ?! " tanya Pak Bus dan seluruh guru itu yang juga terlihat was - was . " Ju . . Junior , pak ! dia pingsan dalam kelas ! " jelas Dewi khawatir . " Astaga ! Ayo kita semua segera kesana ! " suruh Abah Najib dan Pak Parni Hadi itu . " Baik ! " jawab mereka serempak .
" Astaga ! J . . Junior ! " Ucap Lisa yang langsung pergi meninggalkan Nabilah , Melody , dan Mas Anggoro itu . " Ayo , Melody . Kita kesana juga ! " suruh Nabilah . " Okelah ! " sahut Melody .
Sementara itu dirumahnya Ayu . Ayu merasakan perasaan yang benar - benar nggak enak . Perasaan yang seperti akan kehilangan sesuatu yang amat berharga . " Hah , perasaan apa ini ?! Aku merasakan hal yang buruk akan terjadi ! " kata Ayu yang merasa khawatir tentang perasaannya itu .
Kembali keruang kelas , dimana Junior ditemukan pingsan . " Junior . . Junior , bangun . . bangun ! " suruh Abah Nadjib dan para guru lainnya . " Ayo , kita segera membawanya kerumah sakit ! " suruh Abah Nadjib . " Baik , Pak . Biar aku dan Pak Mahali yang membawanya ! " aju Pak Bus yang terlihat gelisah itu . Kemudian Junior digendong oleh Pak Mahali . Sesampainya diluar ruang kelas . " Junior . . !! Junior !! Bangun . . bangun !! Tolong bangunlah ! " harap Lisa yang menghawatirkan kondisi Junior yang pingsan itu . " Bangun Junior . . bangun !! " kata Lisa sambil menangis . " Sudahlah , Lisa . Lebih baik kau segera menyingkir supaya kami bisa membawanya kerumah sakit segera ! " suruh Pak Bus terburu - buru itu . " B . . baik ! " jawab Lisa sambil melepaskan tangan Junior yang sedang pingsan itu . " J . . Junior , ada apa denganmu ?! " tanya Melody cemas . " J . . Junior ! " kata Nabilah pelan .
Akhirnya Juniorpun dibawa kerumah sakit . Keesokan harinya , Nabilah yang menemani Junior itu segera menelepon Ayu . Meskipun dia tahu kalau Ayu sekarang masih belum sembuh . " Ayu . . Hallo . . Ayu ! " telepon Nabilah yang terlihat cemas itu . " Hallo , siapa ya ?! " tanya Ayu pelan . " Ayu , ini aku Nabilah . Aku meneleponmu karena ada masalah besar ! " jawab Nabilah diteleponnya . " Masalah ? masalah apa ?! " tanya Ayu sedikit khawatir . " J . . . Junior . Dia . . dia ! " jawab Nabilah dari teleponnya yang terdengar sedang benar - benar khawatir itu . " Dia . . dia kenapa , Nabil ?! " tanya Ayu yang mulai benar - benar khawatir . " Junior . . junior , dia masuk rumah sakit kemaren ! " jawab Nabilah yang kemudian menangis .
“ WHATT !!! “ jawab Ayu kaget . “ Apa kau benar ?! “ Tanya balik Ayu yang sudah was – was itu .
“ Bener , Ayu ! “ jawab Nabilah sambil menangis diteleponnya . “ Bisakah kau datang kesini sekarang ,
walaupun sekarang ini kau lagi sakit ?! “ pinta Nabilah yang masih saja menangis diteleponnya itu .
"B . . Baik ! Rumah sakit mana ?! “ Tanya Ayu yang mulai terburu – buru untuk segera menjenguk Junior dirumah sakit .
“ Rumah sakit Ngudi Waluyo ! “ jawab Nabilah . dan akhirnya dia menutup teleponnya itu . Bersamaan dengan itu ,
teman – temannya sampai dirumah sakit yang dimaksut .
“ Nabilah , bagaimana keadaan Junior saat ini ?! “ Tanya teman – teman Junior yang baru datang itu . “ Dia masih belum sadarkan diri ! “
jelas Nabilah . “ Hm , memangnya Junior pingsan karena apa ?! “ Tanya Elen pelan . “ Aku belum tahu . Orangtua Junior sendiri tidak menjelaskannya padaku ! “
jelas Nabilah lagi . “ Ini pasti karena Ayu !! “ sahut Lisa yang mempersalahkan Ayu dalam masalah ini . “ Lisa , jaga ya omonganmu itu !! “
bentak semuanya terkecuali Lisa .
“ Mengapa kau segitu yakinnya kalau Ayulah penyebabnya ?! “ Tanya Umam , Maftukhan , Berlyn , dan Danang . “ Aku punya bukti og ! “ jelas Lisa yang terlihat yakin seyakin – seyakinnya kalau Ayulah yang menyebabkan semua ini . “ Bukti ? Bukti apa ?! “ timpal Susi dan Astrid . “ Nih ! “ kata Lisa sambil memberikan sepucuk kertas kepada mereka .
“ Tapi apa hubungannya dengan Ayu , he ?! “ bentak Vicka . “ Kau itu bodoh , Vicka ! Junior jadi seperti ini karena Ayu telah menolak cintanya ! “ ejek Lisa . “ Emangnya benar begitu , kah ?! “ Tanya Ratna . “ Tentu saja donk ! Ayu gitu loh . Diakan mudah sekali mendapatkan pacar , tetapi yang ditolaknya hampir semuanya gila ! “ tambah Vivi .
“ Vivi , Lisa , hentikan ! Itu tidak bisa dijadikan sebuah bukti ! “ jelas Umam . “ Diam kau , Umam !! “ bentak Lisa yang terlihat sangat marah itu . Kemudian Umam menghela nafas sebentar . “ Lisa , ku tahu perasaanmu itu yang sama – sama menyukai Junior , tapi kau seharusnya mau terima pada saat Junior menolakmu beberapa bulan lalu ! “
kata Umam yang menasehati Lisa . “ Itu pasti karena Ayu ! “ keluh Lisa lagi . “ Diam !! “ bentak Elen dengan suara agak keras . “ Hi , ini bukan saatnya berdebat satu sama lain . Kalian kupanggil kesini Cuma untuk menjenguk Junior bukan untuk adu mulut ! “ bentak Nabilah . “ Oke , cynn ! “ balas Umam tersenyum . “ Pokoknya aku akan tetap menunggu Ayu disini ,
lalu akan kubalas perbuatan dia kepada Junior beberapa hari yang lalu ! “ Kata Lisa geram .
Akhirnya Ayupun sampai diruang dimana Junior dirawat inap . “ H . . hai ! “ sapa Ayu yang agak murung itu . “ A . . Ayu ! “ balas Nabilah dan teman – temannya , terkecuali Lisa dan Vivi . “ Oh , jadi kau masih berani menunjukkan mukamu disini ya , Ayu ! “ ejek Lisa yang terlihat geram dan benci itu pada Ayu . “ Lisa , apa yang kau katakan ?! “ Tanya Ayu yang sedikit ketakutan itu .
“ What !!! Kau masih belum menyadari apa yang telah kau lakukan , he ?! “ bentak Lisa yang semakin menjadi – jadi . “ Kau tak tahu kalau dirimulah yang menyebabkan Junior kaya gini ! “ tambah Vivi yang juga kesal sekali kepada Ayu itu . “ Apa salahku ?! “ Tanya Ayu yang bertanya – Tanya apa salahnya itu . “ Nih , sepucuk surat yang ditulis dalam kelas sebelum dia pingsan kemaren ! “ Kata Lisa sambil menyodorkan sepucuk kertas tadi kepada Ayu dengan mood marah besar .
“ Lisa , apa yang kau lakukan ?! “ bentak Melody geram . “ He ? mengapa ?! “ Tanya Lisa sambil menunjukkan muka yang bikin orang kesal . “ Lisa , kenapa kau tunjukkan surat itu pada Ayu , he ?! “ sahut Umam dan teman – temannya . “ Hmph , bukankah harusnya begitu . Ayu itu harus tau atas perbuatannya itu !! “ balas Lisa sebel . “ Tapi kau telah membuatnya menangis ! “ keluh Ratna dan Vicka . “ Memangnya kenapa ? masalah buat lu ?! “ ejek Lisa yang masih saja bawel itu . “ Kau !! “ ujar Nabilah sambil berjalan mendekati Lisa . “ Coba katakan sekali lagi !! “ bentak Nabilah yang benar – benar sudah marah itu . “ Hentikan ! “ suruh Susi , Elen , dan Resa yang mencoba melerai perkelahian antara Lisa dengan Nabilah itu . “ Lisa , Ayu itu juga teman baikmu , iyakan ? mengapa kau jadi sepicik dan sejahat itu , Lisa ! “ ujar Susi menasehati Lisa . “ Hmp , teman baik ? ngga lagi kaliie ?! “ jawab Lisa sambil membuang muka dari Susi .
Akhirnya Susipun selesai menceritakan ceritanya kepada Handy . “ Oh , begitu . Tapi og , ceritamu itu singkat amat sih ! “ ujar Handy . “ Sudahlah , lain waktu saja ! aku mau pulang dulu , karena pasti orangtuaku sudah mencari – cariku dari tadi ! “ kata Susi dan akhirnya diapun pulang . “ Hmm , Ayu . . berat sekali beban hidupmu itu ! “ kata Handy dalam hati .
Keesokan harinya , tepat hari minggu Handy berkunjung kerumah Ayu . Sesampainya disana , dia dikejutkan dengan rumah milik Ayu yang benar – benar menajubkan .
Tok . . tok . . tok . terdengar ketukan dari gerbang utama rumah Ayu itu . Mendengar kalau ada seseorang yang berkunjung , akhirnya Ayupun membuka gerbang .
“ Handy ! “ sapa Ayu setelah membuka gerbang .
“ Ayu ! “ sapa Handy .
“ Handy , ayo masuk ! “ kata Ayu yang mempersilahkan Handy untuk masuk . “ Iya , baiklah ! “ jawab Handy dan akhirnya diapun masuk kerumah Ayu bersama dengan Ayu . Sesampainya diteras rumah Ayu “ Memangnya ada apa kau datang kemari , Handy ?! “ Tanya Ayu . “ Ya , aku hanya ingin berkunjung saja og ! “ jawab Handy . “ Oh , ya . Aku hampir lupa . Silahkan duduk dulu , biar aku buatkan syrup dan makanan ! “ kata Ayu ramah . “ Ah , ngga usah repot – repot ! “ balas Handy . “ Nggak og . Tunggu sebentar ya ! “ kata Ayu yang segera kembali masuk kedalam rumah dan segera menuju kedapur . “ Hm , rumah milik Ayu ini besar sekali ya ! Dimana - mana terdapat kolam renang dan taman yang indah ! “ puji Handy dalam hati .
Perhatian Handy langsung terkejut ketika dia melihat sebuah makam yang berada ditengah – tengah taman yang indah itu .
“ Makam ? makam siapa itu ya ?! “ Tanya Handy dalam hati .
Sementara itu didapur . Ayu melihat Mak Ijah dan Pak Salim yang sedang asyik ngobrol itu .
“ Eh , Mak Ijah dan Pak Salim . Kalian sedang apa disini ?! “ Tanya Ayu . “ Eh , non Ayu ! Kami cuman lagi ngobrol soal sesuatu aja og ! “ jawab Mak Ijah . “ Bener , non ! “ tambah Pak Salim . “ Ya , udah ! Mak Ijah tolong buatkan es jeruk dan makanan ya buat temanku ! “ suruh Ayu ramah . “ Baik , non ! “ jawab Mak Ijah ramah . “ Permisi dulu , non ! “ kata Pak Salim yang segera kembali kepekerjaannya sebagai satpam rumah . “ Baiklah kalau begitu . Aku tunggu diluar ya , bi ?! “ ujar Ayu dan akhirnya dia kembali keteras .
Kembali keteras rumah Ayu . “ Hai , Handy . sudah menunggu lama ya ?! “ Tanya Ayu yang baru saja keluar dari rumah itu . “ Eh , ngga og . “ jawab Handy . “ Oh ya , Ayu . Sebenarnya makam siapa yang ada ditaman itu ?! “ Tanya Handy penasaran . “ Oh , itu . Itu adalah makam dari saudara kembaranku ! Kata Ayah dia meninggal saat aku berusia tujuh tahun dikarenakan kecelakaan ! “ jawab Ayu sedih . “ Astaga . Maaf telah menanyakan hal itu ! “ kata Handy sambil meminta maaf . “ Ini , fotonya ! “ kata Ayu sambil memberikan foto saudara kandungnya yang ternyata cacat pada kakinya . “ Ayu , mengapa adikmu ini kakinya pincang ?! “ Tanya Handy lagi . “ Ngga tau aku . By the way , namanya adalah Viona ! Sedari kecil aku dengannya itu hidup kami dipisahkan satu sama lain ! “ jelas Ayu yang sedikit murung itu . “ Mengapa ?! “ Tanya Handy lagi . “ Ngga tau aku ! Tapi kata Mak Ijah , biar nanti kami tidak tahu kalau kami ini bersaudara ! “ jelas Ayu . “ Hm , Memangnya kenapa kalau kalian tahu ? “ Tanya Handy penasaran . “ Kata Mak Ijah , orangtua kami akan merasa malu kalau mereka mempunyai keturunan yang cacat , oleh sebab itu adik kembarku itu dirawat sama Mak Ijah hingga berumur sampai enam tahun , sebelum dia jatuh kejurang ! “ jelas Ayu yang sedikit meneteskan air matanya . “ Sebenarnya makam itu tidak berisi mayatnya Viona . Karena ketika dia jatuh dari jurang , kami semua tidak bisa menemukannya , bahkan Kapolsek Jakarta Ir . Rio dan kedua asistennya yang bernama Khalim dan Felix Hasan tidak bisa menemukan mayat Viona . Jadi ya aku buat aja makam itu ditaman ! “ jelas Ayu menangis . “ Oh , begitu . Maaf ya aku sudah menanyakan soal itu ! “ kata Handy sambil meminta maaf . “ Nevermind ! “ sahut Ayu .
“ Oh ya , Handy . By the way , apakah kau tahu kalau Kepolisian Jakarta Pusat mau berkunjung kesekolah kita besok ? “ Tanya Ayu . “ Ngga tuh ! memangnya kenapa og mereka mau berkunjung kesekolah kita ?! “ jawab Handy . “ Kata Susi , mereka mau ngadain penyuluhan tentang bahaya narkoba gitu ! “ jelas Ayu .
Akhirnya es jeruk dan roti yang disuruh Ayu hidangkan , akhirnya tiba juga dimeja Handy .
“ Ini , den . minum dan rotinya ! “ kata Mak Ijah yang dengan ramah menghidangkan makanan dan minuman itu kepada Handy . “ Ah , ngga usah repot – repot ! “ jawab Handy sedkit sungkan . “ Ngga og ! “ balas Mak Ijah . “ Ini , bi . yang namanya Handy itu ! “ sahut Ayu . “ Oalah ini to orangnya itu . Dia tampan amat yah ! “ puji Mak Ijah . “ Ah , ngga og . Biasa – biasa aja ! “ balas Handy yang mulai terlihat malu . “ Handy , ini dia Mak Ijah itu ! Dia merupakan pembantu terhebat disini ! “ puji Ayu sambil tersenyum . “ Salam kenal kalau gitu ! “ kata Handy . “ Ya , sama – sama ! “ jawab Mak Ijah dan kemudian dia kembali kedapur .
“ Ayu , bolehkan aku Tanya padamu sesuatu yang amat penting ?! “ Tanya Handy pelan . “ Bolehlah ! kau inikan pacarku . Masa pacarnya nanya gak boleh sich ! “ jawab Ayu sambil tersenyum . “ Ayu , kau pernah sahabatankan dengan Lisa ?! “ Tanya Handy ragu . “ Maaf , aku . . aku tidak bisa menjawabnya ! “ jawab Ayu yang terlihat gugup dan murung itu . “ Kenapa ?! “ Tanya Handy penasaran . “ Maaf , Handy ! Darimana kau bisa tau akan hal itu ?! “ Tanya Ayu curiga . “ Darimana aku tau itu bukan masalah , tapi masalahnya adalah itu benar atau nggak ?! “ pental Handy . “ Aku ngga bisa jawab deh pertanyaan itu ! “ jawab Ayu yang terlihat semakin gelisah . “ Tapi . . ?! “ keluh Handy . “ JANGAN TANYA SOAL ITU LAGI , OK !! “ bentak Ayu yang terlihat sudah kehilangan kendali atas emosinya itu . “ A . . ayu ! “ ujar Handy pelan . “ Maaf Handy , aku ngga bermaksut untuk menyakitimu ! Tapi memang aku ngga bisa ataupun mau menjawab pertanyaan itu ! “ kata Ayu sembari meminta maaf kepada Handy . “ Sebenernya kau tau hal itu darimana , Handy ?! “ Tanya Ayu curiga . “ Ok , aku tau hal itu dari Susi . Dia kemaren menceritakan kisahmu dengan Lisa semasa kalian awal bermusuhan ! “ jelas Handy . “ Ok . . ok ! aku akan jawab pertanyaanmu itu sedikit . Aku memang pernah berteman dengan Lisa . Permusuhan diantara kami dimulai ketika Lisa melihatku dengan Junior berduaan ditaman sekolah , selain itu Lisa juga menganggapku sebagai satu – satunya alas an kenapa Junior meninggal ! “ ujar Ayu yang sedikit jengkel ketika menceritakan hal itu . “ Hmm , begitu ! “ sahut Handy . “ Handy , lebih baik kau pulang hari ini ! karena sekarang aku lagi ngga mood untuk ngobrol ! “ suruh Ayu yang dengan muka sebel dan sedih menyuruh Handy untuk pulang . “ Oh well . Kalau begitu aku pamit dulu ! “ ujar Handy yang mulai pergi meninggalkan rumah Ayu .
Ketika sampai digerbang rumah Ayu , Handy segera dicegat oleh Pak Salim .
“ Tunggu , den ! “ suruh Pak Salim
“ Ada apa , pak ?! “ Tanya Handy .
“ Kenapa aden pulang cepat sekali ? padahal kulihat non Ayu senang sekali ketika ngobrol dengan Aden ! Sebenarnya ada apa sich , den ?! “ pertanyaan Pak Salim yang cukup panjang itu . “ Ngga apa – apa og ! “ bales Handy . “ Oh ya , Den kalau datang kesini jangan pernah Tanya ke non Ayu tentang saudara kembarnya juga tentang Lisa ! “ nasehat Pak Salim . “ Memangnya kenapa , pak ?! “ Tanya Handy penasaran . “ Non Ayu itu sangat terpukul ketika dia kehilangan adik perempuannya itu , selain itu dia juga masih membenci satu sama lain dengan Lisa ! “ jelas Pak Salim . “ Aku dah tau og . Dia yang cerita semuanya padaku ! “ jawab Handy . “ Okelah kalau begitu , aku pamit pulang dulu ya pak ! “ kata Handy sambil mengucapkan salam kepada Pak Salim . “ Oh ya , Den ! Sepuluh hari lagi , Non Ayu mengadakan acara ulang tahun . Aden datang ya ! “ ajak Pak Salim . “ Ulang tahun ? Ulang tahun keberapa , pak ?! “ Tanya Handy kaget . “ Ketujuh belas , den ! “ balas Pak Salim . “ Okedah ! “ jawab Handy dan akhirnya diapun keluar dari gerbang depan rumah Ayu .
Keesokan harinya , pada hari Senin . Tepat jam 06:03 pagi , disekolah .
“ Hm , Ayu . Aku punya sebuah berita besar untukmu ! “ kata Susi yang secara tiba – tiba mengejutkan Ayu ditempat duduknya . “ Berita besar apa sich ?! “ Tanya Ayu . “ Elen , Elen sudah pulang dari Belanda . Dan dia berencana untuk bersekolah disini lagi ! “ jelas Susi . Mendengar berita itu , Ratna langsung panik . “ What !! OMG !! ini benar – benar gawat nih ! Jikalau Elen dan Lisa berniat untuk mengganggu Ayu . This is perfect time donk ! “ ujar Ratna yang terlihat panik itu . “ Sudahlah kalian berdua . Jangan bahas masalah seperti itu lagi . Aku jauh lebih khawatir jikalau Vivi masuk lagi kesekolah ini ! “ jawab Ayu dingin .
Sementara diruang kepala sekolah , Elen yang baru saja pulang dari Belanda itu memutuskan untuk masuk lagi di SMAN Gemilang .
“ Ada apa Elen ?! “ Tanya Abah Najib . “ Aku ingin sekolah disini lagi , pak ! “ jawab Elen pelan . “ Hm , tapi kau sudah tidak aktif lagi disini sejak 3 bulan ! “ ujar Abah Najib . “ Maaf , Abah ! Aku selama 3 bulan itu sedang disuruh orangtuaku untuk ikut menjalankan proyek perusahaan ayahku . Tapi meskipun begitu , aku disana tetap belajar og disalah satu SMA di Amsterdam ! “ jelas Elen . “ Hm , coba kulihat raport prestasimu disana ! “ pinta Abah Najib . “ Ini ! “ jawab Elen sambil memberikan raport prestasinya itu ke Abah Najib . Dan Abah Najib langsung mengamati prestasinya Elen diluar negeri . “ Hm , nilai prestasimu bagus banget , Elen ! Kau ini sudah menyamai Ayu ! “ puji Abah Najib . “ Ealah . . menyamai Ayu ! Ogah ah , cewek lugu itu . OMG ! “ bawel Elen . “ Apa maksutmu ? Ayu sekarang ini bukanlah Ayu tiga bulan lalu ! “ bantah Abah Najib . “ Oh , well , nevermind ! jadi gimana Abah ?! “ Tanya Elen . “ Ok , kau bisa bersekolah lagi disekolah ini ! “ ujar Abah Najib . “ Nanti biar Pak Hakim yang mengantarmu kekelas ! “ suruh Abah Najib dan kemudian diapun pergi kegerbang sekolah , karena Kapolsek Rio , dan dua asistennya sudah sampai di SMAN Gemilang .
“ Permisi , pak ! Kami dari kepolisian mau melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba ! “ ijin Kapolsek Ir.Rio . “ Waduh , anak – anak belum pada masuk nih . gimana kalau satu jam lagi ?! “ jawab Pak Bus . “ Baik ! “ kata Ir.Rio .
Kembali kepada Elen yang sedang menunggu diruang kepala sekolah . “ Hm , sekolah ini jauh lebih indah daripada 3 bulan lalu ! “ puji Elen dalam hati . “ Kira – kira kenapa ya sekolah ini jadi sebagus ini , dan siapakah yang mampu mengangkat sekolah ini jadi seperti ini ?! “ Tanya Elen yang masih bertanya – Tanya .
Sementara itu diruang kelas Ayu . Ayu yang menjabat sebagai ketua kelas langsung melihat – lihat daftar piket .
“ Hm , piket hari ini adalah Dewi , Lia , Astrid , Ndari , Richard , Manfaat , dan Lisa ! “ kata Ayu .
Akhirnya tak berselang lama kemudian , Dewi , dan Lia datang kesekolah . “ Hai , guys ! “ sapa Dewi dan Lia . “ Hai ! “ jawab Ayu , Susi , dan Ratna . “ Dewi , Lia . Kalian punya jadwal piket hari ini . Jadi kalian harus membersihkan kelas ini sekarang ! “ suruh Ayu tegas . “ Okedeh ! “ jawab Dewi dan Lia serempak . Dan akhirnya mereka berdua menyapu diluar kelas .
10 menit kemudian , Ndari , Richard , dan Manfaat tiba disekolah . “ Hai , guys ! “ sapa Ndari , Richard , dan Manfaat . “ Hai juga ! “ jawab Ayu dan teman – temannya . “ Kalian bertiga juga mendapat jadwal piket . Ayo segera bersih – bersih ! “ suruh Ayu tegas . “ Oke ! “ sahut Ndari dan Manfaat . Kemudian mereka berdua pergi membuang sampah ke TPS sekolah . “ Kenapa kau tidak melaksanakan piket , Richard ?! “ Tanya Ayu tegas . “ Maaf , aku akan ikut Ndari membuang sampah ! “ jawab Richard murung . “ Kenapa kau murung hari ini Richard ?! “ Tanya Ayu khawatir . “ Aku Cuma habis browsing internet hingga larut malam ! “ jelas Richard . “ Ya , udah . Jangan mengeluh , cepat kerjakan tugas piketmu ! “ suruh Ayu tegas . “ Baik ! “ jawab Richard yang langsung pergi menyusul Ndari dan Manfaat .
“ Hei , kenapa kau bentak – bentak dia seperti itu Ayu ? “ Tanya Minuril . “ Maaf aku ngga bermaksut begitu , tapi tugasku sudah begitu . Aku sebagai ketua kelas itu memikul tanggung jawab yang amat berat dipundakku . Jadi aku ngga boleh lembek atau terlalu soft gitu ! “ ujar Ayu . “ Apa jadianmu dengan Handy membuatmu jadi seperti ini , Ayu ?! “ Tanya Minuril pelan . “ Ini tidak ada hubungannya dengan hal itu . Tapi tugas adalah tugas dan peraturan adalah peraturan ! “ jelas Ayu tegas .
Tak lama kemudian Astrid dan Lisa tiba dikelas . “ Astrid , Lisa . Aku perintahkan kalian untuk piket hari ini ! “ suruh Ayu tegas . “ Hmp , ogah ! “ bentak Astrid dan Lisa . “ Apa ? Kau mencoba untuk membantahku ya ?! “ Tanya Ayu yang mulai geram itu . “ Jikalau kau ingin piket , ya piket sendiri sana ! “ bentak Lisa . “ Apa katamu ?! Aku ini adalah ketua kelas disini , jadi kau itu harus mengikuti aturan – aturanku donk ! “ jelas Ayu yang mulai marah itu . “ Sudah . . sudah ! Ayu , calm down ! “ ujar Susi . Dan akhirnya Ayupun kembali tenang dan Astrid juga Lisa segera duduk dibangkunya masing – masing .
Setengah jam kemudian 7 menit sebelum bel masuk berbunyi . “ Hallo , guys ! “ sapa Handy . “ Hai , Handy ! “ jawab siswa – siswi serempak , terkecuali Astrid dan Lisa . “ Susi , aku ingin bertanya padamu ! “ ujar Ayu pelan . “ Ada apa ? “ Tanya Susi pelan . “ Jadi kau ya yang menceritakan hubunganku dengan Lisa pada Handy ?! “ Tanya Ayu pelan . “ Iya , Emangnya kenapa ?! “ jawab Susi pelan . “ Kenapa kau ceritakan masa laluku padanya sih ?! “ Tanya Ayu lagi dengan suara pelan . “ Sudah seharusnya Handy mengetahui tentang semua ini , Ayu ! “ jelas Susi pelan . “ Tapikan ngga juga cerita masa laluku ketika aku berteman dengan Lisa juga kali ! “ keluh Ayu pelan . “ Memangnya kenapa ? Handy ngomong ya tentang masalah itu padamu ? “ Tanya Susi pelan . “ Iya . Akukan jadinya sebel kalau aku ditanyain soal peristiwa itu . “ keluh Ayu . “ Hm , good morning , baby ! “ sapa Handy mesra . “ Pagi ! “ sahut Ayu . Tiba – tiba terdengar suara bisingan dari bangku Astrid . “ Tsk ! “ keluh Astrid yang terlihat seperti cemburu pada Ayu . “ Ada apa , Astrid ?! “ Tanya Handy curiga . “ Bukan urusan lu !! “ bentak Astrid yang terlihat semakin jealous itu dan akhirnya dia memutuskan keluar dari ruang kelas . “ Ada apa sih dengan Astrid itu ?! “ Tanya Handy . “ . . . . . “ tidak ada sepatah katapun yang muncul dari bibir Ayu .
Akhirnya bel masukpun berbunyi , yang menandakan awal dari pelajaran untuk hari ini .
“ Assalamu’alaikum wr.wb ! “ salam dari Pak Bus .
“ Waalaikumsalam wr.wb ! “ sahut siswa – siswi serempak .
“ Ok , anak – anak . Hari ini aku tidak akan mengajar kalian dengan pelajaran Geografi . Dikarenakan bapak Kapolsek Jakarta , Ir.Rio dan kedua asistennya , Khalim , dan Felix Hasan mau mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba ! “ ungkap Pak Bus . “ Hore . . ! “ teriak siswa – siswi riang . “ Pak , Rio . Kami persilahkan untuk masuk ! “ suruh Pak Bus . “ Baik ! “ jawab Ir.Rio dan kedua asistennya dengan tegas .
Akhirnya Kapolsek Rio , dan kedua asistennya yang bernama Khalim dan Felix itu masuk .
“ Pagi , anak – anak ! “ sapa Ir.Rio . “ Pagi , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Permisi , aku mau pergi keruang kepala sekolah dulu ya ! “ ijin Pak Bus yang kemudian pergi keluar ruang kelas dan segera menuju keruang kepsek . “ Ok , diantara kalian semua ini , apakah kalian tahu apa narkoba itu ?! “ Tanya Pak Khalim ramah . “ Tau , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Ok , siapa yang bisa menjelaskan kepadaku apa itu narkoba dihadapan kelas ? “ Tanya Ir.Rio ramah . Akhirnya Ayupun mengangkat tangannya . “ Oh , jadi kau ya ! Ok ayo jelaskan dihadapan kelas ! “ suruh Felix ramah . Akhirnya Ayupun langsung menjelaskan secara terperinci . “ Anak ini , apakah aku pernah bertemu dengannya ?! “ Tanya Ir.Rio dalam hati . “ Bagus sekali , nak . Kau mampu menjelaskan tentang narkoba itu secara terperinci ! “ puji Ir.Rio dan kedua asistennya . “ Tentu saja , Ayu gitu loh ! “ tambah siswa – siswi serempak . “ Ayu . . ? Hey apa kau ini anak perempuan dari bapak Idris itu ?! “ Tanya Ir.Rio kaget . “ Iya . Pak Idris adalah ayah saya ! “ jawab Ayu . “ Ada apa , pak ?! “ Tanya siswa – siswi serempak . “ Eh , ngga ada apa – apa og ! “ jawab Ir.Rio panik .
45 menit kemudian penyuluhan dari kapolsek Ir.Rio dan kedua asistennya itu selesai .
“ Baiklah , berhubung dengan penyuluhan tentang narkoba telah selesai , kami ucapkan terima kasih kepada kalian semua karena sudah mau bekerja sama dalam acara yang singkat ini ! “ ungkap Ir.Rio . “ Selanjutnya kami akan mengadakan penyuluhan narkoba lagi di kelas lain ! “ ujar Khalim . “ Tetap waspada kepada narkoba . Karena narkoba bisa menghancurkan sebuah bangsa . Waspadalah – waspadalah ! “ nasehat Felix Hasan . Dan akhirnya merekapun keluar dari ruang kelas dan menuju ruang kelas yang lainnya .
10 Menit kemudian , Pak Hakim masuk ruang kelas .
“ Pagi , anak – anak ! “ sapa Pak Hakim ramah .
“ Pagi , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak .
“ Sebelum kumulai pelajaran kita hari ini , aku akan memperkenalkan seorang murid pada kalian . Elen masuklah ! “ ungkap Pak Hakim .
Akhirnya Elen memasuki ruangan . “ Ok , Elen . Tolong perkenalkan dirimu , karena hari ini kulihat ada murid baru dikelas ini ! “ suruh Pak Hakim . “ Baik , pak ! “ jawab Elen .
“ Hallo , perkenalkan namaku Elensyah Intan P . Aku dulu siswi dari sekolah ini juga . Tiga bulan lalu aku disuruh ayahku ke Belanda untuk belajar mengurusi proyek perusahaan keluarga gue ! “ jelas Elen dingin .
“ Ini . . ini benar – benar gawat ! “ ujar Susi . “ Ada apa , Sus ?! “ Tanya Handy . “ Elen sudah kembali itu artinya keadaan Ayu semakin terpojok . “ jelas Susi . “ Mengapa ?! “ Tanya Handy penasaran . “ Kau tahukan kalau Lisa itu jarang sekali mengganggu Ayu ! “ jelas Susi . “ Ya , terus ! “ kata Handy . “ Itu karena Lisa hanya menunggu saat yang tepat untuk mengganggunya . Dan waktu yang tepat itu ya sekarang ini ! “ jelas Susi . “ Karena Ayu dengan Astrid sudah musuhan . Kukira Ayu sekarang ini tidak punya siapa – siapa yang bisa melindunginya ! “ ujar Susi . “ Jadi kalau begitu , dia dalam masalah besar donk ! “ sahut Handy yang khawatir akan kondisi Ayu . “ Iya , masalah besar yang bahkan lebih dari yang dia bayangkan . Apalagi kalau Vivi juga ada ! “ jelas Susi . “ Shit ! Mereka tega melakukan hal itu pada Ayu hanya karena balas dendam atas kematian Junior ! “ jawab Handy .
“ Handy , Susi . Apa yang sedang kalian berdua bicarakan itu ?! “ Tanya Pak Hakim yang mempergoki mereka berdua lagi asik ngobrol . “ Eh , ngga pak ! ngga ada apa – apa og ! “ jelas Susi yang tertangkap basah lagi ngobrol dengan Handy . “ Kalau begitu kenapa kalian berdua berisik ?! “ Tanya Pak Hakim lagi . “ Ngga ada apa – apa og ! “ jawab Handy yang juga tertangkap basah lagi ngobrol dengan Susi . “ Sudahlah , bapak nggak mau tau . Pokoknya kalian maju kedepan kelas sekarang dan meminta maaf kepada Elen karena kalian telah mengganggunya ! “ suruh Pak Hakim . “ B . . baik , pak ! “ sahut Susi dan Handy sambil maju kedepan kelas .
“ Ayo , minta maaf ! “ suruh Pak Hakim . “ B . . baik . Maafkan kami , ya Elen ! “ ujar Handy dan Susi . “ Hmph . Pak , aku ngga butuh permintaan maaf dari mereka berdua , pak . That’s disgusting ! “ ejek Elen dingin . “ Apa katamu ?!! “ sahut Handy sebel . “ Kau itu sampah yang perlu dibuang ketempat sampah , Handy ! “ ejek Elen lagi . “ K . . kau ! “ kata Handy yang terlihat mulai geram kepada ejekan Elen tadi . Akhirnya Elen menginjak kaki Handy . “ Aduh , sakit ! “ keluh Handy . “ Hmp , kau lemah , kid ! “ ejek Elen . “ Hore ! Rasakan itu , Handy . “ sorak Lisa . “ Elen , Lisa hentikan ! “ suruh Pak Hakim . “ Baik , pak ! Kau beruntung hari ini , kid ! “ ujar Elen sambil menunjukkan muka seramnya pada Handy . “ Yai . . ! “ sahut Handy yang ketakutan itu . “ Ok , kalian bertiga boleh duduk lagi ! “ suruh Pak Hakim . “ Baik ! “ jawab Handy , Susi , dan Elen dan kemudian mereka kembali ketempat duduknya masing – masing . “ Hore , teman baikku sudah kembali ! “ ujar Lisa yang terlihat senang sekali melihat teman baiknya sudah kembali .
“ Ok , Mari kita mulai pelajarannya , hari ini aku akan mengajarkan pelajaran ekstrakulikuler pada kalian , yaitu ‘ Computing basic and Networking web ‘ ! “ kata Pak Hakim . “ Baik , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Oke , siapa diantara kalian yang berbakat ? selain Ayu dan Elen ?! “ Tanya Pak Hakim . “ Handy , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Apa , aku ?! “ Tanya Handy kaget . “ Bagus , anak baru dengan segudang pengalaman ! “ puji Pak Hakim . “ Ayo , nak ! Kerjakan soal yang kuberi dihalaman 8 ini didepan kelas ! “ suruh Pak Hakim sambil tersenyum . “ Handy mana bisa sich . Pelajaran itu dulunya hanya Junior , Melody , Nabilah , Umam , Danang , dan Ayu yang pandai dalam pelajaran itu diseluruh Jakarta ini ! “ ujar Lisa dan Elen dalam hati mereka sendiri . “ Baik , pak ! “ jawab Handy yang langsung maju kedepan kelas untuk mengerjakan soal yang diberi oleh Pak Hakim itu . Pelajaran yang dikasih oleh Pak Hakim itu merupakan salah satu pelajaran tersulit diantara lima pelajaran . “ Waow , hebat sekali kau ini , Handy ! Kau menyelesaikan soal ini dengan sempurna . Aku belum pernah melihat kerjaan sesempurna ini sejak Junior meninggal empat bulan lalu ! “ Puji Pak Hakim yang benar – benar terkesan dengan kerjaan milik Handy itu . “ What !! Handy bisa mengerjakan soal itu ?!! “ kata Lisa dan Elen yang benar – benar kaget kalau Handy bisa mengerjakan soal itu dengan sempurna . “ . . . . “ hanya senyuman yang keluar dari mulut Handy yang ditujukan kepada Lisa dan Elen . “ Ini . . ini tidak mungkin . Siapakah sebenarnya Handy itu ? Atau jangan – jangan dia itu . . . “ kata Elen dalam hati yang mulai mencurigai Handy . “ Sial , siapakah kau ini , Handy ?! “ Tanya Lisa dalam hati . “ Hebat , dia menghitung angka – angka biner dan desimalnya benar dan ngga ada satupun yang salah atau terlewatkan ! “ ujar Maftukhan yang terlihat benar – benar takjub atas pekerjaan Handy . “ Bagaimana dia bisa mengkalkulasikan nilai – nilai biner dan decimal itu bersamaan ya ? Padahal di Jakarta ini , hanya Nabilah yang bisa melakukannya dengan akurat . Aneh , benar – benar aneh kau Handy ! “ kata Ayu dalam hati yang terus curiga dan penasaran kepada identitas Handy yang sebenarnya . “ Sudah , kau boleh duduk Handy . Ayo kalian semua berikan tepuk tangan kepada salah satu orang jenius kita ini , Handy ! “ suruh Pak Hakim . Akhirnya mereka memberi tepuk tangan sebagai tanda kekaguman mereka kepada Handy .
65 menit kemudian , jam bel istirahat berbunyi . Dan tentu saja kalau semua siswa langsung keluar ruang kelas dan segera menuju kekantin .
“ Huft . Setelah ini pelajaran Biologi selanjutnya Bahasa Inggris kemudian Akuntansi dan terakhir Matematika . “ keluh Handy . “ Pelajaran setelah ini sulit – sulit semua ! “ keluh Handy lagi dan dia memutuskan untuk pergi kekantin .
Sementara itu , dikantin terjadi perbincangan antara Lisa dengan Elen .
“ Eh , Lisa . Siapakah Handy itu ?! “ Tanya Elen pelan . “ Mana gue tau ! “ sahut Lisa . “ Kaukan sudah lama disini , jadi kau pasti tau tentangnya ! iyakan , Lisa ?! “ pancing Elen supaya Lisa mau menceritakan tentang Handy . “ Ok , aku kasih tau . Yang kutahu dia masuk sekolah kita dua minggu lalu dan dia langsung jadi pahlawan kesiangan deh buat si Ayu ! “ jelas Lisa . “ Dia tinggal disebuah rumah kontrakan di sebelah barat sekolah kita , ya sekitar 300 meter-an lah ! “ tambah Lisa . Akhirnya pelayan kantin itu datang . “ Mbak , mau pesen apa ?! “ Tanya pelayan kantin itu . “ Oh . . iya . Aku mau pesan pizza dan es Mangga ! “ jawab Elen . “ Aku sama . Oh ya , mas . Kau disini baru ya ?! “ Tanya Lisa . “ Iya , nih ! Aku disini baru tiga hari ! “ kata pelayan kantin itu . “ Namamu siapa ? “ Tanya Lisa . “ Namaku Anton , mbak ! Aku juga dulunya alumni sekolah sini lho ! “ kata Anton . “ Iyakah ? taun berapa ?! “ Tanya Elen . “ Bersama dengan mas Anggoro ! “ jawab Anton . “ Oh ya , Mbak . Katanya disini ada tiga bidadari ? Dimana mereka mbak ?! “ Tanya Anton . “ Oh , tiga bidadari ya ? siapa aja mereka ?! “ Tanya Lisa penasaran . “ Bagaimana kamu sih , Lisa ? Ya tentu saja Nabilah , Melody , dan Ayu donk ! “ jelas Elen yang sedikit sebel kepada Lisa . “ Ah , iya . Mereka itu mbak ya kumaksut ?! “ Tambah Anton . “ Organisasi ‘ tiga bidadari ‘ itu sudah bubar tiga bulan lalu , ketika Nabilah meninggal dalam kecelakaan ! “ jelas Lisa sambil murung . “ Jadi benar ya itu , Lisa ? kalau Nabilah itu mati kecelakaan ! “ Tanya Elen shock . “ Iya “ jawab Lisa sedih . “ Yah , sayang sekali , mah ! Padahal aku ingin ketemu sama Nabilah itu ! “ ujar Anton .
Akhirnya Ayu tiba dikantin . “ Mas , pesan makanannya donk ! “ panggil Ayu . “ Mas , itu dia yang namanya Ayu ! “ ungkap Elen . “ Oh dia ya ! “ sahut Anton . “ Cepat , mas ! “ panggil Ayu lagi . “ B . . baik , mbak ! “ jawab Anton yang segera menghampiri Ayu itu . “ Mau pesen apa mbak ? “ Tanya Anton ramah . “ Aku pesan es jeruk aja mas ! “ jawab Ayu . “ Baik . pesanan anda akan segera siap ! “ sahut Anton .
Sementara itu , diluar gerbang sekolah . Danang dan teman – temannya sedang asyik ngobrol .
“ Wauh ! Sekolah ini jadi sepopuler ini ! Siapa ya yang membuatnya jadi seperti ini ? “ Tanya Vivi kagum . “ Populer gimana ? Lha sekolah ini sedari dulu hanya seperti ini aja ! “ jawab Irfan . “ Dulu waktu kita sekolah disini , sekolah ini belum sampai keagretasi luar Jakarta , tapi sekarang sekolah ini sudah menembus keagretasian luar Jakarta ! Bukankah itu menajubkan ! “ jelas Vivi . “ Ah , whatever ! “ sahut Irfan .
Akhirnya Danang dan Darti datang . “ Danang , sedang apa kau disini ? “ Tanya Vivi kaget . “ Oh , aku hanya lewat sekaligus ingin melihat – lihat sekolah lama gue ! “ jawab Danang . “ Sedang apa kalian disini ? “ Tanya Darti . “ Sama , kami lagi melihat – lihat sekolah lama kita aja og ! “ jawab Irfan . “ Menurut kabar disini ada siswa baru yang amat pintar . Bahkan kejeniusannya mampu melampaui Junior dan Nabilah ! “ ungkap Danang . “ Apa ? Apa yang kau katakan itu benar , Danang ?! “ Tanya Vivi dan Irfan kaget . “ Iya , aku baru saja di SMS sama Elen dan Lisa ! “ jawab Danang . “ Bahkan dia masuk kesini karena beasiswa sebagai anak jenius dari bapak Jokowi lho ! “ tambah Danang . “ Kau tahu siapa namanya ? “ Tanya Vivi . “ Ngga tau . Elen maupun Lisa ngga memberitahu aku siapa namanya itu ! “ ujar Danang . “ Kalau begitu , posisi kita dalam organisasi akan tersaingi donk ! “ kata Darti . “ Sudahlah kalian ngga perlu takut . Mana mungkin dia bisa masuk kedalam organisasi kita ! “ jawab Danang . “ Tapi , kata Elen dia siswa yang aneh . Parasnya dan sikapnya hampir sama dengan Junior ! “ jelas Danang lagi . “ Tapi kan Junior sudah mati empat bulan lalu ! “ bantah Vivi dan Darti . “ Aku juga ngga tau itu ! “ jawab Danang .
Akhirnya Danang menyuruh Vivi untuk masuk kehalaman sekolah dan mencoba mencari tahu siapakah dia sebenarnya .
Di lain pihak , Ayu yang sudah selesai makan di kantin itu langsung pergi ke taman . Dan disana dia terkejut melihat seseorang . Siapakah dia yang sebenarnya .
“ Hm , Handy . . ! Sebenarnya siapakah dirimu ini ? “ Tanya Ayu dalam hatinya . “ Kau baru masuk disini dua minggu lalu , tapi kejeniusanmu sudah melebihi Junior , Nabilah , Melody , Umam , Danang , dan aku ! “ ujar Ayu yang penasaran dengan Handy . Akhirnya Ayu kaget dengan datangnya Vivi . “ Ayu ! “ panggil Vivi . “ Eh , Vivi , ada apa ?! “ Tanya Ayu yang ketakutan itu . “ Dulu kau berani memukulku karena kau ada dipihaknya Junior , tapi sekarang ngga akan ada yang melindungimu ! “ sahut Vivi marah atas peristiwa beberapa bulan yang lalu . “ T . . tapi aku ngga sengaja og ! “ jawab Ayu yang ketakutan itu .
“ Hei , hentikan ! “ panggil Handy dari kejauhan . “ Siapa kau ini , kid ?! “ Tanya Vivi . “ Aku adalah aku ! “ jawab Handy . “ Oh , jadi kau ini adalah pahlawan kesiangannya Ayu ya ?! “ ejek Vivi . “ Tidak , aku adalah pacarnya ! Jikalau kau ingin tau namaku yang sebenarnya , namaku adalah Handy ! “ ujar Handy . “ Oh begitu , kid ?! “ ejek Vivi . “ I think so ! “ jawab Handy . “ Oh , jadi kau mencoba mempermainkanku ya , kid ?! “ ujar Vivi . “ Ngga , I’m just scolding you ! “ ejek Handy . “ Kau . . ! “ jawab Vivi yang semakin marah itu . “ Organisasi Senior gangstars kalian ini adalah organisasi gangstars yang sudah waktunya dibuang ketempat sampah ! “ ejek Handy . “ Kau berani menghina serikatku ?! “ tanya Vivi yang sudah benar – benar marah itu . “ Yep , you’re alright ! “ jawab Handy . “ Jangan Handy , dia itu adalah Vivi , salah satu pimpinan di Senior Gangstars ! “ kata Ayu yang terlihat khawatir akan keselamatan Handy . “ Sudahlah Ayu , aku akan baik – baik saja ! “ jawab Handy sambil tersenyum .
Dan pada akhirnya Handy berhasil mengalahkan Vivi dalam perkelahian itu .
“ Shit ! “ kata Vivi yang terlihat gigit jari itu . “ Kau masih terlalu lemah , Vivi ! “ ejek Handy . “ S . . siapa kau sebenarnya ? “ Tanya Vivi yang terlihat shock dan penuh Tanya pada Handy itu . “ Sudah kukatakankan kalau aku adalah aku ! “ jawab Handy . “ Aku belum pernah dipermalukan seperti ini oleh siapapun , terkecuali oleh Junior . Tapi kau bisa mengalahkanku juga . ! “ ujar Vivi yang terlihat ketakutan itu . “ Sudahlah . Jangan sekali – kali lagi kau dan seluruh anggota serikatmu mengganggu Ayu lagi . Dan bila kalian masih melakukannya , aku akan menghancurkan serikat gangstars kalian semua ! “ ancam Handy .
Akhirnya Lisa dan Elen datang ketempat dimana Vivi dan Handy berkelahi .
“ Vivi , apa yang terjadi padamu ? “ Tanya Lisa kaget . “ Elen , Lisa , tolong bantu aku bangun ! “ suruh Vivi murung . “ Baik ! “ jawab Lisa dan Elen serempak dan kemudian mereka berdua membantu Elen untuk bangun . “ Lisa , Elen . Jangan sampai aku melihat kalian ataupun seluruh anggota Senior gangstars lagi mengganggu Ayu , kalau tidak serikat kalian itu akan aku hancurkan hingga berkeping – keping ! “ ancam Handy lagi . “ Apa ?!! Kau berani mengancam kita ?!! “ Tanya Lisa kaget . “ Sudah , Lisa dan Elen . Lebih baik kita segera pergi dari sini ! “ suruh Vivi . “ Tapi ? “ keluh Lisa . “ Sudahlah , Lisa . Apa yang dikatakan oleh Vivi itu ada benarnya ! “ ajak Elen . “ B . . baiklah kalau begitu ! “ jawab Lisa dan akhirnya mereka bertiga pergi .
“ Handy , siapa sebenarnya dirimu ini ? “ Tanya Ayu yang benar – benar terkejut karena Handy berhasil mengalahkan Vivi itu . “ Eh , mengapa kau bertanya ? “ Tanya Handy balik . “ I’m just curious . Kau orang baru disini og berani dan bisa mengalahkan Vivi ! “ jawab Ayu penasaran . “ Aku itu ngga suka melihat kekerasan maupun kejahatan didepan mataku sendiri , selain itu aku nggak mungkin diam saja melihat pacarku disakiti seperti itu ! “ kata Handy serius . “ Sudahlah , ayo kita kembali kekelas ! “ ajak Handy . “ Baiklah ! “ jawab Ayu . Dan akhirnya mereka berdua segera kembali keruang kelas .
Sementara itu dari kejauhan ada seseorang yang mengawasi mereka . Tidak salah lagi orang itu adalah Umam .
“ Handy , sepertinya kau sudah mulai ingat siapakah dirimu yang sebenarnya ! “ ujar Umam dalam hati . “ Begitu kau sudah ingat semuanya , aku akan datang menemuimu Handy ! “ kata Umam dalam hati .
Sepuluh menit kemudian , bel masuk setelah istirahat berbunyi . Dan seluruh siswa – siswipun segera kembali keruang kelasnya masing – masing .
“ Assalamu’alaikum wr.wb ! “ salam pembuka dari pak Mualim . “ Waalaikumsalam wr.wb “ jawab siswa – siswi serempak . “ Piye kabar’e cah – cah ? “ Tanya Pak Mualim yang ditambahi lelucon . “ Oh , apik – apik wae pak de ! “ jawab siswa – siswi serempak sambil tertawa . “ Yo wes . Sekarang waktunya apa anak – anak ? “ Tanya Pak Mualim . “ Waktunya pelajaran Biologi , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Ya udah . Mari saja kita mulai pelajaran kita siang hari ini ! “ suruh Pak Mualim . “ Baik , pak ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ And alwoys remembered that this sturdy always connected by the nature ! “ jelas Pak Mualim yang kata – kata ejanya salah – salah itu . “ Salah pak . Yang benar itu gini ! ‘ And always be remember that this study always connected by the nature ‘ yang benar itu gitu , pak ! “ jelas Ayu . “ Iya . . iya , Ayu . Aku . . cuman bercanda doank og ! “ jawab pak Mualim . “ Hu . . . Pak Mualim bohong ! “ ejek siswa – siswi serempak . “ Sudah . . sudah . Ayo kita mulai pelajarannya , teman – teman ! “ ajak Ayu . “ Oke ! “ jawab siswa – siswi serempak .
Sementara itu , Vivi yang sudah sampai diluar sekolah segera menghubungi teman – temannya .
“ Hallo , guys . Bisakah kau jemput aku sekarang ? “ Tanya Vivi di handphone nya yang terlihat sudah luka – luka itu . “ Hallo , maaf aku ngga bisa menjemputmu karena aku lagi nge-date nih sama Darti ! “ balas Danang lewat HP-nya . “ Ya , udah . Suruh aja Farkan atau Ryan buat jemput aku disini , tolong ! “ sahut Vivi di HP-nya yang berharap pertolongan itu . “ Baik . . baik . Aku akan menyuruh Farkan buat jemput kamu ! “ jawab Danang di HP-nya . Dan kemudian Danang menutup HP-nya . “ Aku jadi benar – benar penasaran sama seseorang yang namanya Handy itu . Lebih baik aku bersekolah disini lagi , dan mencari tahu tentang siapakah sebenarnya Handy itu . “ kata Vivi dalam hati .
Beberapa menit kemudian , Farkan yang disuruh Danang untuk menjemput Vivi itu datang .
“ Vivi , apa yang terjadi padamu ?! “ Tanya Farkan kaget melihat Vivi yang luka – luka itu . “ Hari ini adalah hari sialku , u’know that ! “ jawab Vivi yang terlihat begitu kesalnya . “ Memangnya ada apa ?! “ Tanya Farkan . “ Aku baru saja dipermalukan oleh salah satu murid baru disekolah itu ! “ jawab Vivi kesal . “ Siapa yang melakukannya padamu ? Ayo katakan siapa dia ! “ ujar Farkan . “ Kau takkan menang melawannya . Sudahlah ayo kita pergi dari sini ! “ jawab Vivi . Dan akhirnya mereka berdua pergi menuju ketempat dimana Danang dan Darti lagi kencan .
Sementara itu , dilain tempat Umam yang sedang mengunjungi makam Nabilah , dikejutkan dengan kedatangan Melody yang marah – marah .
“ Say , meskipun dirimu sudah ngga ada , tapi cintaku padamu takkan pernah hilang ! “ kata Umam yang sambil meratapi makam Nabilah . “ Bohong ! “ sahut Melody yang benar – benar marah kepada Umam itu . “ Melody ? Kau sudah pulang dari Jepang ?! “ Tanya Umam yang benar – benar kaget akan kedatangan Melody itu . “ Sudah . Karena aku tau kalau ini saatnya kau berziarah kemakam Nabilah ! “ ucap Melody yang terlihat benci pada Umam itu . “ Kau tau Umam , gara – gara dirimu aku kehilangan sahabat baikku ! “ ujar Melody yang amatlah benci pada Umam atas peristiwa itu . “ Maaf kalau begitu . “ jawab Umam sambil meminta maaf kepada Melody . “ Maaf ? mudah sekali kau mengatakannya ! “ ejek Melody yang terlihat benci dan marah itu . “ Jadi kau masih mempermasalahkan peristiwa itu ya ?! “ Tanya Umam . “ Hmp . Tentu saja ! “ jawab Melody dingin . “ . . . . “ hanya senyuman yang muncul dari bibir Umam dan akhirnya dia pergi meninggalkan Melody sendirian dimakam Nabilah . “ Tidak berguna !! “ teriak Melody sambil membuang bunga pemberian Umam diatas makam Nabilah . “ Nabil , kenapa kau tinggalkan kami semua secepat ini ?! Bahkan aku belum ngomong kalau kau ini sebenarnya adalah adik kandungku ! “ kata Melody yang meratapi makam Nabilah dengan tangis .
Kembali kesekolah SMAN Gemilang , diruang guru . seluruh guru yang tidak mengajar , melakukan rapat kecil – kecilan . Membahas siswa yang akan diikutkan lomba ‘ Province Study learning contest ‘ .
“ Hm , bagaimana ini . Waktunya ‘ Province Study Learning Contest ‘ sebentar lagi , dan kita belum menentukan siapa kandidat siswa yang berhak mengikuti ajang lomba itu . “ keluh Pak Mahali dan Pak Komaruddin . “ Aku baru mendapat dua orang kandidat . Dan peraturannya harus ada lima kandidat ! “ jawab Pak Mujab . “ Ayu dan Astrid , kah ?! “ Tanya Bu Dwi . “ Iya . Sedangkan dua lagi kalau menurutku yang cocok adalah Diah dan Maftukhan . “ ungkap Pak Mujab . “ Tapi siapa yang satunya ? “ Tanya Pak Bus . “ Adakah diantara kalian yang punya ide ?! “ Tanya Abah Najib dan Parni Hadi . Dalam kebisuan menentukan kandidat terakhir yang akan ikut dalam lomba itu , Pak Hakim datang keruang guru . “ Handy , aku memilih dia sebagai kandidat terakhir ! “ sahut Pak Hakim yang tiba – tiba datang keruang guru itu . “ Pak Hakim , apa kau yakin mau memilih Handy sebagai kandidat tahun ini ? diakan baru masuk sekolah sini dua minggu lalu ! “ ujar Bu Iin dan Pak Mujab .” Iya , aku yakin akan hal itu ! “ jawab Pak Hakim seyakin – yakinnya . “ Mengapa kau memilihnya ? aku ingin tau ! “ Tanya Pak Bus dan Pak Mahali . “ Kejeniusannya itu sudah melampaui Junior , Nabilah , Umam , Melody , Danang , Maftukhan , juga Ayu ! “ ungkap Pak Hakim sepede itu .” Akuratnya dalam menggabungkan angka biner dan decimal sangatlah detail , sama seperti Nabilah dulu ! “ tambah Pak Hakim . “ Hahaha , masa sih ? Dia bisa melampaui keakuratannya hitungan juara nasional kita , Nabilah ?! “ Tanya Abah Najib dan semua guru yang terlihat ngga percaya sama sekali dengan ucapan Pak Hakim itu . “ Kalau masih ngga percaya , tes aja dia nanti ! “ suruh Pak Hakim . “ Baiklah kalau begitu ! “ jawab semua guru yang sedang rapat itu .
Kembali keruang kelas , dimana Handy dan teman – temannya lagi sibuk mengerjakan soal yang diberikan oleh Pak Mualim .
“ Siapakah diantara kalian yang bernama Handy ?! “ Tanya Pak Mualim . “ Saya , pak ! “ jawab Handy sambil mengangkat tangan keatas . “ Kau ini benar – benar jenius , Handy . 50 Soal yang kuberikan dapat kau kerjakan dengan sempurna dan tanpa salah satupun ! “ puji Pak Mualim . “ APA ?!! Handy bisa mengerjakan 50 soal tes dari Pak Mualim dan dapat mengerjakannya tanpa salah sama sekali ??! “ sahut siswa – siswi dalam kelas , bahkan Ayu , Astrid , Maftukhan , Diah , Amidanal , Anis , dan manfaat terkejut mendengar kabar ini .
Akhirnya jamnya Pak Mualim yang berkisar sekitar 75 menit itu berakhir . Tepat pada jam 11:23 siang , ada surat dari Mas Anggoro .
“ Assalamu’alaikum wr.wb ! “ salam dari Anggoro .
“ Wa’alaikum salam wr.wb ! “ jawab siswa – siswi serempak .
“ Ayu , ayo kesini ! “ suruh Anggoro supaya Ayu mau maju kedepan . “ Ada apa , mas ? “ Tanya Ayu pelan . “ Karena Bu Lilik tidak bisa hadir hari ini , kalian akan diberi tugas untuk mengerjakan soal Bahasa Inggris di halaman 4 hingga 8 ! “ jelas Anggoro pelan . “ Baik , mas . Aku mengerti ! “ jawab Ayu pelan . Dan akhirnya Anggoro keluar ruang kelas dan kembali menuju pos nya . “ Teman – teman , berhubungan karena bu Lilik ngga bisa hadir hari ini , dia memberi tugas kita untuk mengerjakan soal halaman 4 hingga 8 ! “ jelas Ayu dengan suara keras . “ Oke . “ jawab siswa – siswi serempak . “ Senengnya jikalau melihat teman – temanku kompak begini ! “ ujar Ayu dalam hati sambil tersenyum .
“ Handy , apa kau butuh bantuan ?! “ Tanya Ayu sambil tersenyum . “ Eh , ngga og . Aku pasti bisa mengerjakan soal Bahasa Inggris ini sendiri ! “ jawab Handy yang terlihat PD . “ Oh iya ? Bagus donk ! “ jawab Ayu sedikit sebel karena merasa dicampakkan oleh Handy .
Tiba – tiba Astrid datang kebangku Handy sambil sedikit menggoda Handy .
“ Hei , Handy . Bisakah kau bantu aku mengerjakan soal yang ini ?! “ pinta Astrid . “ Hm , aku bisa og . Maksut dari ‘ Expressing Pleasure/Displeasure ‘ itu adalah ‘ mengungkapkan rasa senang / tidak senang ‘ ! “ jelas Handy . “ Astrid , mengapa kau melamun sambil senyum – senyum gitu ?! “ Tanya Handy yang memergoki Astrid sedang melamun sambil tersenyum kepadanya . “ Eh , ngga ada apa – apa og ! “ jawab Astrid . “ Jadi sedari tadi kau hanya melamun doank donk , Astrid ?! “ Tanya Handy sebel . “ Ngga og . Apa yang kau jelaskan tadi aku paham og ! “ jawab Astrid . “ Huft , Astrid itu . . ! “ ujar Ayu dalam hati yang terlihat cemburu melihat Astrid mendekati Handy . “ Ada apa Ayu , og dirimu terlihat gelisah seperti itu ?! “ Tanya Manfaat dan Ndari . “ Eh , ngga og . Ngga ada apa – apa og ! “ jawab Ayu panik .
Sementara itu , Vivi yang dibonceng Farkan akhirnya sampai juga ditempat dimana Danang dan Darti lagi kencan .
“ Lho , kalian og kemari sich ?! “ Tanya Danang kaget dan merasa terganggu karena waktu pacarannya diganggu dengan kehadiran Vivi dan Farkan . “ Maaf , aku ngga tau kalau bos lagi nge-date sama Darti ! “ jawab Farkan . “ Ada apa , Vi ? “ Tanya Darti . “ Dimana kau mendapatkan luka – luka itu , Vi ?! “ tambah Danang kaget . “ Ini , adalah perbuatan dari salah satu murid baru di SMAN Gemilang ! “ jelas Vivi kesal . “ Siapa yang melakukannya ? “ Tanya Danang khawatir . “ Dia itu Handy namanya ! “ jawab Vivi kesal . “ Siapa dia ? “ Tanya Darti dan Farkan . “ Ya murid baru lah ! “ jawab Vivi kesal . “ Apakah dia yang disebutkan dalam SMS-nya Elen dan Lisa ?! “ Tanya Danang penasaran . “ Perhaps . But one thing is certain , kalau dia itu sikap dan sifatnya memang benar – benar mirip sekali dengan Junior ! “ ungkap Vivi . “ Gawat nih . Lebih baik besok kalau aku nggak sibuk , aku cari tau tentang dia aja ! “ jawab Danang .
Tiba – tiba Melody sampai ditempat dimana Danang dan teman – temannya lagi berunding mempermasalahkan tentang kedatangan siswa baru misterius , Handy .
“ Melody , kau sudah pulang dari Jepang ya ?! “ Tanya Danang dan teman – temannya . “ Danang , Kakakmu itu benar – benar menyebalkan sekali ya ! “ ujar Melody sambil mencekik Danang . “ Karena aku tidak bisa meluapkan amarahku pada kakakmu itu , lebih baik aku luapkan amarahku padamu , Danang ! “ ujar Melody yang ingin meluapkan amarah atas Umam itu pada Danang . “ Hey . . . hey tunggu dulu . Salah apa aku , Melody ?! “ Tanya Danang yang sedikit ketakutan itu . “ Itu adalah pertanyaan yang paling bodoh yang pernah kudengar darimu , Danang ! “ ujar Melody . “ Hentikan . . hentikan ! “ sahut Vivi , Darti , dan Farkan yang melerai perkelahian mereka . Akhirnya Melody melepaskan cekekannya pada Danang . “ Melody , di SMAN Gemilang sudah ada siswa baru lho yang mampu mengalahkan kejeniusanmu dan kejeniusan Nabilah ! “ ujar Vivi yang mencoba memprovokasi Melody . “ Hmp , mustakhil . Di seluruh Jakarta ini ngga ada yang bisa menyaingi kejeniusanku dan Nabilah ! “ sahut Melody dingin . “ Lihat saja , beberapa hari lagi , tepat pada ajang ‘ Province Study Learning Contest ‘ dan lihatlah hasilnya . Kau pasti akan terkejut ! “ jawab Danang . “ Hmp . Aku jadi penasaran . Oke , I guess I’ll have look that person ! “ kata Melody dingin . “ Tapi jikalau kalian berbohong , maka aku akan mencari kalian satu per satu ! “ ancam Melody . Setelah mendengar kejelasan dari Danang , Melody pun langsung pergi . Entahlah dia pergi kemana .
Kembali keruang kelas XI IPAS 2 ( Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial ) .
“ Akhirnya selesai juga ! “ ucap Ayu senang karena sudah menyelesaikan tugasnya . “ Sama donk , Ayu ! “ sahut Handy . “ Sekarang ini tinggal pelajaran Matematika ! “ tambah Handy . “ Itu adalah pelajaran favoritku , kau tau , Handy ! “ kata Ayu . “ Oh , begitu . Akan kukalahkan kau Ayu dimata pelajaran Matematika hari ini ! “ tantang Handy sambil tersenyum . “ Ok , aku terima og tantanganmu itu ! “ jawab Ayu yang menerima tantangan dari Handy .
Tiba – tiba Bu Dwi datang kekelasnya Handy dan Ayu . Dia ingin langsung kekelasnya Handy karena dia ingin membuktikan dengan matanya sendiri tentang kejeniusan Handy yang pernah dikatakan Pak Hakim dengan seyakin – yakinnya itu .
“ Siang , anak – anak ! “ sapa Bu Dwi ramah .
“ Siang , bu ! “ sahut siswa – siswi serempak .
“ Oke , saya akan menyuruh kalian mempelajari buku inti sari matematika ! “ suruh Bu Dwi . “ Halaman yang mana , bu ? “ Tanya Anis dan Minuril . “ Halaman 10 sampai 18 ! “ jelas bu Dwi . “ Baik , bu ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Oh ya , ibu hampir lupa , Handy bisakah kau kesini ? ibu ingin ngomong denganmu ! “ suruh Bu Dwi . “ Ada apa , bu ? “ Tanya Handy . “ Sudah , kesini saja ! “ suruh Bu Dwi . “ Baik , bu ! “ jawab Handy dan kemudian dia langsung menghampiri Bu Dwi dimeja guru . “ Ada apa , bu ? “ Tanya Handy pelan . “ Sebenarnya aku hanya ingin memberimu naskah soal ini , Handy . Tolong kerjakan ya ! “ jawab Bu Dwi . “ Baik , bu ! “ jawab Handy pelan . “ Oh jangan sampai lupa dengan cara pengerjaannya ya ! “ tambah Bu Dwi pelan . “ B . . baik , bu ! “ jawab Handy pelan dan kemudian dia langsung kembali ketempat duduknya . “ Kita lihat seberapa jenius kau , Handy ! “ ujar Bu Dwi dalam hati .
“ Hai , Handy . Apa yang diberikan bu Dwi padamu ?! “ Tanya Dewi , Ayunin , dan Lia penasaran . “ Eh , bukan apa – apa og . Bunda hanya memberikan naskah soal ini ! “ jawab Handy sambil menunjukkan naskah soal yang diberikan bu Dwi tadi kepada Dewi , Ayunin , dan Lia . “ Apa ?! Handy bukankah ini adalah naskah soal matematika yang diberikan bunda untuk Nabilah dan Ayu guna mengetes mereka ! “ jawab Dewi , Ayunin , dan Lia kaget . “ Mengetes ? mengetes untuk apa ?! “ Tanya Handy bingung . “ Ya untuk mengetes kemampuan skill seseorang siswa , apakah dia layak menjadi kandidat yang bisa mengikuti lomba atau tidak . Soal ini termasuk kelas A+ lho ! “ jelas Dewi . “ Sudahlah itu ngga penting . Yang penting sekarang ini aku harus segera mengerjakan naskah soal ini ! “ sahut Handy sambil mengambil naskah soal itu dari tangan Dewi . “ Apakah kau yakin kau bisa mengerjakannya ?! “ Tanya Lia . “ Aku yakin . Ngga ada yang mustakhil didunia ini ! “ jawab Handy yang terlihat yakin itu . “ Hebat kau ini , Handy . Kau tak pernah menyerah , aku salut padamu ! “ puji Dewi , Ayunin , dan Lia .
Sejam kemudian akhirnya Handy selesai menyelesaikan soal yang diberikan bu Dwi padanya .
“ Sudah selesai , bu ! “ kata Handy . “ Oh , tolong bawa kesini . Aku ingin melihat dan mengoreksi kerjaanmu , Handy ! “ suruh Bu Dwi ramah . “ Baik , bu ! “ jawab Handy dan kemudian dia langsung menghampiri meja guru dan memberikan naskah soal tadi kepada Bu Dwi . “ Baik , sekarang kau boleh duduk , Handy ! “ suruh bu Dwi . “ Baik , bu ! “ jawab Handy . Akhirnya Handy pun duduk kembali kebangkunya . “ Ok , anak – anak . Apakah kalian semua sudah selesai ? “ Tanya Bu Dwi .” Belum , bu . Masih separoh jalan og ! “ jawab siswa – siswi serempak . Akhirnya Bu Dwi melanjutkan mengoreksi tugasnya Handy , dan pada akhirnya dia benar – benar terkejut . “ Hah ! T . . tugas ini diselesaikannya dengan sempurna . Perhitungan dan penghitungannya sangatlah akurat dan benar . Dia sudah berhasil menyamai Ayu dan Nabilah . Dia . . dia benar – benar seseorang siswa yang jenius ! “ puji Bu Dwi dalam hati yang sembari kaget melihat kerjaannya Handy . “ Sebaiknya aku menyerahkan tugas ini kepada Abah Najib dan para guru lainnya ! “ kata bu Dwi dalam hati .
“ Ok , anak – anak . Pelajaran kita hari ini kita sudahi sampai disini saja ya ! “ kata bu Dwi pamitan . “ Bunda mau kemana ?! “ Tanya siswa – siswi serempak . “ Aku ada urusan sedikit dengan pak Najib ! “ jelas bu Dwi .
Akhirnya bu Dwi menelepon Mas Anggoro guna membunyikan bel pulangnya . Dan semua siswa dan siswi pun pulang . Sementara itu bu Dwi yang menghadap Abah Najib itu memberikan hasil tugas yang Handy kerjakan itu , dan akhirnya semua guru itupun terkejut .
“ Ini , bah ! bukti kejeniusannya Handy itu . “ kata bu Dwi sambil menyerahkan naskah soal yang Handy kerjakan tadi . “ Apa ? Ini benar – benar menakjubkan . Akhirnya pengganti Junior dan Nabilah muncul juga ! “ puji Abah Najib . “ Coba kulihat ! “ sahut Pak Bus dan Pak Mujab sambil mengambil naskah soal itu . “ Ini incredible . Syukurlah kita mempunyai siswa seperti Handy ini . Ngga rugi deh Bapak Jokowi memberi beasiswa pada anak ini ! “ puji Pak Bus dan Pak Mujab . “ Jadi gimana , apakah dia bisa sebagai kandidat terakhir siswa yang mengikuti ‘ Province Study Learning Contest ‘ itu ? “ Tanya Pak Hakim tersenyum . “ Baik , kita sudah putuskan kalau Handy termasuk kandidat yang akan ikut lomba itu ! “ kata Abah Nadjib sebagai keputusan akhir dari disetujuinya Handy mengikuti lomba itu .
Sementara itu , Handy yang pulang seorang diri itu langsung dicegat oleh beberapa orang . Tidak salah lagi , mereka itu adalah Danang , Vivi , dan Melody .
“ Jadi ini ya , yang namanya Handy itu ? “ Tanya Danang . “ Benar , dia itu Handy yang sudah mempermalukanku tadi pagi ! “ ungkap Vivi . “ Apakah dia yang disebut – sebut oleh Lisa sebagai siswa baru yang mampu mengalahkan kemampuan analisa Nabilah ?! “ Tanya Melody . “ Siapa kalian ini ?! “ Tanya Handy waspada . “ Kau tidak tau kami , kami ini adalah salah satu ketua dari Senior gangstar ! “ jelas Danang . “ Aku ngga punya urusan dengan kalian , jadi jangan halangi jalanku ! “ jawab Handy dingin . “ Kata Vivi kau sudah berhasil mengalahkannya ya ? “ Tanya Danang . “ I . . iya , tapi aku tidak sengaja melakukannya og ! “ jelas Handy ketakutan . “ Hmp , kalau begitu . Kau akan membayarnya ! “ kata Danang sambil memukul Handy , hingga dia terjatuh . “ Vivi , anak cumi seperti ini bisa mengalahkanmu ? Apa kau coba mengadu domba aku dengannya , he ?! “ ujar Danang yang mencurigai Vivi yang mengada – ada . “ Ngga og . Tadi dia ngga selemah seperti itu og ! Swear . “ jawab Vivi sedikit ketakutan itu . “ K . . kalian , tidak ada yang berguna menjadi pemimpin ! “ ucap Handy sambil berusaha berdiri . “ Apa katamu ?! “ Tanya Danang kaget melihat Handy berani mengatakan hal seperti itu . “ Hanya seginikah kekuatan dari Senior gangstars yang terkenal itu ?! “ Tanya Handy dingin . “ Hanya kebencian dan kekejaman yang merakar disemua anggota Senior Gangstar sekarang ini ! “ kata Handy dingin “ Kalian , akan kuhentikan tingkah kalian disini kali ini dan untuk seterusnya ! “ kata Junior dingin . “ K . . kau ?!! “ Kata Danang dan Vivi yang hampir tidak bisa berkata apa – apa melihat tatapan Handy pada mereka . “ Kau itu . . ! “ ucap Melody pelan . “ Mustakhil , dia . . dia sudah mati empat bulan lalu ! “ jawab Melody pelan .
Tak disangka pada waktu yang hampir bersamaan itu , datanglah Ayu , Susi , dan Ratna yang tentu saja langsung melerai mereka .
“ Hentikan ! ! “ teriak Ayu yang mencoba melerai mereka . “ A . . Ayu ! “ ucap Handy pelan . “ Danang , Vivi , Melody , apa yang kalian bertiga lakukan disini ?! “ Tanya Susi dan Ratna curiga . “ Handy , apa kau baik – baik saja ?! “ Tanya Ayu cemas . “ Aku ngga kenapa – kenapa og ! “ jawab Handy . “ Ayu . . ! “ kata Melody . “ Melody . . ! “ kata Ayu balik pada Melody . “ Jadi kau masih sama seperti dulu ya , Ayu ! “ kata Melody dingin . “ Dan kau , kenapa kau sekarang berubah menjadi selicik itu , Melody ?! “ Tanya Ayu pelan . “ Hahaha . . “ tawa Melody . “ Apa yang kau katakan , Ayu ? “ Tanya Melody dengan raut muka licik . “ Sebaiknya kita segera pergi dari sini ! Karena kita takkan mungkin menang melawan Melody ! “ suruh Ayu pelan . “ Ayo ! “ jawab Handy , Susi , dan Ratna . Dan akhirnya mereka berempat kabur . “ Hmp , pengecut ! “ ejek Vivi . “ Kau ini yang pengecut , Vivi ! “ ejek Melody . “ Bersama Melody terus – terusan bisa membuatku gila nih ! “ sahut Danang dalam hati . “ Jangan ganggu aku . Aku mau pulang ! “ ujar Melody dingin dan kemudian dia pulang . “ Menakutkan sekali Melody sekarang ini ! Dia ngga seperti dulu lagi yang selalu periang ! “ keluh Danang yang terlihat ketakutan itu . “ I . . iya kau benar . Apa ini ada hubungannya dengan kematian Nabilah tiga bulan lalu ? “ jawab Vivi . “ Mungkin , But I don’t know for sure ! “ jawab Danang dan kemudian mereka berdua pulang .
Sementara itu Handy , Susi , Ratna , dan Ayu yang berhasil meloloskan diri dari Melody itu terangah – angah karena saking takutnya pada Melody .
“ Siapakah sebenarnya wanita itu ? Raut wajahnya menakutkan sekali ?! “ Tanya Handy yang terangah – angah karena saking takutnya pada Melody . “ Dia . . dia itu Melody , salah satu sahabat terbaik dari Ayu ! “ jawab Susi . “ Sahabat baik ? Ayu mempunyai sahabat yang menakutkan seperti dia ?! “ Tanya Handy kaget . “ Iya , dulu dia ngga seperti itu , tapi setelah meninggalnya Nabilah , dia menjadi seperti itu ! “ jelas Ratna . “ Oh gitu ! “ jawab Handy . “ ngomong – ngomong kog kalian bisa tau kalau aku lagi dicegat sama Danang , Vivi , dan Melody ?! “ Tanya Handy . “ Kami mendapat SMS dari seseorang ! “ jawab Ayu . “ Siapa ? “ Tanya Handy lagi . “ Ngga tau ! “ jawab Ayu , Susi , dan Ratna . “ Ya , udah . Ayo kita segera pulang ! “ ajak Handy dan kemudian mereka berempat pulang bersama – sama . “ Hmp , Aku yang telah menolongmu hari ini , Handy ! Semoga kau tidak ceroboh lagi seperti tadi ! “ kata Umam dalam hati yang sambil sembunyi dari Handy dan ketiga temannya itu . “ Lebih baik aku merantau lagi . Mungkin suatu saat lagi , aku akan masuk kesekolah itu lagi ! “ kata Umam dalam hati dan kemudian diapun pergi .
Lima hari kemudian , tepat hari Sabtu , lima hari sebelum Ayu mengadakan pesta ulang tahunnya . Disekolah , Handy dan teman – temannya lagi sibuk mempersiapkan hadiah yang akan diberikan kepada Ayu . Sebelum Ayu datang kesekolah .
“ Hai , Susi . Apakah kau sudah menyiapkan hadiah untuk ulang tahun Ayu lima hari lagi ?! “ Tanya Handy pelan . “ Udah donk . “ jawab Susi singkat . “ Apa yang ingin kau berikan padanya ?! “ Tanya Handy penasaran . “ Rahasia ! “ jawab Susi singkat . “ Kalau kau , Handy ? apa kau sudah menyiapkan hadiah yang akan diberikan kepada Ayu ?! “ Tanya Susi balik . “ Sudah . Aku sudah mempersiapkan hadiahnya sejak dua hari lalu ! “ ujar Handy . Tiba – tiba Elen segera memecah pembicaraan antara Handy dengan Susi . “ Jadi lima hari lagi , Ayu berulang tahun ya ?! “ Tanya Elen kaget . “ Iya , emangnya kenapa ? Kau mau mengacaukannya ?! “ sahut Susi sinis . “ Ngga og . Aku cuman bertanya aja ! “ jawab Elen . “ Aku tau og , Elen . Kalau kau ini ingin mengacaukan pesta ultahnya Ayu , kan ?! “ Tanya Susi sinis . “ Sudahlah , Susi ! Jangan marahi dia seperti itu ! “ suruh Handy . “ Tapi , Handy ? dia itu salah satu anggota dari ‘ passionate community ‘ bentukan Lisa itu ! “ ujar Susi . “ Pergi sana , Elen !! “ bentak Susi . Dan akhirnya Elenpun pergi dengan raut muka murung . “ Susi apa yang kau lakukan padanya ?! “ Tanya Handy geram . “ Dia itu mata – matanya Lisa , Handy ! Kau tau nggak . “ ujar Susi marah . “ Tapi kau ngga perlu mengusirnya seperti itu donk ! “ jelas Handy . Tiba – tiba Ratna , Maftukhan , dan Manfaat datang . “ Hei , kalian semua sudah menyiapkan hadiah buat Ayu nanti , belum ?! “ Tanya Maftukhan . “ Iya , lho . Kami sudah siap dari kemaren ! “ tambah Manfaat dan Ratna . “ Sudah . Kami sudah menyiapkannya dari beberapa hari lalu og ! “ ungkap Handy dan Susi .
Tiba – tiba Dewi datang kekelas XI IPAS 2 dengan membawa kabar buruk . Kabar buruk dari Ayu .
“ Te . . teman – teman , gawat . . gawat !! “ kata Dewi terengah – engah . “ Dewi , ada apa ?! “ Tanya Handy dan teman – temannya . “ A . . ayu , dia pingsan digerbang sekolah ! “ jawab Dewi terengah – engah . “ Apa ?!! Ayo kita segera kesana ! “ ajak Handy yang langsung pergi kegerbang sekolah bersama yang lainnya . Sementara itu , Ayu yang pingsan digerbang itu langsung dibawa keposnya Anggoro , karena ruang guru masih tutup karena masih jam 05:43 pagi . “ A . . ayu , mengapa kau pingsan ditambah luka – luka begini ?! “ Tanya Anggoro dan Anton khawatir . “ Mas Anton , kelihatannya punggungnya Ayu ditempeli surat deh , Mas . Ayo coba ambil ! “ suruh Anggoro . “ Oke ! “ jawab Anton sambil mengambil sepucuk kertas yang ada dipunggungnya Ayu . “ Ini adalah sepucuk surat dari seseorang berinisial N “ jawab Anton kaget . Isi suratnya adalah ;
“ Siapa yang berani menulis tantangan seperti ini ?! “ Tanya Anggoro dan Anton .
Akhirnya Handy dan teman – teman yang lainnya sampai diposnya Anggoro . Sampai disana Anton langsung memberikan surat tantangan itu pada Handy .
“ Ayu . . Ayu ! “ panggil Handy cemas . “ Tenanglah , Handy . Dia cuman pingsan ! “ tegur Manfaat . “ Ayo kita bawa dia ke UKS ! “ suruh Susi . “ Tunggu dulu ! “ sahut Anggoro . “ Ada apa lagi , mas ?! “ Tanya Handy dan teman – temannya itu . “ Aku punya surat tantangan yang sepertinya ditujukkan untuk anggota Senior gangstars nih ! “ jawab Anton bersamaan dengan itu akhirnya dia memberikan surat tantangan itu pada Handy . Dan kemudian Handy langsung membacanya . “ Bagaimana Handy ? Apa isi suratnya ?! “ Tanya Susi dan Ratna penasaran . “ Gawat ! Sepertinya ini tantangan seseorang dari sekolah lain ! “ jawab Handy was – was . “ Sial , siapa yang berani menulis surat ini sebenarnya ! “ keluh Susi , Maftukhan , dan Manfaat . “ Dia hanya meninggalkan inisialnya saja ! “ ungkap Handy pelan . “ Dia berinisial ‘ N ‘ ! Siapakah dia sebenarnya ?! “ Tanya Handy dalam hati . “ Ayo kita segera membawa Ayu ke UKS !! “ teriak Handy . Dan akhirnya mereka membawa Ayu keruang UKS .
“ Kurasa para anggota Senior Gangstar tau akan siapa orang yang mempunyai inisial ‘ N ‘ itu ! “ kata Handy dalam hati . “ Aku harus segera menanyai seluruh anggota Senior gangstars itu . Karena kupikir yang mereka incar hanyalah anggota – anggota Senior gangstars saja ! “ dugaan Handy dalam hati .
Sementara itu , Lisa yang hampir sampai kegerbang sekolah itu langsung dicegat oleh seseorang misterius . “ Hmp , Lisa ya ?! “ sapa seseorang misterius . “ Siapa kau ini ?! “ Tanya Lisa curiga . “ Oh , aku hanya manusia biasa sama sepertimu , aku berinisial ‘ S ‘ ! “ jawab seseorang misterius itu secara sinis . “ Apa maumu dariku ?! “ Tanya Lisa . “ Aku ngga mau apa – apa ! Aku hanya ingin kau menyerahkan Ayu padaku ! “ jelas seseorang misterius itu .
Tiba – tiba Astrid sampai ditempat Lisa berada sekarang ini yang sedang dicegat oleh seseorang misterius itu . “ Lisa , ada apa ?! “ Tanya Astrid . Akhirnya Astrid menengok kearah orang misterius itu . “ Ha ! Crusader gangstars !! Mau apa mereka kemari ?!! “ Tanya Astrid dalam hati yang terlihat kaget itu .
*Info : Perlu diketahui , kalau Crusader gangstars dulu menduduki posisi teratas 6 tahun lalu dalam blacklist polisi Jakarta . Ini urutannya 3 Blacklist teratas ;
1. Crusader gangstars , pimpinan Queen of Blades – Sistemnya Unknown !
2. Senior gangstars , pimpinan Tom – Sistemnya Unstoppable !
3. The Hatred , pimpinan Sugeng Riyadi – Sistemnya Unknown !
*Info : Perlu diketahui juga kalau 4 tahun lalu ada perubahan dalam ranking blacklist . Ini dia perubahannya ;
1. Senior gangstars , pimpinan Junior – Sistemnya Kedamaian !
2. Crusader gangstars , pimpinan Queen of Blades – Sistemnya Unknown !
3. Mr. X gangstars, pimpinan Mr.X – Sistemnya Unknown and Unstoppable !
4. The Hatred , pimpinan Sugeng Riyadi – Sistemnya Unknown !
*Info : Perlu diketahui lagi kalau empat bulan lalu juga ada perubahan dalam ranking blacklist . Ini dia perubahannya ;
1. The Hatred , pimpinan Sugeng Riyadi , Viona , Nabilah , Tiara – Sistemnya Unknown but Destructive ! Beware of this community !
2. Mr. X gangstars, pimpinan Mr.X – Sistemnya Unknown and Unstoppable !
3. Crusader gangstars , pimpinan Queen of Blades – Sistemnya Unknown ! But their Queen was disappear . For that they have be down their rank to number Third .
4. Dragger gangstars , pimpinan Fauzi , Bagok , dan Angga – Sistemnya Troublemaker !
5. Handsome gangstars , pimpinan Kevin , Roni , Hadi – Sistemnya United ! They made allied with a powerful gangstars , The Hatred !
6. Jix gangstars , pimpinan Caramel – sistemnya politik adu domba ! Only woman may enter this gangstars .
7. Senior gangstars , pimpinan Danang , Ahmadi , Vivi , Lisa , Elen , Ryan , Kepent , Farkan , Irvan – Sistemnya Easy money , easy life ! Danang and the other cannot ruler this gangstars right !
8. SMAN Gemilang 2 gangstars, pimpinan Lutvi dan Imam – Sistemnya Unknown !
9. Nomad gangstars , pimpinan Unknown – Sistemnya Raid , infiltrating , and sabotase ! Beware of this gangstars , though their rank were in bottom , but it can be dangerous if they show in numberous .
10. Ten brother gangstars , pimpinan Bagus , Taufiq , dan Bedik , sistemnya Unknown .
Kembali ke Astrid dan Lisa yang sedang dicegat oleh seseorang misterius. “ Astrid , jadi kau sekolah disini , ya ?! “ Tanya seseorang misterius itu yang kedengarannya mengenal Astrid . “ Siapa kau ini sebenarnya ? “ Tanya balik Astrid . “ Oh , kelihatannya kau sudah lupa padaku , Astrid ! Namaku Nuralitama Cindy , temanmu ! “ jawab Cindy dingin. “ Cindy?? “ ujar Astrid kaget . “ Mengejutkan , iyakan ?! “ kata Cindy sambil sedikit tertawa. “ Kau kenal dia Astrid ?! “ Tanya Lisa pelan . “ Iya , dia adalah salah satu temanku dari SD hingga SMP ! “ jawab Astrid pelan . “ Astrid , apakah kau sudah menemukan jejak ratu kita ?! “ Tanya Cindy. “ Belum ! “ jawab Astrid singkat . “ Oh well . Aku hanya dapat info dari Mhila kalau Ayu itu adalah Ratu kita . Apakah kau tau dimana dia sekarang ini ?! “ Tanya Cindy . “ . . . “ tidak ada sepatah katapun yang muncul dari mulut Astrid . “ Lisa ayo kita segera menuju kesekolah ! “ ajak Astrid pelan . “ Kurasa kau sudah tau dimana dia , katakan Astrid ! “ suruh Cindy yang sudah curiga kalau Astrid mengetahui dimana Ayu sekarang ini . “ Ayo ! “ jawab Astrid dan akhirnya Astrid dan Lisa segera berlari meninggalkan Cindy dan menuju kesekolah . “ Kurasa benar kalau Astrid itu mengetahui sesuatu , Lebih baik aku laporkan hal ini pada bos ! “ jawab Cindy dan akhirnya diapun pergi .
Akhirnya mereka berdua sampai disekolah , tepat digerbang sekolah . “ Astrid , siapa gadis itu ?! “ Tanya Lisa . “ Dia itu adalah salah satu anggota Crusader gangstars . Dia adalah salah satu anggota yang mengusirku dari kelompok itu ! “ ungkap Astrid . “ Tapi katanya dia adalah temanmu ?! “ bantah Lisa . “ Iya , memang . Tapi seluruh anggota Crusader gangstars itu memprovokasinya bersama dengan Mhila , Siwi , dan Ramadanita ! “ jelas Astrid . “ Jadi kau ini benar – benar anggota dari Crusader gangstars ya ?! “ Tanya Lisa kaget . “ Tolong rahasiakan hal ini pada semuanya , Lisa ! Jikalau anggota Crusader gangstars tau kalau aku ada disini , maka kau , Senior gangstars , dan seluruh sekolah ini akan mendapat malapetaka besar ! “ jelas Astrid dan kemudian diapun segera masuk kedalam kelas.
Kembali kepada Handy dan teman – temannya yang membawa Ayu ke UKS . Di UKS
“ Ayu , apa yang sebenarnya terjadi padamu ?! “ Tanya Handy khawatir . “ N . . Nabilah ! “ jawab Ayu yang nglindur itu . “ Nabilah ?! “ Tanya Handy dan teman – temannya . “ Hm, Nabilah ? Siapa dia ?! “ Tanya Handy . “ Dia itu adalah teman baik Ayu yang selalu menjaganya dari gangguan Lisa dan teman – temannya . Dia merupakan pacar dari Umam ! “ jelas Susi . Tiba – tiba Ratna datang ke UKS . “ Guys , bel masuk sudah berbunyi , ayo kita segera kekelas , kalau tidak maka kita bisa kena hukum ! “ ajak Ratna . “ Baik ! “ jawab Handy dan teman – temannya . “ N . . Nabilah ? Apa kau itu benar – benar Nabilah ?! “ Tanya Ayu yang akhirnya membuka matanya itu . “ A . . Aku juga harus segera kembali kekelas ! “ jawab Ayu yang langsung berdiri dan segera menuju kekelas .
Jadwal di kelas XI IPAS 2 hari ini adalah ‘ Algoritm Logical ‘ yang diajarkan oleh Bu Iin .
“ Pagi anak – anak ! “ sapa Bu Iin ramah .
“ Pagi , Bu ! “ jawab siswa – siswi serempak .
“ Ok , kelihatannya ada seseorang yang ngga masuk hari ini deh ! “ jawab Bu Iin . “ Ayu , bu . Dia berada di UKS ! “ sahut Handy . “ Oh gitu , ok aku bisa memakluminya og ! “ jawab Bu Iin . Tiba – tiba Ayu masuk kedalam kelas . “ Saya masuk og bu ! “ kata Ayu yang tiba – tiba masuk kekelas . “ Ayu ?!! “ sahut teman – temannya kaget . “ B . . bukankah kau tadi belum sadar Ayu ?! “ Tanya Handy kaget . “ Aku tak ingin menyusahkan kalian semua , lagipula aku ingin ikut belajar bersama kalian semua ! “ jawab Ayu sambil tersenyum manis kepada Handy dan teman – temannya . “ Sudahlah kalau begitu . Senang bisa ikut belajar bersamamu , Ayu ! “ puji Bu Iin . “ Terima kasih , bu ! “ jawab Ayu sambil berterima kasih .
Akhirnya 90 menit kemudian pelajaran dari Bu Iin itu selesai . Dan bu Iin pun keluar dari ruang kelas XI IPAS 2 .
“ Hi , Ayu . Bisakah kau ceritakan apa yang terjadi padamu tadi pagi ! “ suruh Handy . “ Aku ngga tau persisnya . Ketika aku hendak pergi kesekolah , mereka tiba – tiba mencegatku . Dan tanpa basa – basi lagi mereka langsung menghajarku habis – habisan . “ jelas Ayu sedikit ketakutan ketika menjelaskan hal itu pada Handy . “ Kemudian datanglah seseorang wanita berkaca mata yang menolongku . Aku sih ngga terlalu jelas melihat siapa wanita itu , tapi kelihatannya dia mirip sekali sama Nabilah ! “ jelas Ayu lagi yang masih terlihat shock itu . “ Hm , bukankah Nabilah yang kau tahu sudah meninggal tiga bulan lalu ?! “ sahut Handy . “ Iya , aku tau itu , tapi dia itu benar – benar mirip sekali sama Nabilah ! “ jawab Ayu . “ Oh ya , apa kau tahu siapa yang menyerangmu tadi pagi ?! “ Tanya Handy . “ Hm , kurasa begitu . Aku tau siapa mereka , mereka adalah anggota kelompok Dragger gangstars ! “ jawab Ayu yang sedikit mengingat – ingat peristiwa tadi pagi . “ Apakah yang menyerangmu adalah Fauzi , Bagok , atau Angga ?! “ Tanya Handy . “ Bukan mereka , mungkin salah satu dari anggota mereka ! “ jelas Ayu . “ Oh gitu ! “ sahut Handy . Tiba – tiba Elen datang dan menarik tangan Handy . “ Ayu , bisakah aku ajak Handy kesuatu tempat ?! “ Tanya Elen . “ Oh , ya ! Ngga apa – apa og ! “ jawab Ayu . “ Handy bisakah kau ikut denganku sebentar ?! “ Tanya Elen yang ingin mengajak Handy kesuatu tempat . “ Bisa , bisa og ! “ jawab Handy , dan akhirnya mereka berdua pergi kesuatu tempat diluar kelas .
“ Handy bisakah kau jawab satu pertanyaanku ? “ Tanya Elen . “ Oh jadi rupanya kau hanya ingin bertanya padaku soal sesuatu ya ?! “ ujar Handy yang mengangap Elen hanya bercanda saja . “ Aku serius , Handy ! “ jawab Elen kesal . “ Ok , ok . Kau mau bertanya apa padaku ? katakan ! “ jawab Handy . “ When will your people finally accept that they are beaten and give up their resistance? “ Tanya Elen serius . “ We will fight to the last man “ Jawab Handy serius . “ Jadi kau ini benar – benar . . . “ sahut Elen yang benar – benar terkejut karena Handy berhasil menjawab pertanyaannya . “ Ada apa , Elen ?! “ Tanya Handy . “ Ngga , ngga ada apa – apa og ! “ jawab Elen . “ Sudah kalau begitu , aku mau kekantin aja ! “ jawab Handy dan kemudian diapun pergi kekantin . “ Jadi benar kalau dia itu Junior , lebih baik aku rahasiakan rahasia ini , hingga saat yang tepat ! “ jawab Elen dalam hati . Tiba – tiba Lisa menghampiri Elen . “ Len , Ayo kita kekantin ! “ ajak Lisa . “ Baiklah kalau begitu ! “ jawab Elen dan akhirnya mereka berdua pergi kekantin .
“ Nabilah , apa kau benar – benar masih hidup ?! “ Tanya Ayu dalam hatinya . Ketika Ayu termenung , datanglah Richard yang langsung mengagetkannya . “ Hi , Ayu ! “ sapa Richard . “ Ada apa Richard ? “ Tanya Ayu . “ Sebentar lagi Lomba ‘ Province Study Learning Contest ‘ akan segera diadakan . Apa kau sudah siap untuk hari itu ?! “ Tanya Richard . “ Hm , sudah og . Makanya tadi waktu aku sadar setelah pingsan aku paksakan untuk mengikuti Mapel ! “ jawab Ayu . “ APA!! Kau tadi pingsan , Ayu ?! “ Tanya Richard kaget . “ Iya ! “ jawab Ayu singkat . “ Memangnya kenapa kau bisa pingsan , Ayu ?! “ Tanya Richard khawatir . “ Ketika aku berangkat kesekolah , aku dicegat oleh tiga orang anggota Dragger gangstar . Mereka tanpa pandang bulu langsung menyerangku ! Tapi untungnya ada seseorang yang menyelamatkanku ! “ ungkap Ayu . “ Siapa dia , apa dia itu Handy ?! “ Tanya Richard . “ Bukan og . Aku juga gak tau persis , tapi wajahnya itu seperti Nabilah ! “ jawab Ayu . “ APA ?!! Bukankah Nabilah sudah meninggal tiga bulan lalu ! “ jawab Richard kaget . “ Iya , ini benar – benar aneh , kata Handy orang itulah yang menempelkan surat tantangan pada punggungku ! “ jawab Ayu . “ Richard , bisakah kau ikut denganku nanti ? “ Tanya Ayu . “ Kemana ?! “ jawab Richard . “ Kerumah Melody . “ ucap Ayu . “ What !! Kerumah gadis yang mengerikan itu ?! “ sahut Richard yang benar – benar kaget . “ Melody itu bukanlah wanita seperti dugaanmu itu ! Dia itu gadis baik lho . Ya meski tidak untuk sekarang ini ! “ jawab Ayu . “ Apa yang kau inginkan darinya , Ayu ?! “ Tanya Richard penasaran . “ Aku ingin memberikan surat ini padanya ! “ jelas Ayu . “ Surat , surat apa ? “ Tanya Richard penasaran . “ Aku takkan memberitahumu ! “ jawab Ayu . “ Oh , well . Okelah kalau begitu . Aku mau kekantin dulu ! “ jawab Richard yang kemudian kembali kekelasnya .
Sementara itu dilain pihak , Cindy sampai juga didepan pemimpinnya , Mhila . “ Ada apa kau disini , Cindy ?! “ Tanya Mhila dingin . Aku sudah menemukan lokasi dari Ratu kita ,dia sekarang berada di SMAN Gemilang ! “ lapor Cindy kepada Mhila . “ Bagus , that’s is good ! “ jawab Mhila dingin . “ Dia disana bersama dengan salah satu anggota kita , Astrid ! “ jawab Cindy . “ Astrid katamu ! “ jawab Mhila kaget . “ Iya , kurasa dia sudah berhasil menyusup kesekolah itu , bos ! “ jawab Cindy . “ Apa sudah saatnya buat kita bergerak ?! “ Tanya Cindy . “ Tidak , belum saatnya . Biarkan kelompok – kelompok gangstar yang lain itu bergerak dulu ! “ jawab Mhila .
Sementara itu , dikantin sekolah , Handy terus – terus memikirkan apa sebenarnya yang terjadi kepada sekolahnya itu . “ Hm , kenapa ya sekarang ini masalah demi masalah datang menghampiri sekolah ini ?! “ Tanya Handy dalam hati . Lamunannya itu berakhir ketika dia dikagetkan dengan kedatangan Ayu . “ Jadi kau sedari tadi ada disini ya , Handy ?! “ sapa Ayu . “ Ah , Ayu ! “ jawab Handy . “ Ada apa Handy , og kamu terlihat murung seperti itu ? “ Tanya Ayu . “ Ah , ngga ada apa – apa og ! “ jawab Handy .
Oh gitu . Oh ya , Handy . Abah Najib dan seluruh guru ikut merekomendasikanmu sebagai salah satu kandidat dalam ‘ Province Study Learning Contest ‘ Bagaimana menurutmu ! “ jawab Ayu . “ Ya mau gimana lagi . Aku ngga mau lari dari amanah , jadi aku akan menerima amanah itu ! “ jawab Handy sambil tersenyum . “ Hm , aku salut padamu , Handy ! “ kata Ayu sambil tersenyum . “ Ayu , setiap kali kau tersenyum , kau tambah cantik aja deh ! “ puji Handy . “ Makasih , Handy ! “ jawab Ayu .
Akhirnya jam istirahatpun berakhir , dan tentu saja kalau semua siswa masuk kekelasnya masing – masing . Tepat dikelas XI IPS 1 , kelas Vicka , Shela , Resa , dan Nita .
“ Hallo , guys . kalian sudah pernah ketemu belum sama siswa baru di kelas XI IPAS 2 ? “ Tanya Resa . “ Belum tuh , memangnya kenapa ? “ Tanya Vicka , Shela , dan Nita . “ Kau tau ngga kalau dia beberapa hari lalu berhasil mengalahkan Vivi ! “ ungkap Resa . “ APA !! Serius lu ?! “ Tanya Shela , dan Nita kaget . “ Bercanda . . kamu pasti bercanda , kan ?! “ Tambah Vicka . “ Menurut kalian , apa aku kelihatan sedang bercanda ? Ya tentu saja kalau aku seriuslah ! “ jawab Resa . “ Aku jadi penasaran deh , siapa sebenarnya dia itu ! “ jawab Vicka , Shela , dan Nita yang penasaran tentang seseorang yang sudah berhasil mengalahkan Vivi . “ Nanti waktu istirahat siang kita samperin dia aja ! “ sahut Vicka . “ Ide bagus . Aku harap dia bukan orang yang menyebalkan ! “ jawab Shela dan Resa .
Sementara itu dikelas XI IPAS , yang diajar oleh Bu Lilik itu . “ Good afternoon , student ! “ sapa Bu Lilik . “ Afternoon ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ How are you today ?! “ Tanya Bu Lilik . “ I’m fine , and you ? “ jawab siswa – siswi serempak . “ I’m fine , thank you ! “ jawab Bu Lilik . “ You’re welcome ! “ sahut siswa – siswi serempak . “ Ok , sebelum kita mulai pelajaran hari ini , mari kita berdoa dulu . “ suruh Bu Lilik . “ Siapa giliran yang memimpin baca doa hari ini ?! “ Tanya Bu Lilik . “ Handy , Bu ! “ sahut Ayu . “ Ayu , kenapa kau malah mengajukanku sih ?! “ Tanya Handy sebel . “ Iya , ini gilirannya Handy ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Hm , anak baru ya ?! “ Tanya Bu Lilik . “ Iya , bu ! Aku Handy , pindahan dari SMAN Jakarta 2 “ jawab Handy . “ Oke , kau yang akan memimpin doa sebelum pelajaran hari ini ! “ suruh Bu Lilik . “ Baik , bu ! “ jawab Handy . “ Ok , my friends . Before we get English lesson , let’s open our class by saying Basmallah together ! “ ucap Handy yang memimpin doa sebelum pelajaran dimulai . Dan semua siswa – siswipun mengikutinya . Dan akhirnya pelajaranpun dimulai .
“ Oh ya , ketika aku ngga masuk kemaren kalian dikasih tugas ya sama mas Anggoro ?! “ Tanya Bu Lilik . “ Iya ! Memangnya kenapa kemaren ibu tidak masuk ?! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Oh , aku lagi datang ke acara wisuda anakku ! “ jawab Bu Lilik . “ Oh gitu ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Apakah kalian sudah selesai dengan tugas yang kukasih kemaren ?! “ Tanya Bu Lilik . “ Sudah , bu ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Oke , coba aku lihat tugas kalian ! “ suruh Bu Lilik . Kemudian siswa – siswi pun mengumpulkan tugas bahasa inggrisnya kemejanya guru .
“ Hm , kerjaannya Ayu perfect seperti biasa dapat 100 , Maftukhan , Manfaat , Diah , Astrid , Elen , dan Lisa juga sama – sama dapet 98 . ! “ kata Bu Lilik dalam hati . “ Dibawahnya Susi , Anis , Amidanal , Dewi , dan Ayunin sama – sama dapat 95,5 ! “ kata Bu Lilik dalam hati . “ Dibawahnya Ratna , Minuril , Richard , Faridz , Zaky , Intan , Yusuf , Mamat , sama – sama dapat 92 ! “ jawab Bu Lilik . “ Dibawahnya lagi ada Bahrodin , Rizqi , Berlyn , Imron , Budi , Kurniansyah , Lia , Vitri , Lutvi , Kubro , Huda , dan Syaiful mereka sama – sama dapat 90 dan 87 ! “ kata Bu Lilik dalam hati . “ Hm . . . ! “ Terlihat dia sedang mengoreksi tugas milik Handy . “ Jadi anak ini ya yang selalu diomongin oleh guru – guru itu yang katanya sudah melebihi kejeniusan Nabilah , Melody , Junior , Ayu , Maftukhan , Manfaat , Umam , dan Danang itu ya ! “ kata Bu Lilik dalam hati . Akhirnya Bu Lilik mengingat peristiwa beberapa jam yang lalu ketika dia hendak masuk keruang guru . “ Bu Lilik , nanti kau mengajar kelas XI IPAS ya ?! “ Tanya Pak Khomaruddin dan Pak Bus . “ Iya , memangnya kenapa ?! “ jawab Bu Lilik . “ Bu Lilik , kita dapat tugas dari Abah Najib ! “ ujar Pak Bus . “ Tugas apa ?! “ Tanya Bu Lilik penasaran . “ Tugas untuk mengetes calon kandidat kita yang terakhir ! “ jawab Pak Komaruddin . “ Siapa dia ?! “ Tanya Bu Lilik yang mulai semakin penasaran itu . “ Namanya Handy ! “ jawab Pak Komaruddin . “ Oh siswa baru yang masuk kesini dua minggu lalu ya ?! “ Tanya Bu Lilik . “ Iya benar ! “ jawab Pak Komarrudin . “ Kenapa og siswa baru itu yang baru disini bisa jadi kandidat dari ‘ Province Study Learning Contest ‘ sih ? Ajang itu kan ajang lomba antar provinsi ! “ ujar Bu Lilik . “ Semua guru – guru sudah melihat kalau Handy itu siswa yang mampu melampaui kejeniusan Ayu , Nabilah , Junior , Melody , Diah , Manfaat , Vicka , Sheila , Umam , Danang , dan Elen ! “ jawab Pak Bus . “ Hm , aku jadi penasaran . Oke , aku akan coba tes dia ! “ jawab Bu Lilik . Akhirnya Bu Lilik selesai membayangkan peristiwa itu . “ Handy , kau benar – benar murid terpandai yang pernah kutemui ! “ puji Bu Lilik . “ Ha , apa maksutnya ?! “ Tanya siswa – siswi serempak . “ Apa maksutnya , bu ?! “ Tanya Handy bingung . “ Kau ini belum sadar aja , Handy . Nilai tugas bahasa Inggrismu ini 100 ! Kau sekarang sudah melampaui kejeniusan Umam , Danang , dan Maftukhan dalam mata pelajaran yang kuajarkan ! “ puji Bu Lilik . “ Selamat ya , Handy ! “ puji Ayu sembari tersenyum manis padanya . “ Terima kasih , Ayu ! “ jawab Handy sembari mengucapkan terima kasih padanya .
Beberapa menit kemudian datanglah Pak Mujab yang menyampaikan siapa – siapa saja kandidat yang bisa mengikuti ‘ Province Study Learning Contest ‘ . Bersamaan dengan siswa – siswi lain dari kelas lain “ Assalamu’alaikum ! “ salam Pak Mujab ketika hendak memasuki kelas XI IPAS . “ Wa’alaikum salam ! “ jawab siswa – siswi serempak menjawab salam dari Pak Mujab itu . “ Permisi , bu Lilik . Ada pemberitahuan yang perlu saya sampaikan kepada anak – anak ! “ ijin Pak Mujab . “ Silahkan , Silahkan Pak Mujab ! “ jawab Bu Lilik .” Anak – anak , saya akan umumkan siapa – siapa yang jadi kandidat dalam ajang ‘ Province Study Learning Contest ‘ seminggu lagi ! “ sahut Pak Mujab . “ Mereka adalah Ayu , Astrid , Maftukan , Diah , Manfaat , Vicka , Shela , Resa , Elen , dan Handy ! “ jelas Pak Mujab . “ What !! Handy benar – benar diikutkan dalam ajang itu ??! “ Tanya Lisa kaget . “ Kenapa Lisa , Handy itu jauh lebih pintar dari lu ! “ ejek Dewi , Lia , Minuril , dan Susi . “ Kalian . . ! “ jawab Lisa yang terlihat jengkel setelah diejek seperti itu . “ Lisa , hentikan ! “ tegur Ayu tegas . Akhirnya Lisapun kembali tenang . “ Oke , sekarang kalian yang kusebutkan tadi ikut saya keruang guru ! “ ajak Pak Mujab . Akhirnya siswa – siswi yag disebutkan Pak Mujab itu langsung keluar kelas dan menuju ruang guru . “ Assalamu’alaikum ! “ salam penutup dari Pak Mujab . “ Wa’alaikum salam ! “ jawab siswa – siswi serempak , dan akhirnya Pak Mujab keluar dari kelas dan menuju ruang guru . “ Ok , masih ada waktu 45 menit , ayo kita lanjutkan belajar kita ! “ ajak Bu Lilik . “ Baik , bu ! “ jawab siswa – siswi serempak . “ Aneh , Handy og bisa ikut , sedangkan gue enggak . Padahal nilaiku dengan nilainya tidak berkisar jauh ! “ keluh Lisa pelan . “ Itu karena dia selalu loyal pada teman – temannya , baik hatinya , dan ngga pernah ngeluh dengan tugas apa saja yang diberikan oleh guru ! “ sahut Susi . “ Ngga seperti kamu , Lisa the Witch ! “ ejek Lia . “ Kalian . . ! “ sahut Lisa yang terlihat kesal karena dipojokkan oleh Susi dan Lia . “ Sudah hentikan ! “ suruh Bu Lilik . “ Baik , bu ! “ jawab Lisa , Susi , dan Lia .
Sementara itu diruang guru , Handy dan teman – temannya yang disebutkan oleh Pak Mujab tadi sedang diberikan bimbingan . “ Ok , Let’s go to the point . Kali ini aku akan membagi tugas kalian dalam MAPEL yang diadakan dalam lomba yaitu ; Matematika , Bahasa Indonesia , Bahasa Inggris , Bahasa Mandarin , Bahasa Perancis , Bahasa Jerman , Bahasa Belanda , IPA , IPS , Teknologi , Teknik Informatika , dan Agama ! “ jelas Pak Mujab . “ Sekarang yang membagi tugas kalian biarkan Abah Najib ! “ jelas Pak Mujab . “ Oke ! “ jawab Abah Najib .
Akhirnya Abah Najib membagi siswa – siswi yang menjadi kandidat itu sesuai dengan bidangnya masing – masing .
Ini adalah Hasilnya ;
1. Ayu = Matematika , Penghitungan jarak antar Galaxy
2. Maftukhan = Bahasa Inggris , Bahasa Mandarin
3. Manfaat = IPA , Ilmu kedokteran dan peralatan Medis
4. Diah = Akuntansi , Bahasa Perancis , Agama
5. Vicka = Sosiologi , Geografi , Ekonomi
6. Shela = Sejarah , Manajemen Keuangan
7. Resa = Manajemen Komunikasi
8. Elen = Bahasa Jerman , Bahasa Belanda
9. Astrid = Bahasa Indonesia
10. Handy = Teknologi , Teknik Informatika
“ Bagaimana menurut kalian , pembagian tugas kali ini ?! “ Tanya Abah Najib . “ Hm , Kami semua setuju og , Bah ! “ sahut Handy dan yang lainnya . “ Bagus , sekarang aku akan memverifikasi kandidat anggota yang ikut lomba itu keketua Panitia ! “ jawab Pak Mujab . Dan kemudian Pak Mujab pergi bersama dengan Pak Bus ke Universitas Paramadina . “ Ok , kalian semua boleh kembali kekelas kalian masing – masing ! “ suruh Abah Najib . “ Baik , pak ! “ jawab siswa – siswi yang terpilih sebagai kandidat itu dengan serempak dan kemudian mereka keluar dari ruang guru dan segera kembali kekelasnya masing - masing .
“ Hi , jadi kau murid baru disini ya ?! “ Tanya Vicka dan Resa . “ Iya , memangnya kenapa ?! “ jawab Handy . “ Kudengar – dengar kau sudah bisa mengalahkan Vivi , ya ?! “ Tanya Vicka . “ Iya , emangnya kenapa ? “ jawab Handy . “ Ga’ napa – napa og . “ jawab Vicka . “ Tapi , disini ada salah satu pemimpin Senior gangstars , lho ! Bahkan katanya dia jauh lebih kuat dari Vivi ! “ bisik Shela kepada Handy . “ Siapa ? “ Tanya Handy penasaran . “ Resa ! “ bisik Shela . “ Hahaha . . ! U’re joking , right ?! “ bantah Handy sambil sedikit tertawa . “ Aku serius ! “ bisik Shela . “ Hmp , kulihat dia biasa – biasa saja . Mukanya aja lebih seram-an Vivi daripada dia ! “ bantah Handy . “ Jangan biarkan fisiknya itu membodohimu , gitu – gitu aja dia pernah ikut Wushu lho ! “ bisik Shela . “ Ah , nevermind . Yang penting aku tidak mengganggunya maka diapun ngga akan menggangguku ! “ jawab Handy . “ Diam kalian berdua , aku tau apa – apa yang kau bisikkan itu ! “ ujar Resa marah . “ . . . “ hanya senyuman yang keluar dari mulut Handy . “ Kenapa kau ini , kid ? Tersenyum – senyum seperti itu padaku . Apa kau mau mencari masalah denganku ! “ jawab Resa yang mulai tersulut amarahnya . “ Hmp , aku masuk dulu ! “ jawab Handy kemudian masuk kekelasnya . “ Dia itu . . MENYEBALKAN !!! “ jawab Resa yang terlihat amatlah kesal itu . “ Sudahlah Resa , ayo kita segera kembali kekelas , Pak Komarruddin pasti sudah menunggu kita ! “ ajak Vicka . Dan kemudian mereka bertiga kembali kekelasnya .
46 Menit kemudian pelajaran Bu Lilik itupun ditutup dengan doa . “ Ok , Handy . Berhubung waktu pelajaran telah usai , aku harap kau mau memimpin membaca doa penutup untuk hari ini ! “ suruh Bu Lilik . “ Baik , bu ! “ jawab Handy . “ Ok , My friends . After we get English lesson , let’s close our class by saying Hamdallah together ! “ doa penutup dari Handy kemudian siswa – siswipun keluar ruangan karena sudah jam istirahat siang .
Sementara itu dikelasnya Resa , terjadi perbincangaan antara Resa dengan teman – temannya yang disuruh untuk mengerjai Handy . “ Ok , aku ingin kalian semua mengerjai seseorang untukku ! “ bisik Resa . “ Siapa cynn ?! “ Tanya Mario . “ Handy ! “ bisik Resa . “ Siapa dia ?! “ Tanya Mario . “ Siswa baru . Dia masuk kelas XI IPAS dua minggu lalu ! “ jelas Resa . “ Ada informasi yang lain tentang dirinya ?! “ Tanya Mario . “ Iya , dia adalah pahlawannya Ayu ! “ jawab Resa . “ Pahlawan ? Apa maksutnya ?! “ Tanya Mario bingung . “ Dia pacarnya Ayu ! “ jawab Resa . “ WHAT !! Dia berhasil meluluhkan hatinya Ayu ?!! “ ujar Mario kaget . “ Kenapa memangnya ?! “ Tanya Resa . “ Ya ngga apa – apa sich . Tapi og bisa - bisanya siswa baru bisa dengan cepat meluluhkan hatinya Ayu yang terkenal keras dan ngga mudah percaya sama orang lain itu ! “ ujar Mario heran . “ It’s problem ?! “ Tanya Resa sinis . “ No , of course not ! “ jawab Mario sedikit ketakutan itu . “ Ok , lakukan yang kuperintahkan tadi ! “ suruh Resa sinis . “ Oke , cynn ! Ini demi cintaku padamu ! “ jawab Mario sedikit ketakutan kepada Resa itu .
Sementara itu diluar gerbang sekolah , siswi baru sedang mengamati suasana sekolah SMAN Gemilang itu . “ Hm , Yah . Aku benar – benar ingin sekolah disekolah ini ! “ kata Erna . “ Hm , Ok . Ayah juga mau melamar jadi guru disini og ! “ jawab Pak Catra . “ Ayo kita masuk ! “ ajak Erna sambil menarik tangan ayahnya itu . “ Jangan terburu – buru , Erna ! “ jawab Pak Catra . Ketika mereka masuk kehalaman sekolah . “ Yah , aku ingin berkeliling dulu ya . “ kata Erna . “ Baik , tapi jangan jauh – jauh dan jangan lama – lama ya! “ ujar Pak Catra . “ Baik ! “ jawab Erna dan kemudian dia langsung berkeliling dihalaman sekolah .
Sementara itu , dikelas XI IPAS . “ Handy , ikut aku yuk ! “ ajak Ayu . “ Kemana ? “ tanya Handy . “ Kekantin , aku laper nih ! “ jawab Ayu . “ Ngga ah . Lain waktu aja ! “ jawab Handy . “ Okedeh , aku tinggal dulu ya ! “ ujar Ayu . “ Iya ! “ jawab Handy , dan kemudian Ayu meninggalkan Handy seorang diri dikelas . Tiba – tiba Mario dan ketiga temannya itu datang . “ Apa kau yang bernama Handy ? “ Tanya Mario sinis . “ I . . iya , memangnya kenapa ? “ jawab Handy yang sudah mulai ketakutan itu . “ Ayo ikut kami , Ayu sekarang ini dia dihajar habis – habisan sama Resa ! “ kata Mario bohong . “ APA !! Dimana mereka sekarang ?! “ Tanya Handy kaget sambil khawatir akan Ayu . “ Dibelakang sekolah , akan kubawa kau kesana ! “ ajak Mario . “ Ayo ! “ jawab Handy dan kemudian diapun pergi kebelakang sekolah bersama Mario dan ketiga temannya .
Sesampainya disana , Handy tau kalau dirinya Cuma dijebak , oleh sebab itu akhirnya dia melawan , tapi sebelum itu “ Here we are ! “ kata Mario sinis . “ Dimana . . dimana Ayu ?! “ Tanya Handy yang terlihat curiga itu . “ Oh , ternyata kalian bertiga menjebakku ya ?! “ Tanya Handy . “ Tepat sekali , tapi kau tahu sudah terlambat ! “ jawab Mario . “ Guys , mari kita hajar dia ! Maaf ini adalah perintah dari Resa ! “ suruh Mario . Dan akhirnya teman – temannya Mario itu berhasil memukul Handy habis – habisan . Pada saat itu datanglah Erna yang menyelamatkan Handy dari pukulan teman – teman Mario itu . “ Hentikan ! “ teriak Erna . “ Siapa dia ?! “ Tanya Mario . Akhirnya Erna sampai ditempatnya Handy dan membantunya untuk bangun . “ Siapa kau ini ?! “ Tanya Mario .” Kalian tak perlu tau siapa namaku ! Tapi yang perlu tau sekarang ini adalah aku akan menghajar kalian semua ! “ tantang Erna . “ Hahaha . . Murid baru aja sok – sok an berlagak seperti itu ! “ ejek Mario . Akhirnya Erna berhasil memukul salah satu temannya Mario hingga tersungkur . “ Kau . . ! “ ujar Mario dan kemudian dia memukul Erna , tapi sebelum itu , didalam kelas . “ Lho , Handy og ngga ada sih ? Padahal aku Cuma sebentar kekantinnya ?! “ Tanya Ayu penasaran . Tiba – tiba Astrid datang dan memberitahu dimana Handy sekarang ini . “ Ayu , aku tahu dimana Handy sekarang ! “ ucap Astrid yang benar – benar mengagetkan Ayu . “ Dimana , Astrid ?! “ Tanya Ayu . “ Kulihat tadi dia diajak sama Mario dan teman – temannya kebelakang sekolah . “ jelas Astrid . “ Sebaiknya kau samperin dia sana , daripada terjadi apa – apa ! “ suruh Astrid . “ Baik ! “ jawab Ayu dan kemudian dia pergi menyusul Handy . Sesampainya disana Ayu hanya melihat Handy yang tersungkur itu dan terlihat Erna hampir dipukul oleh Mario , dan karena itu Ayu segera melerai perkelahian mereka . Sayang malah dia yang terkena pukulan dari Mario tepat dihatinya , dan tentu saja kalau dia tersungkur . Melihat Ayu tersungkur seperti itu membuat Handy marah sekali . “ Ayu . . !! “ teriak Handy khawatir . “ Sial , aku salah sasaran ! “ keluh Mario . “ H . . Handy ! “ ucap Ayu yang mulai memuntahkan darah sebelum akhirnya dia tersungkur pingsan . “ A . . Apa yang terjadi ?! “ ujar Erna yang benar – benar kaget karena melihat Ayu muntah – muntah darah seperti itu , padahal pukulan dari Mario tidaklah keras . “ Ayu . . Ayu , sadarlah . . sadarlah ! “ teriak Handy yang khawatir itu bahkan diapun menangis . “ Sial , aku lupa kalau dia memiliki penyakit liver ! “ kata Mario . “ LIVER !! “ ujar Erna kaget dalam hati . “ Kalian , takkan kumaafkan !! “ kata Handy yang terlihat sudah marah besar itu . Dan akhirnya dia berhasil memukul Mario dan teman – temannya hingga tersungkur . “ Si . . siapa kau ini ?! “ Tanya Mario terbata – bata dikarenakan keheranannya pada Handy . “ Aneh , tadi dia bisa dikalahkan oleh orang ini , tapi og sekarang dia malah bisa menghajarnya sich ? “ Tanya Erna dalam hati . “ Kau tak perlu tahu siapa aku sebenarnya , tapi yang perlu kau tahu adalah apakah aku bisa memaafkanmu atau tidak ! “ kata Handy yang terlihat marah sekali itu sampai – sampai dia langsung mencekik Mario . “ Sekarang berharaplah sama pacarmu itu kalau dia datang kemari guna menyelamatkanmu ! “ kata Handy marah besar itu . Tepat pada waktu itu datanglah Astrid , Resa , Vicka , Susi , dan Dewi yang langsung melerai perkelahian mereka , tapi sebelum itu Erna pergi entah kemana . “ Hentikan , Handy ! “ ujar Resa yang mencoba melerai mereka berdua . “ Oh , Resa ya ! Kau beruntung banget masih punya pacar yang mau melindungimu ! “ ujar Handy , dan kemudian dia melepaskan cekikannya pada Mario itu sambil mendorong Mario hingga terjatuh . “ Astaga , Ayu . . ! “ ucap Susi , Dewi , Vicka khawatir . “ Ayo lebih baik kita bawa Ayu ke UKS sekarang ! “ suruh Handy yang masih terlihat kesal itu . “ Baik ! “ jawab Astrid , Susi , Dewi , dan Vicka , dan kemudian Dewi menggendong Ayu dan membawanya ke UKS . “ Hmp , Resa . Aku ngga mau menyuruh anak buahmu yang sombong – sombong tapi lemah itu mengganggu seluruh siswa – siswi XI IPAS terlebih Ayu . Jika kalian masih melakukannya , maka aku ngga akan segan – segan menghancurkan kalian ! “ ancaman Handy , dan kemudian diapun pergi .
“ Oh , well ! Bodoh banget sih lu itu ! Kusuruh mengerjai Handy bukan membikin Handy marah begini ! “ bentak Resa . “ Apa maksutmu ?! “ Tanya Mario . “ Sudah tau kalau Ayu itu pacarnya Handy , og malah kau incar dia . Untung saja dia tidak melaporkan kita kepada para guru , kalau ngga mungkin kita akan dikeluarkan ! “ ujar Resa dan kemudian mereka berdua pergi .
Sesampainya dihalam sekolah , “ Astaga Ayu , Handy , apa yang terjadi pada kalian ?! “ Tanya Imron , Yusuf , Elen , dan Ratna kaget . “ Ngga penting . Yang penting kita harus segera membawa Ayu ke UKS ! “ ujar Susi , Vicka , dan Dewi . “ Ayo ! “ kata Imron , Yussuf , dan Elen yang langsung ikut mendampingi mereka menuju ke UKS .
Akhirnya Ayu yang digendong sama Dewi itu sampai di UKS , sesampainya disana Ayu langsung dibaringkan ketempat tidur . Dan pada saat itu Richard datang ke UKS dengan mood kesal kepada Handy . “ Handy . . Handy , dimana . . dimana kau ?! “ cari Richard yang terlihat geram sekali kepada Handy karena Handy ngga bisa melindungi Ayu . Akhirnya Richard berhasil menemukan Handy yang ternyata duduk diruang Ayu lagi dirawat . “ Kurang ajar kau Handy !! “ ujar Richard kesal . “ Ternyata kau tidak bisa melindungi Ayu selama ini !! “ ujar Richard kesal . “ Aku ngga nyangka kalau Ayu lebih memilimu ketimbang aku !! “ ujar Richard kesal . “ Sudah hentikan kalian berdua ! “ tegur Susi , dan Dewi . “ Hmp , daripada kita hanya berdebat seperti ini , lebih baik kalau kita pikirkan cara menyembuhkan Ayu sekarang ini ! “ jawab Handy dingin . “ Benar yang dikatakan Handy , Richard daripada kau terus – terusan berdebat sama Handy lebih baik kita doakan supaya Ayu cepat sembuh ! “ tambah Vicka , dan Elen . “ Elen , sejak kapan kau jadi sebaik itu kepada Ayu dan teman – temannya , bahkan kau sudah mau ikut menggendong Ayu kemari ?! “ ejek Richard . “ Itu ngga penting . Aku hanya melakukan whatever if I see it fit ! “ jawab Elen tenang . “ Hmp , omong kosong , sekarang ini kau bukanlah dirimu , Elen ! “ sahut Richard . “ Sudah hentikan perdebatan kalian semua ini ! “ bentak Dewi keras . “ N . . Nabilah ! “ ucap Ayu ngelindur . “ Kenapa ya setiap kali Ayu nglindur itu selalu menyebut – nyebut nama Nabilah ?! “ Tanya Handy . “ Mungkin dia keinget sama teman baiknya itu ! “ jawab Susi . Tak beberapa lama kemudian seluruh guru , termasuk Abah Najib dan Pak Parni Hadi itupun datang menjenguk Ayu di UKS sekolah . “ Bagaimana keadaan Ayu , Handy ?! “ Tanya Pak Bus khawatir . “ Dia masih belum sadarkan diri ! “ jawab Handy . “ Ayo kita segera membawanya ke rumah sakit ! “ suruh Abah Najib . dan kemudian Ayu itupun dibawa kerumah sakit terdekat .
Sementara itu , di Universitas Paramadina Jakarta Selatan , Novitha yang menjadi salah satu panitia dalam ‘ Province Study Learning Contest ‘ itu terkejut ketika mendengar kalau adiknya itu sedang terbaring dirumah sakit . “ Hm , bagaimana ya keadaan Ayu sekarang ini ? Aku sangat rindu padanya ! “ kata Vita dalam hati . Tiba – tiba Pak Mujab menyamperi Novitha “ Eh , kamu ini Novitha , kan ?! “ Tanya Pak Mujab . “ Eh , Pak Mujab . Iya ini aku Novitha , pak ! “ jawab Vita . “ Kau berhasil masuk ke Universitas ini rupanya ! “ kata Pak Mujab sembari bangga melihat anak didiknya itu berhasil masuk Universitas Paramadina . “ Kau masuk Universitas ini dengan beasiswa kan ?! “ Tanya Pak Mujab . “ Ya tentu saja donk , gue gitu loh ! “ jawab Vita sambil bercanda . “ Kau masuk ke Universitas ini sama siapa aja ?! “ Tanya Pak Mujab . “ Sama Mucholis , Sofi , Nuril , Ana , dan kawan – kawan yang lainnya ! “ jawab Vita . “ Aku sangat bangga padamu , Vit ! “ puji Pak Mujab sembari tersenyum . “ Oh ya , bagaimana keadaan Ayu disana , pak ?! “ Tanya Vita yang benar – benar kangen sama adiknya itu . “ Dia baik – baik saja og . Sekarang dia sudah berubah , ngga cengeng dan ngga ego lagi seperti dulu ! “ jawab Pak Mujab . “ Waw , bagus sekali kalau gitu . Aku ngga sabar deh pengen ketemu sama Ayu lagi ! “ jawab Vita kangen . “ Iya , kapan kau bisa pulangnya , Vit ?! “ Tanya Pak Mujab . “ Nanti malam ! Setelah selesai mengurus ajang lomba ini aku bisa pulang , karena kampus ini besoknya libur agak lama ! “ jawab Vita . Tiba – tiba Pak Mujab mendapat telepon dari Pak Bus .
Kring . . kring . . ( bunyi nada dering hape Pak Mujab ) . “ Oh , permisi dulu ya Vit , aku ada telepon nih dari Pak Bus ! “ kata Pak Mujab sambil mengangkat telepon itu dan sedikit menjauh dari Vita . “ Pak Bus , kenapa kau lama sekali sih , arsipnya sudah ditunggu oleh para Panitia lho ! “ kata Pak Mujab dihandphonenya sembari kesal menunggu arsip yang sedang diambil Pak Bus . “ Maaf , pak ! Kelihatannya aku ngga bisa kesana hari ini , karena Ayu dia sedang dirawat dirumah sakit ! “ jawab Pak Bus diteleponnya sembari meminta maaf atas ketidak hadirannya . “ APA !! AYU DIRAWAT DIRUMAH SAKIT !!! “ teriak Pak Mujab di HPnya kaget . Mendengar kalau Ayu dirawat dirumah sakit , Vita yang mendengar hal itu lewat ucapan Pak Mujab diHPnya itu langsung kaget dan menangis . “ Ok , kalau gitu aku akan segera menyampaikannya kepada para panitia tentang arsip itu ngga bisa datang hari ini ! “ jawab Pak Mujab dan kemudian dia menutup teleponnya . “ Ayu . . Ayu kenapa , pak ?! “ Tanya Vita yang terlihat sedih itu . “ Dia . . dia dirawat dirumah sakit , Vit ! “ jawab Pak Mujab yang sebenarnya ngga tega mengatakan hal ini kepada kakaknya itu karena Vita lagi sibuk bertugas . “ Kenapa , pak ?! “ Tanya Vita sedih yang sudah meneteskan air matanya itu . “ Dia . . dia kena pukul seseorang tepat dibagian hatinya ! “ jelas Pak Mujab yang turut sedih itu . “ . . . . “ hanya tangisan yang muncul dari raut muka Vita . “ Pokoknya gue harus menjenguknya sekarang ! “ ujar Vita yang masih meneteskan air matanya itu . Tiba – tiba datanglah Mucholis dan Sofi . “ Ada apa , Vit ?! “ Tanya Mucholis . “ Iya , ada apa , cynn ?! “ Tanya Sofi yang terlihat khawatir melihat Vita itu menangis . “ Mucholis , Sofi ?! “ kata Pak Mujab yang kaget akan kedatangannya mereka itu . “ Eh , Pak Mujab . Lama ngga ketemu ya ! “ jawab Mucholis dan Sofi itu . “ Ada apa , cynn ?! “ Tanya Sofi . “ Ayu , pi . Dia . . dia masuk rumah sakit ! “ jawab Vita sedih . “ Astaga , bagaimana keadaannya sekarang ?! “ Tanya Mucholis . “ Dia masih belum sadarkan diri ! “ sahut Pak Mujab . “ Oleh sebab itu aku harus segera menjenguknya ! “ ujar Vita sembari mengusap air matanya itu . “ Tapi bagaimana dengan tugasmu disini , Vit ? kan tugasmu belum selesai ! “ Tanya Mucholis . Tiba – tiba datanglah Nuril yang mau dengan sukarela mengerjakan sisa tugasnya Vita . “ Biar aku yang teruskan ! “ kata Nuril . “ Benarkah kau mau melakukannya , ril ?! “ Tanya Vita dan Mucholis . “ Iya , lebih baik kau segera kesana deh . Biar Mucholis dan Sofi yang menemanimu ! “ jawab Nuril . “ Baiklah kalau gitu . Ayo ! “ ajak Vita , dan kemudian Vita pergi menjenguk adiknya dengan ditemenin Mucholis dan Sofi . “ Nuril , kenapa kau melakukan hal ini ?! “ Tanya Pak Mujab . “ Melakukan apa , pak ?! “ Tanya balik Nuril . “ Ya , kamu mau mengerjakan tugasnya Novitha dengan sukarela ?! “ jawab Pak Mujab . “ Meskipun aku dengannya sedari dulu musuhan , tapi aku ngga tega melihatnya bersedih seperti itu ! “ jawab Nuril tenang . “ Nuril . . ! “ kata Pak Mujab pelan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar